Revolusi Pertanian di Jepang yang Belum Banyak Orang Tau, Apa itu!

Pertanian Jepang Yuichi Mori

Yuichi Mori tak menanam buah dan sayuran di tanah, Ia bahkan tak membutuhkannya. Akan tetapi ilmuwan Jepang ini malah bergantung pada materi yang awalnya dirancang untuk mengobati ginjal manusia.

Tanaman tumbuh di atas selaput, yang membantu penyimpanan cairan dan nutrien. Tak hanya memungkinkan tanaman tumbuh dalam keadaan apapun, teknik ini memakai air 90% lebih sedikit bila dibandingkan dengan pertanian tradisional dan tak lagi memakai pestisida sebab polimer menghambat virus dan bakteri. Itulah salah satu cara Jepang melaksanakan revolusi pertanian.

Perusahaannya, Mebiol, mempunyai paten penemuan yang sudah didaftarkan di hampir 120 negara tersebut. Hal ini menggarisbawahi revolusi pertanian yang sedang berlangsung di Jepang, Lahan diubah menjadi pusat teknologi dengan bantuan kecerdasan buatan (AI), internet (IoT), dan pengetahuan tercanggih.

Kemampuan agroteknologi untuk meningkatkan ketepatan dalam mengamati dan memelihara tanaman kemungkinan akan berperan penting di masa depan.

Laporan PBB tahun ini tentang Pengembangan Sumber Daya Air/UN World Report on Water Resources Development memperkirakan 40% produksi biji-bijian dan 45% Produk Domestik Bruto/Gross Domestic Product dunia akan bermasalah pada tahun 2050 apabila kerusakan lingkungan dan sumber daya air berlanjut pada tingkat yang terjadi sekarang.

Metode budi daya seperti yang dikembangkan Yuichi Mori sudah dipakai di lebih 150 daerah di Jepang dan tempat-tempat lain seperti Uni Emirat Arab (UAE).

Metode ini sangat penting terutama dalam membangun kembali daerah pertanian Jepang timur laut yang tercemar berbagai zat dan radiasi dari tsunami sesudah gempa besar dan bencana nuklir pada bulan Maret 2011 lalu.

Baca Juga:
Yuk Intip Jenis & Cara Pemberian Pakan Saat Ternak Kelinci
Ternyata, Pohon Pelindung Untuk Tanaman Cokelat Berdampak Negatif Juga Loh!
Yuk Cari Tau Perbedaan Antara Kayu Manis Ceylon dan Cessia

Traktor Robot

Karena penduduk bumi diperkirakan akan meningkat dari 7,7 miliar orang menjadi 9,8 miliar orang di tahun 2050, berbagai perusahaan menduga permintaan akan ketersediaan makanan bisa menciptakan kesempatan bisnis besar, disamping juga keperluan akan permesinan.

Pemerintah Jepang sekarang ini memberikan subsidi bagi pengembangan 20 jenis robot yang mampu membantu berbagai tahapan pertanian, mulai dari pembenihan sampai pemanenan berbagai tanaman. Bekerja sama dengan Hokkaido University, pabrik mesin Yanmar misalnya mengembangkan traktor robot yang sudah diuji di lapangan.

Satu orang mampu mengoperasikan 2 traktor pada waktu yang sama sebab sensor bisa mengidentifikasi berbagai hambatan dan menghindari tabrakan.

Pertanian dengan Lebih Sedikit Orang

Lewat teknologi, pemerintah Jepang berusaha menarik perhatian anak muda yang sebelumnya kurang tertarik bekerja di lahan, namun tertarik pada teknologi. Ini merupakan usaha untuk membangkitkan sektor ekonomi yang mengalami penurunan sumber daya manusia.

Dalam 10 tahun, jumlah warga Jepang yang terlibat dalam produksi pertanian turun dari 2,2 juta orang menjadi 1,7 juta orang. Sementara umur rata-rata pekerja sekarang yaitu 67 tahun dan sebagian besar petani bekerja paruh waktu.

Keadaan topografi juga sangat membatasi pertanian Jepang, yang hanya bisa memproduksi 40% dari pangan yang diperlukan. Sekitar 85% daratannya yaitu perbukitan dan sebagian besar lahan yang tersisa dipakai untuk menanam beras.

Semprotan dari Atas

Akibat konsumsi beras setiap tahunnya menurun, yang awalnya 118 kg di tahun 1962 menjadi kurang dari 60 kg di tahun 2006, itulah yang membuat Jepang mulai mendorong diversifikasi pertanian. Akan tetapi tanpa bantuan manusia, petani harus menggantungkan diri pada mesin dan bioteknologi.

Semakin banyak pesawat tak berawak dipakai karena mesin ini bisa melaksanakan pekerjaan yang dilaksanakan satu hari oleh manusia, hanya dalam waktu setengah jam.

Adanya teknologi tinggi juga bisa memungkinkan perluasan lahan tanaman pangan tanpa tanah. Lewat produksi di rumah kaca dan hidroponik, Jepang mampu meningkatkan produksi buah dan sayur.

Produktivitasnya 100 kali lebih tinggi bila dibandingkan dengan metode konvensional. Melalui alat sensor, perusahaan mampu mengontrol cahaya buatan, nutrien larutan, serta tingkat karbondioksida dan suhu.

Pasar hidroponik sekarang ini senilai US$1,5 miliar atau Rp21 triliun di dunia, namun perusahaan konsultan Allied Market Research memperkirakan angkanya akan berlipat lebih empat kalinya pada 2023.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Transfer Teknologi

Jepang juga berjanji akan membantu negara-negara Afrika untuk menggandakan produksi beras menjadi 50 juta ton pada 2030. Di negara Senegal, Jepang juga menanam modal dalam pelatihan teknisi pertanian serta mentransfer teknologi terutama terkait dengan irigasi.

Produktivitas kemudian meningkat dari empat ton menjadi tujuh ton beras per hektare. Pemasukan petani naik sekitar 20%. Jepang meningkatkan investasi swasta dan perdagangan mesin pertanian berkelanjutan di benua Afrika. Dan juga bekerja sama dengan Vietnam dan Myanmar, di samping negara Brasil.

Akan tetapi tujuan utama revolusi Jepang yaitu memperbaiki keamanan pangannya sendiri. Pemerintah Jepang berkeinginan untuk menghasilkan paling tidak 55% dari pangan yang negaranya butuhkan pada 2050.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Revolusi Pertanian di Jepang yang Belum Banyak Orang Tau, Apa itu!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Paranet untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Yuk Intip Jenis & Cara Pemberian Pakan Saat Ternak Kelinci

Pemberian Pakan Kelinci

Pemberian pakan kelinci seringkali tidak diperhatikan. Padahal, selain jenisnya, cara pemberian juga berperan penting dalam pertumbuhannya. Oleh karena itu, Anda harus mampu mengenali ragam jenis pakan kelinci dan cara pemberiannya.

Pakan pertama yang dikonsumsi oleh kelinci yang baru lahir adalah air susu induk. Air susu secara alami memiliki kandungan nutrisi yang sangat lengkap. Jika dibandingkan dengan susu sapi, air susu indukan kelinci mengandung lebih banyak bahan kering, lemak, mineral, dan protein yang lebih banyak.

Jenis pakan kelinci berikutnya adalah hijauan. Hijauan bagi kelinci ini berupa rumput lapangan, daun kacang panjang, daun lamtoro, daun turi, daun kembang sepatu, daun ubi jalar, daun pepaya, daun jakung, dan daun kacang tanah. Kelinci juga bisa mengonsumsi limbah sayuran. Anda dapat memberi makan kelinci dengan sisa selada, wortel, kangkung, kol, sawi, ataupun caisim.

Pemberian pakan hijau ini sebaiknya sudah dilayukan terlebih dahulu. Jika hijauan tidak dilayukan terlebih dahulu, urine kelinci dapat berbau lebih menyengat. Selain itu, kelinci juga rawan mencret dan perutnya menjadi kembung. Kelinci juga rawan terpapar scabies yang menjadi penyebab kematian kelinci karena keracunan.

Baca Juga:
Ternyata, Pohon Pelindung Untuk Tanaman Cokelat Berdampak Negatif Juga Loh!
Yuk Cari Tau Perbedaan Antara Kayu Manis Ceylon dan Cessia
Ini Dia 5 Cara Atasi Kendala Saat Budidaya di Perkotaan, Mau Tau?

Kelinci juga senang mengonsumsi biji-bijian. Beragam pakan kelinci berupa biji-bijian meliputi jagung, padi, gandum, kedelai, kacang tanah, dan kacang hijau. Kandungan utama dalam berbagai jenis biji ini adalah protein.

Selain biji-bijian tadi, Anda dapat memberikan nutrisi terbaik untuk kelinci dengan bungkil kelapa, dedak, bekatul, bungkil tahu, ataupun bungkil kacang tanah.

Pakan biji-bijian sebaiknya diberikan dalam keadaan sudah ditumbuk. Porsi yang dihidangkan pun tidak sebanyak pakan lainnya, yakni hanya berkisar 150—250 gram untuk satu ekor dalam satu hari. Kelinci juga tidak akan menolak jika diberi pakan berupa jerami kering. Salah satu keunggulan pakan jerami kering adalah dapat mempercepat pertumbuhan gigi kelinci.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Selain jerami, Anda juga dapat memberikan pakan berupa hay. Hay adalah rumput yang dipotong menjelang berbunga. Hay kemudian diawetkan agar kandungan gizinya tidak rusak dan kandungan serat kasarnya meningkat. Kelinci juga dapat mengonsumsi berbagai jenis umbi-umbian seperti talas, ubi jalar, singkong (direbus terlebih dahulu), dan jenis umbi lainnya.

Terakhir, Anda dapat memberikan pakan kelinci berpa konsentrat. Pakan ini diberikan untuk menguatkan nilai gizi pakan kelinci lainnya. Konsentrat sendiri adalah pakan pabrikan yang diolah dari bekatul, bungkil kelapa, ampas tahu, ampas tapioka, dan sebagainya.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Yuk Intip Jenis & Cara Pemberian Pakan Saat Ternak Kelinci” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Paranet untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Ternyata, Pohon Pelindung Untuk Tanaman Cokelat Berdampak Negatif Juga Loh!

Pohon Pelindung Tanaman Kakao

Penanaman pohon pelindung cokelat bagi tanaman perkebunan ini mempunyai banyak dampak positif. Pohon pelindung pada lahan budidaya ini diperlukan karena mempunyai banyak manfaat. Berikut ini beberapa alasan Anda sebaiknya menanam pohon pelindung apabila membudidayakan cokelat.

Tanaman cokelat merupakan tanaman C3. Jenis tanaman ini berarti bisa memanfaatkan suhu rendah untuk melakukan fotosintesis. Suhu optimal bagi tanaman cokelat untuk tumbuh sendiri berkisar antara 10—23 derajat Celcius.

Penanaman pohon pelindung akan memengaruhi kualitas tanaman cokelat. Pohon pelindung berpengaruh terhadap kadar gula dalam batang dan cabang cokelat. Adanya pohon pelindung juga memengaruhi kemampuan daun cokelat dalam proses fisiologisnya.

Tidak hanya mendukung kemampuan alami pohon cokelat, tetapi pohon pelindung juga mampu memberikan lingkungan yang lembap bagi lahan budidaya cokelat. Area dengan pohon pelindung akan lebih tinggi kelembapannya daripada area perkebunan yang tak diberi pohon pelindung.

BACA JUGA:
Yuk Cari Tau Perbedaan Antara Kayu Manis Ceylon dan Cessia
Ini Dia 5 Cara Atasi Kendala Saat Budidaya di Perkotaan, Mau Tau?
Memanfaatkan Lahan Sempit Dengan 4 Cara Ini! Mau Tau?

Dari segi kesuburan lahan, pohon pelindung dinilai mampu memperbaiki struktur tanah. Pohon pelindung dapat mengembalikan hara yang terbawa air dan membantu menahan terpaan angin. Fungsi ini terutama berguna bagi perkebunan cokelat yang belum menghasilkan cokelat.

Sistem perakaran pohon cokelat biasanya adalah perakaran dalam. Daun yang gugur dari pohon pelindung juga dapat menjadi hara tambahan. Daun tersebut akan melapuk dan membentuk senyawa kimia organik.

Namun, penggunaan pohon pelindung tidak selamanya memberikan keuntungan. Bila pohon cokelat sudah dapat memproduksi cokelat dalam jumlah banyak dan stabil, sebaiknya lakukan pengurangan jumlah pohon pelindung ini.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Faktor ini terjadi karena pohon pelindung akan meningkatkan biaya, sanitasi kebun, serta serangan hama dan penyakit. Pohon pelindung juga membutuhkan air dan unsur hara, sama seperti tanaman cokelat. Pohon ini memiliki kecenderungan untuk mudah terserang penyakit dan hama berupa Helopeltis sp. Tanaman pelindung ini misalnya adalah Accasia decurens dan Albissia chinensis.

Nantinya, pohon cokelat dan pohon pelindung ini akan melakukan kompetisi untuk mendapatkan asupan yang dibutuhkan oleh pertumbuhannya. Begitu pula dengan kompetisi mendapatkan paparan sinar matahari untuk keperluan fotosintesis.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Ternyata, Pohon Pelindung Untuk Tanaman Cokelat Berdampak Negatif Juga Loh! dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Paranet untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Yuk Cari Tau Perbedaan Antara Kayu Manis Ceylon dan Cessia

Perbedaan Kayu Manis

Di seluruh penjuru dunia, ada dua jenis kayu manis yang banyak dibudidayakan oleh para petani. Dua jenis kayu manis ini mempunyai keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Ceylon dan cessia sama-sama diminati karena berbagai pertimbangan petani yang menanam kayu manis tersebut.

Kayu manis asalnya dari tanaman Cinnamomum verum. Rempah ini diperdagangkan dalam bentuk kulit kayu yang sudah dikeringkan ataupun minyak atsirinya. Minyak ini diperoleh dari penyulingan daun kayu manis. Sementara, kulit kayu diperoleh dengan memanen kulit kayu tanaman kayu manis dan dikeringkan sebelum diperdagangkan bebas.

Fungsi dari kayu manis juga sangat beragam. Yang paling utama yaitu kayu manis dipakai sebagai bumbu dalam berbagai jenis masakan. Tak hanya itu, kayu manis juga baik untuk menjaga kesehatan seperti mengontrol gula darah, menurunkan kolesterol, dan mencegah penggumpalan darah. Bumbu ini sudah dipakai sejak sangat lama, yakni sejak zaman Mesir Kuno.

Kayu manis yang banyak dikonsumsi yaitu jenis kayu manis cessia dan kayu manis ceylon. Keunggulan kayu manis cessia yaitu aromanya yang jauh lebih tajam. Oleh sebab itu, kayu manis ini banyak dipakai sebagai obat, bumbu dalam masakan, ataupun diambil minyak atsirinya yang nantinya dipakai sebagai bahan baku.

BACA JUGA:
Ini Dia 5 Cara Atasi Kendala Saat Budidaya di Perkotaan, Mau Tau?
Memanfaatkan Lahan Sempit Dengan 4 Cara Ini! Mau Tau?
Mengenal Tanaman Herba, Bahan Penyedap Masakan Western, Apa Itu?

Sementara ini, kayu manis ceylon mempunyai aroma yang lebih lemah jika dibandingkan dengan cessia. Akan tetapi, rempah ini tak mengandung kumarin. Kumarin merupakan senyawa dengan sifat antikoagulan, karsinogenik, dan hepatotoksik yang kuat.

Dan kayu manis ceylon ini lebih banyak dimanfaatkan dalam berbagai kebutuhan. Kayu manis ini dipakai sebagai flavor pada berbagai jenis makanan dan minuman, pewangi pada parfum, dan digunakan sebagai bahan baku obat-obatan.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Obat-obatan yang terbuat dari kayu manis ini diantaranya yaitu anti-oksidan, anti-inflamasi, antimikroba, serta dipakai untuk mengatasi diabetes mellitus, hipertensi, dan dimanfaatkan untuk menurunkan kadar kolestrerol dalam darah.

Bukan hanya kandungannya, dua jenis kayu manis ini juga dibudidayakan pada lokasi yang berbeda. Kayu manis ceylon lebih cocok tumbuh pada dataran rendah sampai menengah, dengan iklim basah. Sedangkan, kayu manis cessia lebih optimal dibudidayakan pada dataran tinggi.

Negara Indonesia sendiri banyak membudidayakan kayu manis jenis cessia. Sementara itu, Sri Lanka merupakan salah satu negara penghasil kayu manis ceylon yang sudah tak diragukan lagi kualitasnya di tingkat dunia.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Yuk Cari Tau Perbedaan Antara Kayu Manis Ceylon dan Cessia dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Paranet untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Ini Dia 5 Cara Atasi Kendala Saat Budidaya di Perkotaan, Mau Tau?

Budidaya di Perkotaan

Konsekuensi tinggal di perkotaan yaitu keterbatasan lahan. Dan membuat proses berkebun juga harus disiasati, contohnya dengan menanamnya di dalam pot. Masalahnya, kapasitas tanam yang terbatas tentunya membuat tanaman juga sulit menghasilkan buah.

Tak jarang tanaman malah tak kunjung berbuah dan daunnya saja yang tambah lebat. Untuk mengatasi hal itu, yuk laksanakan cara berikut ini.

1. Kontrol Jumlah Air

Budidaya tanaman dalam pot tak berarti harus berlebihan dalam menyiramnya. Untuk beberapa tanaman buah seperti mangga dan jambu air, lebih baik cukup disiram 2 kali seminggu ketika baru ditanam.

Sebab, menyiram secara berlebihan akan menghambat rangsangan untuk menghasilkan bunga, justru hanya daunnya yang semakin lebat. Tak hanya itu, di awal penananam, biarkan tanaman terpapar sinar matahari untuk mempercepat proses fotosintesis.

Di musim panas, Anda bisa menambahkan durasi penyiraman, misalnya menjadi setiap hari. Hindari menyiram daunnya ketika pagi hari sebab membuat proses fotosintesis terganggu.

2. Kurangi Daunnya

Apabila tanaman buah Anda malah semakin lebat daunnya, buat tanaman tersebut stres jadi merangsang pertumbuhan bunganya. Caranya, buatlah goresan pada batangnya dan singkirkan daun-daun yang sudah tua serta kering jadi hanya bagian daun mudanya yang masih tersisa.

BACA JUGA:
Memanfaatkan Lahan Sempit Dengan 4 Cara Ini! Mau Tau?
Mengenal Tanaman Herba, Bahan Penyedap Masakan Western, Apa Itu?
Lua Si Pot Pintar, Ternyata Mampu Menunjukkan Ekspresi Lho!

3. Tambahkan Pupuk Kandang Agar Tanah Lebih Subur

Jangan puas hanya dengan menyiram dan membiarkan tanaman terkena sinar matahari. Untuk asupan mineral dari pupuk kandang akan membuat tanaman menjadi tumbuh dengan subur dan menghasilkan tunas baru.

Bila Anda terlalu repot untuk melaksanakan pembelian pupuk, Anda bisa membelinya secara online. Dan pemberian pupuk pada tanaman cukup 1 kali sebulan.

4. Perhatikan Intensitas Sinar Matahari

Terdapat beberapa tanaman yang memerlukan sinar matahari, seperti mangga, sirsak, dan kelengkeng. Tanaman ini akan bertahan meski sinar matahari cukup terik. Akan tetapi, untuk tanaman jeruk, apel, ceri, dan belimbing memerlukan sinar matahari dengan intensitas sedang, karena daunnya mudah layu ketika panas.

Jadi ketika hari mulai memasuki waktu siang, pindahkan tanaman yang butuh sinar sedang ke tempat yang lebih sejuk.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

5. Bersihkan Area Sekitar Pot

Buanglah segera daun yang jatuh supaya tak busuk, sebab bisa mengundang bakteri dan jamur yang berisiko menularkan tanaman. Laksanakan juga pemangkasan setiap bulan supaya tanaman tak menjadi rimbun dengan daun tua yang membuat pertumbuhan bunga dan bakal buah terhambat. Anda juga harus rajin mengecek kondisi daun dan batang supaya terhindar dari hama.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Ini Dia 5 Cara Atasi Kendala Saat Budidaya di Perkotaan, Mau Tau?” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Paranet untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Memanfaatkan Lahan Sempit Dengan 4 Cara Ini! Mau Tau?

Lahan Sempit

Karena adanya lahan sempit yang ada di rumah kita, sering hanya dibiarkan begitu saja tanpa ada rencana pasti untuk dimanfaatkan. Dan padahal, terdapat banyak potensi yang tersimpan bila kita mau sedikit berfikir kreatif dan berusaha. Bukan saja membuat lahan tersebut hidup, namun juga bisa mendatangkan pundi-pundi rupiah bila dikelola dengan baik dan benar.

Ada banyak cara yang bisa dipakai untuk memaksimalkan dari lahan sempit tersebut. Bukan hanya bercocok tanam, kita juga bisa memakai lahan sempit untuk membudidayakan hewan-hewan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dengan modal terjangkau. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut.

Bercocok Tanam Bisa Dilaksanakan di Lahan yang Sempit

Dalam proses tanam menanam ternyata tak harus memakai lahan yang luas. Di pekarangan rumah yang sempit juga bisa dimanfaatkan untuk bercocok tanam. Untuk caranya yaitu dengan memakai media tanam hidroponik. Selain efisien, cara ini juga membuat tanaman tumbuh lebih sehat karena tak memakai bahan kimia. Hasil panen pun bisa berharga lebih mahal karena termasuk jenis sayuran organik. Tanaman hijau seperti kangkung, bayam dan selada, umumnya menjadi sayuran yang ditanam dengan sistem hidroponik ini.

Mengembangbiakkan Tikus Putih

Tikus Putih

Mungkin saja bagi sebagian besar orang, tikus adalah hewan yang sangat menjijikan. Tetapi jangan salah, beberapa dari jenis hewan tersebut malah bernilai ekonomis yang tinggi. Salah satunya yaitu tikus putih. Betina dari hewan ini sanggup melahirkan sampai 12 ekor dalam sekali masa kawin. Apabila mempunyai indukan banyak, jeda masa kehamilan yang hanya 20 hari memungkinkan peternak memanen anakan tikus putih dalam jumlah besar. Tikus ini umumnya dicari untuk pakan reptil seperti ular, burung pemakan daging dan keperluan penelitian laboratorium.

Ternak Lele di Dalam Drum

Budidaya Lele Drum

Tak menjadi rahasia lagi, lele adalah jenis hewan air yang gampang untuk dikembangbiakkan. Untuk lahan sempit, ikan ini juga bisa diusahakan dengan memakai media berupa baskom ataupun ember dengan ukuran yang disesuaikan. Bisa memakai media berupa terpal sebagai alas dan aerator sebagai pasokan oksigen bagi lele supaya tumbuh lebih besar dan sehat. Tak hanya modalnya yang terjangkau, model ternak lele ini hanya memerlukan pakan berupa pelet atau sayuran yang dicincang.

BACA JUGA:
Mengenal Tanaman Herba, Bahan Penyedap Masakan Western, Apa Itu?
Lua Si Pot Pintar, Ternyata Mampu Menunjukkan Ekspresi Lho!
Kepoin Cara Beternak Kroto yang Menguntungkan, Berikut Ulasannya!

Budidaya Tanaman dan Ikan Dalam Satu Tempat

Budidaya Tanaman dan Ikan Dalam Satu Tempat

Karena sempitnya lahan rumah bukan menjadi penghalang untuk menjadi produktif. Kendala tersebut bisa diatasi dengan metode tanam yang disebut aquaponik. Sekilas sama dengan sistem hidroponik, yang membedakan yaitu teknik menggabungkan budidaya sayuran dan ikan dalam satu tempat. Dan hasilnya yang diperoleh pun lebih besar alias dobel yaitu panen tanaman dan hewan air. Cara ini sangat cocok diterapkan di lahan sempit, terutama di daerah perkotaan yang padat penduduk.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Ternak Kroto Sebagai Pakan Burung

Budidaya Kroto

Menjamurnya pecinta burung dan ikan di Indonesia, membuat kroto yang dipakai sebagai pakan kian laris diburu pembeli. Dan kabar baiknya, kroto tersebut bisa dikembangbiakkan sendiri. Bahkan di lahan yang sempit sekalipun. Dengan harga per kilonya yang mencapai kisaran Rp 200 ribu sampai Rp 250 ribu, beternak kroto menjadi salah satu alternatif memanfaatkan lahan sempit menjadi mesin uang. Kroto tersebut bisa ditempatkan di dalam toples ataupun besek. Yang harus diperhatikan yaitu kontrol suhu kelembapan, faktor cahaya, dan sirkulasi udara. Untuk pakannya juga hanya berupa ulat daun pisang, larva dan tepung ikan.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Memanfaatkan Lahan Sempit Dengan 4 Cara Ini! Mau Tau? dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Paranet untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Mengenal Tanaman Herba, Bahan Penyedap Masakan Western, Apa Itu?

Apakah Anda adalah penggemar masakan western? Pastinya Anda familiar dengan beberapa herba seperti oregano, mint, dan rosemary. Anda tak perlu membeli bahan penyedap masakan western tersebut bila ingin membuatnya. Cukup dengan membudidayakan sendiri tanaman herba. Tak hanya sebagai bahan baku masakan, Anda juga bisa memanfaatkannya sebagai tanaman hias.

Mint

Mint

Daun mint sendiri adalah bahan baku dalam berbagai bahan yang dipakai sehari-hari, mulai dari permen sampai pasta gigi. Daun mint bisa dipakai sebagai penyedap ataupun penghias makanan, terutama hidangan manis. Potongan daun mint yang diletakkan di atas makanan ataupun campuran minuman bisa memberikan sensasi dingin sekaligus estetika.

Perawatan yang benar akan menghasilkan herba mint yang tumbuh rimbun, walaupun hanya di dalam pot. Anda bisa memperbanyak tanaman mint dengan berbagai cara, mulai dari setek batang sampai menanam dari biji. Jenis mint sangat beragam dan Anda bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan.

Oregano

Oregano

Tanaman ini mempunyai nama ilmiah Origanum vulgare dan sering dijuluki sebagai pot marojam. Di daerah Mediterania, Asia Tengah, serta Asia Selatan, pemakaian oregano sebagai bahan baku masakan sangat lumrah.

 

Anda juga bisa bertanam oregano di rumah, baik dipelihara secara indoor ataupun outdoor. Oregano akan tumbuh dengan baik hanya dengan perawatan yang sederhana. Bertanam oregano bisa dilaksanakan dengan memakai bibitnya.

BACA JUGA:
Lua Si Pot Pintar, Ternyata Mampu Menunjukkan Ekspresi Lho!
Kepoin Cara Beternak Kroto yang Menguntungkan, Berikut Ulasannya!
Patut Ditiru! A-Go-Gro, Sistem Pertanian Efektif dan Unik di Singapura

Rosemary

Rosemary

Daun rosemary merupakan salah satu bumbu khas masakan western. Rasa daun rosemary unik, yaitu memberikan sedikit sensasi pedas. Tanaman rosemary merupakan jenis tanaman dengan akar yang memerlukan ruang yang cukup. Setidaknya, pilihlah pot dengan diameter minimal 30 cm bila Anda ingin bertanam rosemary. Ketika sudah tumbuh, akan tampak daunnya yang meruncing indah menyerupai jarum jadi cocok sebagai tanaman hias.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

 

Sage

Sage

Daun sage lebih populer dijadikan obat-obatan. Walau demikian, sage juga banyak ditambahkan dalam menu masakan western. Sage bisa dibudidayakan melalui dua cara, yaitu setek (dari tanaman induk) dan biji. Bentuk daunnya yang indah membuat sage cocok dipakai sebagai tanaman herba hias di area dapur. Kuncinya, perhatikan kondisi tanah supaya tak terlalu berair dan teduh dari sinar matahari.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Mengenal Tanaman Herba, Bahan Penyedap Masakan Western, Apa Itu? dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Paranet untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Lua Si Pot Pintar, Ternyata Mampu Menunjukkan Ekspresi Lho!

Pot Pintar (Lua)

Jual Jaring Paranet Kualitas Terbaik – Lim Corporation

Ada banyak orang menyukai tanaman. Dan alasannya karena tanaman bisa menyegarkan susana sekitar. Bahkan tak sedikit orang yang mempunyai tempat khusus di dalam rumah untuk meletakkan tanaman-tanaman hias favoritnya.

Proses perawatan sebuah tanaman pastinya harus memerlukan perhatian khusus. Tak hanya sekadar ditanam dalam pot dan diletakan pada sudut ruangan saja. Akan tetapi, Anda harus bisa merawatnya mulai dari menyiramnya, memberikan sinar matahari untuk berfotosintesis serta memberi pupuk untuk menyehatkan tanaman.

Walaupun sudah mencoba merawat tanaman hias dengan baik, mungkin beberapa kali Anda tetap menemukannya dalam keadaan mati. Tentunya momen tersebut membuat sedih kan? Dan rupanya ada cara untuk mengetahui bagaimana perawatan tanaman yang baik dengan melihat ekspresi tanaman tersebut. Meski terkesan mustahil, namun sebuah perusahaan bernama Mu Design berhasil membuat sebuah pot pintar untuk tanaman kesayanganmu.

Dikutip dari Liputan6.com, Kamis (18/7/2019) sebuah pot pintar yang dinamai Lua ini mampu membuat tanaman kesayanganmu berubah seolah-oleh menjadi binatang peliharaan. Pasalnya pot pintar yang diproduksi oleh Mu Design ini mampu menunjukkan berbagai ekspersi mengenai kondisi dari tanaman itu sendiri.

BACA JUGA:
Kepoin Cara Beternak Kroto yang Menguntungkan, Berikut Ulasannya!
Patut Ditiru! A-Go-Gro, Sistem Pertanian Efektif dan Unik di Singapura
Selain Buahnya, Khasiat Daun Jambu Biji Juga Sangat Menakjubkan

Dan sebelumnya memakai pot pintar ini, Anda harus memindai kode QR yang ada di pot dengan sebuah aplikasi. Sehingga pastikan untuk mengunduh aplikasi dari pot pintar ini pada ponsel Anda. Tak hanya memindai kode QR saja, tetapi Anda juga diharuskan memilih jenis tanaman yang Anda tanam dalam pot tersebut. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui bagaimana jenis perawatan yang harus dilaksanakan.

Di dalam pot pintar terdapat sebuah layar LED yang mampu menampilkan berbagai ekspresi tanaman kesayanganmu. Lua sendiri mempunyai 15 jenis emosi yang berbeda untuk mengekspresikan keperluan dasar dari tanamanmu. Mulai dari terlalu banyak air ataupun sinar matahari.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Tak hanya mempunyai layar LED saja, namun Lua juga mempunyai sebuah sensor gerak. Di mana ekspresi yang ditampilkan pada layar LED akan bergerak. Bukan hanya itu, Lua juga bisa menampilkan tatapan marah apabila ada suatu benda yang bergerak mengganggu tanamanmu.

Pastinya ekspresi yang dihasilkan oleh Lua terlihat cukup menggemaskan. Anda juga bisa memantau mengenai kondisi tanaman dengan ponsel. Jadi Anda tetap bisa merawat tanaman kesayanganmu dengan lebih baik. Apabila menginginkan pot pintar, Anda harus sabar menunggu. Sebab pot pintar ini belum resmi dipasarkan. Pot pintar Lua baru dijual bebas pada Desember 2019 mendatang.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Lua Si Pot Pintar, Ternyata Mampu Menunjukkan Ekspresi Lho!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Paranet untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Kepoin Cara Beternak Kroto yang Menguntungkan, Berikut Ulasannya!

Budidaya Kroto

Jual Jaring Paranet Berkualitas – Lim Corporation

Untuk pemula yang akan membudidayakan kroto mungkin menjadi sebuah hal yang tabu mengetahuinya. Karena, memang belum banyak orang yang menjalankan budidaya kroto. Dengan melihat beberapa cara ternak kroto berikut ini, tentunya Anda bisa berternak dengan cara yang tepat dan menguntungkan.

Cara Ternak Kroto
Ada 2 cara ternak kroto, yaitu dari budidaya dan alam. Berikut ini akan kami bagikan cara untuk ternak kroto dari keduanya, antara lain:

1. Beternak Bibit Kroto dari Alam
Pastinya Anda sering melihat beberapa orang membawa gala yang panjang memakai jaring. Nah, sebetulnya mereka ini sedang mencari bibit kroto yang ada di alam bebas. Jadi bisa disebut bahwa cara inilah yang mereka laksanakan saat beternak kroto dialam. Mereka menjual hasil tangkapannya ini dimalam hari kemudian menjualnya dipasar pagi hari.

2. Beternak Bibit Kroto yang dari Budidaya
Beternak kroto dengan budidaya ini dilaksanakan melalui cara pembelian bibit kroto dipeternak lain. Sehingga hal ini sebagai alternatif kedua jika sulit memperoleh kroto dialam bebas. Akan tetapi, kalian tak harus membeli kroto dari peternak lain supaya bisa menghemat biaya budidaya.

Cara Lain Budidaya atau Ternak Kroto
Sebetulnya bukan hanya cara diatas tadi masih ada cara lagi untuk ternak kroto, diantaranya yaitu:

1. Beternak Bibit Kroto Tak Memakai Ratu
Alternatif ini yaitu dengan beternak tanpa ratu semut. Terkadang dijual terpisah oleh penjual dengan harga ratu kroto yang lebih mahal. Akan tetapi, cara ini memerlukan modal, maka Anda bisa beternak kroto tapa ratu. Caranya Anda hanya dengan merangsang saja, tetapi hal ini sama dengan beternak kroto dialam bebas.

2. Beternak Bibit Kroto Toples
Setelah itu cara budidaya kroto memakai toples. Beternak kroto memakai media toples tersebut memiliki kelebihan serta kekurangan, diantaranya.
* Kelebihan: tempat atau wadah gampang didapatkan serta relatif murah, proses panennya gampang sekali dilaksanakan, teknik penjualannya sangat cepat dan bisa mengamati perkembangan serta pertumbuhan kroto secara mudah karena toplesnya bening.
* Kelemahan: sebetulnya beternak memakai kroto toples ini kelemahannya hanya wadahnya gampang penuh sebab keterbatasan tempat.

3. Beterak Bibit Kroto Memakai Besek
Untuk beternak memakai media besek sebetulnya hampir sama dengan memakai media toples. Perbedaannya hanya dalam kapasitas ruangan. Berikut kelebihan dan kekurangannya.
* Kelebihan: memiliki ruang lumayan luas, terbuat dari bahan alami jadi medianya tak gampang rusak serta temperaturnya dan kelembapan optimal sangat baik bagi pertumbuhan kroto.
* Kelemahan: media besek cenderung lebih mahal, tak gampang memperoleh media besek karena terbatasnya media dan jarang dijumpai serta tak bisa mengamati pertumbuhan dan perkembangan kroto.

BACA JUGA:
Patut Ditiru! A-Go-Gro, Sistem Pertanian Efektif dan Unik di Singapura
Selain Buahnya, Khasiat Daun Jambu Biji Juga Sangat Menakjubkan
Tak Hanya Untuk Tanaman, Ternyata Paranet Juga Bisa Untuk Budidaya Lebah
Jangan Asal Pilih! Ini Campuran Media Tanam Jamur Tiram

4. Beternak Bibit Kroto Menggunakan Paralon
Anda juga memakai paralon menjadi media ternak bibit kroto. Banyak peternak kroto memakai media paralon sebagai salah satu inovasi media besek dan toples. Berikut kelemahan dan kelebihan kroto memakai media paralon.
* Kelebihan: media paralon paling gampang untuk diperoleh karena banyak yang menjualnya, media lebih awet, kerapian terjamin dan lebih menampung banyak.
* Kelemahan: pengemasan bibit paling sulit dilaksanakan, sulit menjalani panen, lebih susah mengamati pertumbuhan serta perkembangan kroto.

5. Beternak Bibit Kroto Menggunakan Kardus
Pemakaian kardus mungkin sangat aneh sekali, tetapi sudah banyak peternak kroto memakai media kardus menjadi wadah budidaya. Berikut kelemahan dan kelebihannya memakai media kardus.
* Kelebihan: ukurannya sangat variatif, kardus paling mudah diperoleh karena stoknya banyak serta cenderung murah.
* Kelemahan: Proses pemantauan pertumbuhan dan perkembangan kroto sangat sulit dilakukan, pemanenan paling sulit dilaksanakan serta jika salah kardusnya maka krotopun tak bisa hidup nyaman.

Tips Beternak Kroto
Ada beberapa point terpenting jika Anda akan membudidayakan kroto, khususunya Anda yang masih pemula menjadi peternak kroto pemula atau yang berpengalaman. Faktor penting ini bisa membawa Anda sebagai pebisnis ternak. Berikut ini poin-poin pentingnya:

1. Lingkungan
Anda memakai lingkungan yang sangat benar mendukung budidaya kroto. Ciri-cirinya yaitu:
– Cahaya yang redup
– Sirkulasi udara baik
– Suhu udara 26-30 derajat celsius
– Kelembaban udara sampai 60-72%

2. Kandungan Kroto
Untuk kandang yang baik yaitu terbuat dari rak berbahan serat dan usahakan jumlah bibitnya sesuai yang Anda ternak. Jangan melebihi kapasitas kandang sampai mengakibatkan sempit dan terganggunya sirkulasi udara kroto.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

3. Keamanan
Keamanan dalam beternak jangan dispelekan. Anda bisa memberikan air di 4 kaki kandangnya kroto. Supaya semut tak berceceran dilantai dan upayakan kabur dari kandang, jadi membuat semut-semut nyaman.

4. Pakan Kroto
Usahakan kroto bisa tumbuh dan berkembangbiak secara baik dan sehat. Berikan pakan berwujud ulat hongkong, jangkrik, pisang, atau belalang. Anda juga bisa memberikan minum dengan air gula dengan perbandingan 1:4 jadi diperoleh kroto yang sehat pula. Berikut ini beberapa macam pakan kroto yang bisa Anda jadikan referensi untuk berternak, diantaranya:
* Ulat Hongkong
Ulat hongkong kaya akan protein, nutrisi, ekstrak non nitrogen, air, lemak kasar, dan nutrisi.
* Ulat pisang
Ulat pisang memiliki kandungan yang kaya akan enzim dan protein.
* Cacing tanah
Memiliki kandungan protein, karbohidrat, asam amino.
* Belalang
Mengandung banyak nitrogen, gizin menjadi energi dan protein pula.
* Jangkrik
Mengandung protein, omega 3, serta kalori menjadi asupan perkembangbiakan kroto.

Paranet
Produsen Jaring Paranet Berkualitas

Lokasi Budidaya Kroto
Tempat atau lokasi harus jauh dari keramaian, rendah ketinggian dan memiliki suhu ±26 derajat celsius dan kelembapannya kurang lebih 60%-70%.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Kepoin Cara Beternak Kroto yang Menguntungkan, Berikut Ulasannya!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Paranet untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Patut Ditiru! A-Go-Gro, Sistem Pertanian Efektif dan Unik di Singapura

A-Go-Gro System

Distributor Jaring Paranet Harga Murah – Lim Corporation

Akhir-akhir ini kan harga tempe sama tahu naik tuh. Padahal kita semua suka banget sama kedua makanan ini. Katanya sih sebabnya harga kedelai yang semakin tinggi. Denger2 sih kedelai emang sedang langka dipasaran dan pemerintah rencananya akan meningkatkan impor kedelai.

Masa sih petani Indonesia ngga bisa mencukupi kebutuhan kedelai? Lebih jauh lagi, masa sih Indonesia ngga bisa mencukupi kebutuhan pangan sampai impor segala? Negara tercinta ini kan sangat luas buanget tuh. Terus katanya juga Indonesia negara Agraris atau negara yang sebagian besar penduduknya mempunyai mata pencaharian sebagai petani, tapi kok masih impor pangan? Mungkin cara Singapura dalam bercocok tanam yang satu ini harus ditiru kali yak.

Kalian tahu Singapura kan? Singapura, negara dengan luas 710 km persegi dan jumlah penduduk 5 juta adalah salah satu negara yang paling padat penduduknya di dunia. Dengan sebagian besar tanah di negara itu dimanfaatkan untuk pembangunan perkotaan, sisanya hanya 250 hektar untuk lahan pertanian, yang tentunya tidak cukup untuk memberi makan penduduknya.

Akibatnya, lebih dari 90 persen konsumsi makanan Singapura dipenuhi pangan impor dari lebih dari 30 negara. Ketergantungan pada dunia luar membuat negara ini sangat rentan terhadap turbulensi pasokan makanan dan harga.

Tapi ternyata seorang pengusaha bernama Jack Ng menciptakan sebuah inovasi teknologi pertanian yang membuatnya dapat menghasilkan 1 ton sayuran segar setiap harinya. Jack Ng, Direktur Utama DJ Teknik, berhasil menemukan sebuah teknologi canggih dalam memenuhi kebutuhan pangan lokal dan telah berhasil mengembangkannya untuk diekspor ke berbagai negara. Sistem pertanian yang berbasis vertical garden ini dinamai dengan “A-Go-Gro”.

BACA JUGA:
Selain Buahnya, Khasiat Daun Jambu Biji Juga Sangat Menakjubkan
Tak Hanya Untuk Tanaman, Ternyata Paranet Juga Bisa Untuk Budidaya Lebah
Jangan Asal Pilih! Ini Campuran Media Tanam Jamur Tiram
Kepoin Jenis Tanaman Hias Untuk Peluang Bisnis Menjanjikan

Melalui perusahaan yang dia dirikan bernama Sky Green, Jack NG memasarkan produk sayur-mayurnya. Tekhnologi A-Go-Gro sendiri ia kembangkan melalui penelitian selama dua tahun dengan dibantu Agri-Food and Veterinary Authority (AVA).

Bentuk tekhnologi ini sangat unik. Seperti namanya, A-Go-Gro ini adalah sistem rendah karbon yang bergerak secara hidrolis. Air yang digunakan digerakkan vertikal sebagai media tumbuh sayuran tropis. Teknologi ini mampu memberikan hasil panen yang tinggi dengan menggunakan air, energi serta sumber daya alam yang lebih sedikit. Sistem “A-Go-Gro” mengembangkan tanaman sayuran di beberapa menara setinggi enam meter.

Masing-masing menara terdiri dari 22 hingga 26 tingkatan rak tanam yang diputar di sekitar bingkai aluminium. Untuk memastikan distribusi sinar matahari, aliran udara dan irigasi berjalan baik dan merata maka rak tanaman akan berputar secara periodik yang digerakkan generator listrik. Yang menarik, air yang digunakan akan didaur ulang dan disaring sebelum kembali ke tanaman. Semua sampah organik di pertanian ini menjadi kompos dan dapat digunakan kembali.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Dengan tekhnologi tersebut, debit air yang digunakan pun sangat sedikit. Bahkan tekhnologi ini dianggap ramah lingkungan karena energi dan sumberdaya alam yang digunakan sangat sedikit. Semua sampah organik menjadi kompos dan dapat digunakan kembali.

Seluruh sistem ini hanya membutuhkan lahan seluas 60 meter persegi! Sebanyak 120 menara sudah didirikan dan ke depannya, ia akan menargetkan hingga 2.000 menara. Sistem pertanian ini menghasilkan hasil yang jauh lebih tinggi daripada metode tradisional pertumbuhan tanaman yang aman, tinggi memenuhi syarat, segar dan lezat.

Banner Paranet

Varietas besar sayuran tropis yang telah dikembangkan diantaranya; petsai, bayam, selada, xia bai cai, bayam, kang kong, cai xin, gai lan, nai bai, dan lainnya. Saat ini telah dibangun sebanyak 120 menara di kawasan Kranji, 14 kilometer dari pusat bisnis Singapura. Direncanakan akan dibangun sekitar 300 menara dengan target produksi dua ton sayuran per hari. Direktur utama DJ Teknik ini juga berniat untuk menjual teknologi ini ke negara-negara lain dengan harga sekitar $10.000 untuk setiap menara.

Demikian pembahasan artikel tentang “Patut Ditiru! A-Go-Gro, Sistem Pertanian Efektif dan Unik di Singapura”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Paranet untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3