Desain Kumbung Jamur

Dalam pembuatan kumbung jamur, beberapa petani terlebih petani baru masih sering melakukan kekeliruan dalam mendesain kumbung jamurnya. Hal semacam ini sebenarnya karena kurang nya pengetahuan tentang habitat jamur yang baik untuk perkembangan jamur, disertai dengan tidak adanya pendampingan dari produsen baglog jamur yang mestinya lebih tau mengenai desain jamur yang baik.

kumbung-jamur

Di bawah ini beberapa kesalahan dalam pembuatan kumbung jamur :

  • Kumbung gelap gulita tanpa ada pencahayaan dari luar. Kumbung tetap membutuhkan pencahayaan, bukan cahaya lampu, namun cahaya matahari. Pada malam hari, kumbung tak perlu diberi lampu dan biarkan gelap. Pencahayaan dapat di buat dari :
  1. dinding terbuat dari anyaman bambu yang banyak rongganya, cahaya akan masuk
  2. Untuk dinding sisi bawahnya dapat dipotong setinggi 40 cm serta cukup ditutup dengan plastik bening, hingga sinar dapat masuk namun udara panas tidak akan masuk
  3. buatkan atap dari fiber glass, cukup cahayanya yang masuk bukan panasnya
  • Kumbung tak di beri sirkulasi udara yang cukup. Untuk sirkulasi udara dapat dibuatkan dari :
  1. dinding terbuat dari anyaman bambu yang banyak rongganya, jadi telah cukup
  2. dibuatkan pintu yang dapat di buka tutup atau
  3. sisi bawah yang dipotong setinggi 40 cm dapat ditukar paranet, supaya jika terkena panas, panasnya tak masuk serta cukup udaranya saja
  • Jarak antar rak baglog jamur yang sangat dekat. Banyak petani bermaksud mengisi sebanyak-banyaknya kumbungnya dengan baglog, sedangkan sesungguhnya kemampuan kumbungnya terbatas.

Factor di atas dapat mengakibatkan ruang kumbung jadi pengap, hawa sangat jenuh, lantaran aliran udara pencahayaan yang kurang. Bila dilewatkan, dampaknya dapat di lihat waktu panen jamur tiba, antara lain :

Jamur yg siap panen sebagian akan terlihat layu dan kurang segar
Bentuk jamur sebagian akan jadi kecil kecil sekali, padahal bibit jamurnya aslinya besar – besar
Bakal jamur/pin head kadang ada yang mati sebelum tumbuh besar
Jamur jadi lembek dan kekuningan lantaran hawa yang jenuh dan terlalu lembab.

Dampaknya untuk petani jamur, jika jamur di jual pastinya akan memperoleh komplain dari bakul jamur atau konsumen langsung. Lantaran jamur disangka telah busuk, layu, berat lantaran sangat basah, serta tidak segar. Terlebih bila di jualnya dengan dibungkusi..!!

Baca Juga: Cara Budidaya Jamur Tiram Putih

Membuat Kumbung Jamur membutuhkan intensitas cahaya tertentu. Sangat cocok bila anda menggunakan paranet sebagai peneduh. Info lengkap tentang produk paranet bisa dilihat disini www.paranet99.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s