Teknik Baru, Budidaya Hidroponik Tanaman Hias Mawar

bunga mawar

Dengan berkembangnya pengetahuan di dunia pertanian, mawar sebagai tanaman hias ternyata juga bisa dibudidayakan secara hidroponik. Menanam bunga mawar secara hidroponik bisa Anda laksanakan sendiri di rumah dengan cara yang cukup gampang.

Hidroponik yaitu salah satu solusi pertanian pada lahan yang sempit. Berikut ini cara menanam bunga mawar secara hidroponik.

Menyiapkan Peralatan

Proses pertama yaitu siapkan wadah, misalnya pot yang biasa dipakai untuk tanaman hias. Pilihlah wadah yang ringan dan gampang diperoleh di pasaran. Persiapkan larutan nutrisi untuk tanaman hias. Anda bisa membelinya di toko pertanian atau memesannya melalui online. Siapkan lokasi dimana Anda akan menaruh tanaman, disarankan pilih lokasi yang teduh.

Menyiapkan Media Tanam

Media tanam yang cocok dipakai untuk menanam bunga mawar hidroponik yaitu media arang sekam. Untuk memperoleh media yang baik, Anda harus memberikan treatment kepada arang sekam tersebut.

Rebus arang sekam atau pakailah air panas untuk lebih mensterilkannya. Kemudian, cuci bersih media tanam dan keringanginkan. Sesudah media cukup kering, Anda bisa memasukannya ke pot tanam. Direkomendasikan untuk menambahkan potongan genting ataupun batu bata pada bagian dasar pot.

Baca Juga :

Memilih Bibit Tanaman

Sesudah media tanam siap, Anda bisa menyiapkan bibit tanam. Anda bisa memakai bibit melalui setek batang. Ambil setek batang dari tanaman mawar yang sangat sehat. Pilihlah batang yang tak terlalu tua dan tak terlalu muda serta mempunyai mata tunas, umumnya berwarna hijau gelap.

Potong batang dengan ukuran sekitar 10cm-15cm. Sisakan 3-4 helai daun pada setek yang akan ditanam. Kemudian, celupkan batang ke hormon perangsang pembentukan akar. Sesudah itu, Anda bisa langsung menanamnya ke dalam media atau bisa menumbuhkan akar dengan merendamnya dalam air.

Dan jangan lupa berikan tambahan larutan nutrisi pada media air tersebut. Sesudah akar tumbuh dan diikuti dengan pertumbuhan tunas baru, Anda bisa memindahkannya ke media tanam.

Pemberian Air dan Nutrisi

Hal yang paling penting yaitu ketersedian air dan larutan nutrisi. Karena media tanam yang dipakai merupakan jenis media tanam yang tak mengandung unsur hara. Dengan itu, pastinya pemberian tambahan larutan nutrisi harus dilaksanakan secara rutin. Untuk penyiraman, sebaiknya laksanakan setiap 2 kali dalam 1 hari terutama di awal masa tanam.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Paranet untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– Minimal order 5 roll
– harga netto (non PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Advertisements

Ingin Nikmati Sensasi Rasa Buah Gandaria, Ini Dia Cara Sukses Budidaya Tanaman Gandaria

hqdefault

Gandaria atau nama ilmiah tanaman ini Bouea Macrophylla Griffith yaitu salah satu jenis varietas tanaman yang berasal dari kepulauan di negara Indonesia dan negara Malaysia. Tanaman ini tumbuh pada daerah tropis, dan banyak dibudidayakan di Sumatera serta Thailand. Nama lain dari buah gandaria yaitu jatake.

Klasifikasi Ilmiah Tanaman Gandaria

Kingdom   : Plantae
Divisi          : Magnoliophyta
Kelas          : Magnoliopsida
Ordo           : Sapindales
Famili         : Anacardiaceae
Genus         : Bouea
Spesies        : B. macrophylla

Pohon buah gandaria mempunyai ukuran sedang dengan tinggi bisa mencapai sekitar 25m dan mempunyai tajuk yang rapat serta mempunyai bentuk dahan lebar memanjang dengan ujung yang tumpul. Bentuk bunga dari pohon buah gandaria ini mirip dengan bunga pada pohon mangga yang warnanya kuning dan muncul di ketiak daun, pohon gandaria ini berbunga pada bulan September sampai dengan bulan Desember. Bentuk buahnya bulat seperti biji kelereng.

Gandaria bisa dimanfaatkan bagian buah, daun, dan batangnya. Buah dari pohon gandaria berwarna hijau ketika masih muda dan umumnya dikonsumsi sebagai rujak ataupun sebagai campuran untuk sambal gandaria. Buah gandaria berwarna kuning bila sudah masak, rasadari buah ini dari asam sampai dengan manis dan bisa dimakan secara langsung atau dibuat sajian yang lain. Bagian daun umumnya dipakai untuk lalapan ketika makan. Bagian batang dari buah ini bisa dipakai untuk papan. Tanaman ini merupakan flora yang identitasnya dari Jawa Barat.

Ada Beberapa Cara Menanam Pohon Buah Gandaria, Yaitu :

Persiapan Bibit Buah Gandaria

Perbanyakan bibit buah gandaria bisa dikerjakan secara generatif melalui biji dan juga secara vegetatif melalui cangkok ataupun stek. Apabila menanam melalui biji, maka pilihlah buah dari pohon mempunyai buah yang bagus. Ambil buah yang sudah masak kemudian pisahkan biji dari daging buahnya. Sesudah itu, semai biji gandaria di lahan semai dengan tekstur tanah gembur serta subur. Tunggu sampai biji tersebut mengeluarkan tunas dan tumbuh. Sesudah tumbuh sekitar 20cm, pindahkan bibit ke polybag yang sudah diisi denngan media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kandang. Rawat sampai mencapai ketinggian 70cm kemudian pindahkan ke lahan tanam yang sebenarnya.

Apabila Anda ingin menanam pohon gandaria dari bibit okulasi atau cangkokan, Anda bisa membelinya di toko tanaman buah. Dan apabila Anda ingin membuat sendiri, pilihlah pohon Buah Gandaria yang mempunyai buah bagus, tak terserang hama pada buahnya, dan kualitas cabangnya juga harus yang terlihat subur. Laksanakan pencangkokan secara benar, supaya menghasilkan bibit yang unggul dan akarnya banyak.

Sesudah cangkokan sudah berakar, maka bisa dilaksanakan pemotongan di bagian bawah cangkokan sekitar 2cm-5cm dari cangkokan. Sesudah itu pindahkan ke polybag yang berisi tanah dan pupuk kandang. Biarkan sampai 1 bulan supaya bibit cangkok pohon buah gandaria benar-benar tumbuh.

Baca Juga :

Persiapan Lahan Tanam Pohon Buah Gandaria

Bersihkan lahan tanam dari gulma atau tanaman pengganggu yang lainnya. Sesudah itu, buatlah lubang dengan ukuran 40cm x 40cm dengan kedalaman sekitar 50cm. Taburkan pupuk kandang atau kompos setinggi 1/3 bagian. Biarkan lubang tanam tersebut selama beberapa hari yaitu sekitar 5-7 hari supaya kondisinya stabil akibat penggalian.

Cara Menanam Bibit Pohon Buah Gandaria

Sesudah semuanya siap, segera laksanakan penanaman. Buka polybag bibit secara keseluruhan dengan cara merobeknya dengan hati-hati supaya tanah dan akar di bibit tak rusak.

Sesudah itu, masukkan bibit ke dalam lubang tepat pada tengah lubang tanam kemudian tutup kembali lubang dengan sisa tanah galian yang terlebih dulu dicampur dengan pupuk kandang atau kompos. Kemudian sedikit padatkan. Laksanakan penyiraman pada pagi hari dan sore hari sampai bibit benar-benar tumbuh, apabila musim hujan penyiraman bisa dihentikan.

Cara Merawat Pohon Buah Gandaria

Laksanakan penyiangan pada rumput atau gulma yang tumbuh pada sekitar pohon gandaria. Laksanakan juga pemupukan susulan dengan memakai pupuk kandang ketika usia tanaman sudah 2 bulan sesudah penanaman. Pemupukan ini bertujuan supaya mempercepat pertumbuhan pohon pada tahun pertama penanaman.

Masa Panen Buah Gandaria

Pohon Gandaria dari hasil cangkokan umumnya akan berbuah lebih cepat, biasanya pohon gandaria hasil cangkokan yang ditanam akan berbuah pada usia 5-6 tahun sesudah penanaman. Tetapi akan lebih cepat lagi tergantung pada pertumbuhan tanaman serta kualitas bibit.

Tanaman Buah Gandaria yang ditanam melalui biji akan lebih lama menghasilkan buah, umumnya pohon gandaria memerlukan waktu sampai 10 tahun untuk bisa menghasilkan buah.

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Paranet untuk peneduh tanaman atau untuk melindungi dari serangan hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– Minimal order 5 roll
– harga netto (non PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Cara Praktis Budidaya Belimbing Madu, Rasakan Khasiat & Manfaatnya

belimbing madu

Belimbing atau nama ilmiahnya Averrhoa carambola atau dalam bahasa inggris disebut Star fruit yaitu salah satu tumbuhan buah yang mempunyai bentuk khas. Tanaman ini berasal dari Sri Langka, India dan Indonesia. Tetapi kini penyebarannya sudah sangat luas yaitu hampir di seluruh penjuru dunia. Belimbing yaitu salah satu tanaman buah tropis, pohon buah belimbing mempunyai ketinggian sekitar 5m dengan banyak cabang. Daunnya majemuk dan mempunyai panjang sekitar 50cm, bunga pada tumbuhan belimbing mempunyai warna merah muda. Buah pada tumbuhan belimbing mengandung banyak air, mempunyai warna kehijauan dan ada yang kuning, apabila buah di potong maka akan terlihat penampang melintangnya seperti bentuk bintang. Rasa buahnya manis dengan sedikit asam, biji pada buah berwarna hitam ataupun coklat.

Klasifikasi Ilmiah Belimbing Madu

Kerajaan   : Plantae
Divisi          : Magnoliophyta
Kelas          : Magnoliopsida
Ordo           : Oxalidales
Famili        : Oxalidaceae
Genus        : Averrhoa
Spesies      : A. carambola

Belimbing mempunyai berbagai manfaat diantaranya yaitu bisa mengobati batuk pada anak, bisa mengobati sariawan dan gusi berdarah, bisa mengatasi panu dan jerawat serta lain sebagainya.

Salah satu jenis belimbing yang banyak digemari yaitu jenis belimbing madu. Di Indonesia, sentra budidaya belimbing madu berada di Demak, Jawa Tengah. Belimbing madu mempunyai ukuran buah yang besar dan rasanya relatif manis sehingga tak heran apabila jenis belimbing ini banyak digemari.

Terdapat Beberapa Cara Budidaya Belimbing Madu, Yaitu :

Syarat Tumbuh Belimbing Madu

Tanaman belimbing madu bisa di tanam baik di dataran rendah sampai dengan ketinggian sekitar 500mdpl. Lokasi yang akan dipakai untuk membudidayakan belimbing madu harus mempunyai curah hujan yang rendah, apabila curah hujan yang tinggi akan membuat bunga tanaman mudah gugur, berada di tempat terbuka dengan penyinaran marahari yang cukup yaitu mempunyai intensitas cahaya minimal 45%-50%, mempunyai suhu dan kelembaban masuk kedalam tipe A (amat basah), B (agak basah), C (basah) yaitu dengan 6-12 bulan basah, dengan 0-6 kering, tetapi yang paling tepat yaitu 7,5 bulan basah dan 4,5 bulan kering.

Tanah yang baik untuk budidaya belimbing madu yaitu tanah yang gembur, subur dan kaya akan bahan organik, mempunyai drainase dan aerasi yang baik, mempunyai derajat keasaman tanah berkisar antara 5,5-7,5, kandungan air dalam tanah mempunyai kedalaman 50m-200m di bawah permukaan tanah.

Persiapan Bibit Belimbing Madu

Perbanyakan bibit belimbing madu bisa dilaksanakan dengan melalui okulasi, cangkok, serta susuan. Apabila tak ingin ribet, bibit bisa diperoleh dengan membeli bibit okulasi atau cangkok di toko bibit. Pilihlah bibit yang unggul dengan ciri-cirinya, yaitu:

Tinggi bibit belimbing madu mencapai sekitar 50cm-100cm.
Bibit belimbing mempunyai asal usul yang jelas dan benar-benar belimbing madu.
Sehat dan tak terkena hama serta penyakit.
Tanaman utuh dan tak dalam kondisi yang cacat.
Daun berwarna hijau mengkilap dan batang berwarna cokelat.
Akar tanaman tak keluar dari polybag.

Baca Juga :

Persiapan Lahan Tanam Belimbing Madu

Bersihkan lahan tanam dari gulma atau tanaman pengganggu lainnya, kemudian gemburkan lokasi lahan tanam dengan cara dicangkuli. Selanjutnya, buatlah lubang tanam berukuran 50cmx50cmx50cm dan antar lubang tanam diberi jarak sekitar 50cm hingga 1m tergantung luas lahan. Kemudian masukkan pupuk organik sebanyak 5kg/lubang tanam. Biarkan lubang tanam selama 1 minggu.

Penanaman Bibit Belimbing Madu Ke Lahan Tanam

Sesudah semuanya siap, segera laksanakan penanaman. Sebelum ditanam, bibit sebaiknya disiram kemudian lepaskan polybag bibit dengan perlahan & hati-hati supaya media tanam dan perakarannya tak rusak. Tanam bibit ke dalam lubang tanam dengan posisi tegak dan berada di tengah lubang kemudian timbun kembali dengan tanah bekas galian dan sedikit padatkan. Sesudah penanaman selesai, beri tambahan ajir dan ikatkan dengan batang bibit supaya nantinya bibit tak mudah rebah.

Perawatan Tanaman Belimbing Madu

Laksanakan penyiraman minimal 1 kali 1 hari pada awal tanam dan apabila tanaman sudah dewasa, penyiraman bisa dilaksanakan maksimal 1 minggu 1 kali atau bisa disesuaikan dengan kondisi lahan serta cuaca.

Pemupukan awal dilaksanakan ketika tanaman berumur 3 bulan sesudah tanam, pemupukan tersebut dilaksanakan dengan memakai pupuk NPK dengan dosis yang diberikan pada setiap tanaman yaitu 100gr urea, 100gr SP-36 dan 100gr KCl untuk tanaman yang berumur 1 tahun. Ketika tanaman memasuki usia 2 tahun maka dosis pupuk ditingkatkan menjadi 150gr urea, 100gr SP-36 dan 150gr KCL. Pada tahun ketiga dan keempat dosis pupuk juga meningkat 50gr untuk setiap tahunnya. Sesudah lewat tahun keempat dan diatas tahun kelima maka dosis pemberian sedikit berkurang menjadi 75gr urea dan 150gr SP-36 dan pemberian dikerjakan dengan cara ditebar pada jarak sekitar 10cm-100cm jarak dari batang.

Laksanakan penyiangan pada gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh disekitar tanaman belimbing madu secara rutin yaitu setiap 1-2 minggu 1 kali. Sesudah pohon belimbing madu berbuah, laksanakan penjarangan buah dengan menyisakan minimal 3-4 buah dalam 1 tandan.

Masa Panen Belimbing Madu

Pemanenan pertama belimbing madu dimulai ketika tanaman memasuki umur 4-5 tahun tergantung pada varietas serta kondisi daerah dan tanah. Panen juga dipastikan bisa dilaksanakan pada hari ke 65-90 hari sesudah tanaman berbunga dan mekar atau juga 35-60 hari sesudah pembungkusan buah.

Ciri-ciri buah belimbing madu yang siap dipanen yaitu buah yang sudah mempunyai ukuran maksimal dan mempunyai warna kekuningan.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Paranet untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Ingin Tau Cara Budidaya Mangga Irwin, Ini Dia Trik Jitunya

mangga irwin

Mangga (Mangifera indica) merupakan nama buah sekaligus pohon yang tergolong ke dalam marga Mangifera serta suku Anacardiaceae yang mempunyai sekitar 35-40 anggota.

Buah mangga tergolong kedalam kelompok buah batu yang berdaging dengan mempunyai ukuran dan bentuk yang berbeda-beda bergantung pada spesiesnya, mulai dari bulat, bulat telur sampai lonjong memanjang, Panjang buah sekitar 2,5cm–30cm. Kulit buah mengga cukup tebal berbintik kelenjar berwarna hijau, kekuningan atau kemerahan ketika matang. Daging buah apabila matang berwarna merah jingga, kuning atau krem, berserabut ataupun tak, manis sampai masam dengan banyak air dan berbau kuat sampai dengan yang lemah. Biji berwarna putih, gepeng memanjang tertutup endokarp yang tebal, mengayu serta berserat.

Klasifikasi Tanaman Mangga

  • Kerajaan : Plantae
  • Kelas        : Magnoliopsida
  • Ordo        : Sapindales
  • Famili      : Anacardiaceae
  • Genus      : Mangifera
  • Spesies     : Mangifera indica

Ada banyak jenis buah mangga diantaranya yaitu mangga irwin/mangga ungu, mangga gedong gincu, mangga arumanis, mangga apel, mangga golek, mangga madu dan mangga-mangga yang lainnya.

Mangga irwin merupakan varietas mangga introduksi yang asalnya dari australia yang mempunyai keunikan tersendiri dari varietas mangga yang lain, kulit buah mangga irwin berwarna merah keungu-unguan, Warna merah sedikit ungu pada mangga irwin ini muncul diakibatkan adanya hormon antosianin. Hormon antosianin berasal dari glukosa yang diubah oleh sinar matahari bergelombang pendek-100-200 mµ.

Rasa mangga irwin perpaduan antara rasa manis dan asam dengan bertekstur daging padat cukup berair dengan serat cukup halus serta mengandung sedikit tepung. Ukuran mangga irwin cukup besar dengan berat sekitar 500gr/buah dengan harga buah mangga irwin ini sekitar 35 ribu/kg.

Dengan keunikan dan harga yang dipunyai mangga irwin atau mangga ungu ini, banyak orang yang menanam bahkan budidaya mangga irwin ini di pekarangan atau kebun mereka. Berikut cara budidaya menanam mangga irwin :

Syarat Tumbuh Mangga Irwin

Lahan yang disarankan untuk menanam mangga irwin ini yaitu lahan yang berada pada dataran rendah sampai ketinggian sekitar 700mdpl, mempunyai iklim tropis dengan suhu udara sekitar 30-35 derajat Celcious serta lahan memperoleh penyinaran matahari sepanjang hari.

Persiapan Bibit Mangga Irwin

Perbanyakan bibit mangga irwin ini bisa dilaksanakan melalui biji, okulasi ataupung dengan cangkok. Tetapi apabila tak ingin repot, anda bisa membeli bibit mangga irwin hasil okulasi atau cangkok di toko bibit tapi pilihlah bibit yang berkualitas unggul, sehat, berdaun hijau segar yang lebat serta berbatang kokoh.

Baca Juga :

Ini Dia Trik Budidaya Timun Suri Untuk Pemula Agar Berbuah Lebat
Cara Baru Budidaya Tanaman Kumis Kucing, Berkhasiat & Bermanfaat
Trik Jitu Budidaya Tomat Beef Dengan Metode Hidroponik

Persiapan Lahan Tanam Mangga Irwin

Pertama, bersihkan lahan tanam dari gulma atau tanaman pengganggu lainnya, kemudian buatlah lubang tanam dengan ukuran 50x50x50cm kemudian diamkan lubang tanam selama sekitar 2-3 hari supaya bekteri dan racun dalam tanah hilang. Selanjutnya, tanah bekas galian lubang tersebut dicampur dengan pupuk kandang atau kompos dan sekam.

Penanaman Mangga Irwin

Setelah siap semuanya, segeralah kerjakan penanaman, lepaskan polybag bibit dengan perlahan supaya tak merusak media dan perakaran mangga irwin, kemudian letakkan bibit ke dalam lubang tanam dan timbun dengan media yang sudah disediakan sebelumnya yaitu campuran tanah, pupuk kandang atau kompos serta sekam. Sedikit padatkan dan laksanakan penyiraman secukupnya, bisa juga diberi ajir berupa bilah bambu sepanjang 1,5m untuk menopang tanaman supaya tak roboh.

Perawatan Tanaman Mangga Irwin

Kerjakan Penyiraman secara rutin yaitu sebanyak 1-2 kali 1 hari atau bisa juga disamakan dengan kondisi lahan dan cuaca. Laksanakan penyiangan pada gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh pada sekitar pohon mangga irwin. Apabila mangga irwin terserang hama dan penyakit maka segera laksanakan penanganan dengan cara memberikan insektisida dan fungsida setiap 4-5 hari 1 kali.

Supaya nutrisi yang diperlukan tanaman mangga irwin terpenuhi, maka laksanakan pemupukan secara rutin setiap 1 bulan 1 kali. Pemupukan tersebut dikerjakan dengan memakai pupuk organik ataupun kombinasi kimia dari pupuk NPK, pupuk kandang atau pupuk kompos dan pupuk organik cair penyubur tanaman dan pupuk pengganti pengocor tanaman.

Untuk merangsang pertumbuhan buah atau bunga, maka berikan hormon perangsang buah secara rutin setiap 1 bulan 1 kali. Biasanya hormon perangsang buah ini akan bereaksi sekitar kurang dari 3 tahun.

Masa Panen Mangga Irwin

Apabila ditanam dari hasil okulasi atau cangkok atau sambung, maka tanaman mangga irwin akan berbuah sesudah berumur sekitar 2-4 tahun.

Jika Anda membutuhkan atau ingin menggunakan Paranet untuk peneduh serta pelindung ketika berbudidaya atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031-8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564