Dibalik Cita Rasa Yang Nikmat, Ternyata Ini Rahasia Para Petani Kopi!

Budidaya Kopi Dengan Paranet
Dibalik Cita Rasa Yang Nikmat, Ternyata Ini Rahasia Para Petani Kopi!

Jual Paranet Untuk Peneduh Budidaya Tanaman – Lim Corporation

Tumbuhan kopi termasuk dalam genus Coffea yang termasuk dalam keluarga Rubiaceae. Genus Coffea mempunyai lebih dari 100 anggota spesies. Dari jumlah tersebut hanya ada tiga spesies yang dapat dibudidayakan untuk tujuan komersial yaitu Coffea arabica, Coffea canephora, dan Coffea liberica. Tanaman kopi adalah sejenis tanaman tahunan yang umurnya produktif sampai sekitar 20 tahun. Untuk membudidayakan kopi langkah pertama yang anda lakukan adalah anda harus memilih jenis tanaman kopi yang berkualitas. Faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan budidaya tanaman kopi yaitu pemilihan jenis – jenis tanaman, cara budidaya, penanganan pasca panen, dan pemasaran produk kopi. Tahapan membudidayakan tanaman kopi dengan naungan paranet:

1. Pemilihan Jenis dan Varietas
Tanaman kopi ini mempunyai banyak jenisnya namun yang sering dibudidayakan hanya 4 jenis saja yaitu arabika, robusta, liberika, dan excelsa. Setiap jenis mempunyai sifat – sifat yang berbeda – beda. Pilihlah jenis tanaman kopi yang sesuai dengan lokasi lahan atau tempat anda. Untuk lokasi lahan pertanian yang ada pada ketinggian lebih dari 800 mdpl cocok untuk ditanami kopi yang berjenis arabika. Sedangkan untuk lahan pertanian yang ada pada ketinggian 400 sampai 800 mdpl dapat ditanami tanaman kopi berjenis robusta.

2. Penyiapan Bibit
Proses selanjutnya yaitu mencari bibit unggul, menyiapkan lahan dan peneduh. Informasi mengenai bibit unggul untuk budidaya kopi dapat ditanyakan pada toko bibit yang terpercaya. Sementara itu, untuk peneduh harus sudah disiapkan setidaknya 2 tahun sebelum anda membudidayakan kopi. Bibit pohon kopi dapat diperoleh dari perbanyakan yaitu dengan teknik generatif dan vegetatif. Teknik perbanyakan generatif dari biji umumnya digunakan untuk budidaya kopi arabika, sedangkan untuk kopi robusta lebih sering menggunakan teknik perbanyakan vegetatif dengan stek. Untuk setiap teknik perbanyakan bibit memiliki keunggulan dan kelemahan tersendiri.

3. Penyiapan Lahan
Melakukan budidaya kopi dididataran tinggi atau pun didataran rendah, tergantung pada jenisnya. Umumnya kopi suka dengan tanah gembur dan kaya akan bahan organik. Berikan juga tambahan pupuk organik dan penyubur tanah di sekitar area tanaman kopi untuk menambah kesuburan tanaman kopi anda. Hal yang harus disiapkan sebelum anda membudidaya kopi adalah menanam pohon peneduh atau jaring paranet. Fungsi dari pohon peneduh atau jaring paranet yaitu untuk mengatur intensitas sinar matahari yang masuk. Karena, tanaman kopi ini merupakan tanaman yang tidak terlalu suka dengan intensitas cahaya matahari secara penuh. Anda bisa memilih pohon pelindung yang tidak membutuhkan banyak perawatan dan daunnya dapat menjadi sumber pupuk hijau. Bila tidak ingin susa anda dapat menggunakan jaring paranet untuk peneduhnya. Karena jaring paranet ini memiliki kerapatan jaring yang cocok untuk proses membudidayakan kopi.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

4. Penanaman Bibit
Langka selanjutnya yaitu buatlah lubang tanam dengan ukuran 60 x 60 x 60 cm, pembuatan lubang ini dilakukan 3 – 6 bulan sebelum masa penanaman. Sebaiknya ketika anda menggali lubang tanam pisahkan dulu tanah galian bagian atas dengan tanah galian bagian bawah. Lalu biarkan lubang tanam tersebut terbuka. setelah 2 bulan sebelum penanaman campurkan dulu 200 gr belerang dan 200 gr kapur dengan tanah galian bagian bawah. Setelah itu masukkan kedalam lubang tanam. Jangan lupa mencampurkan 20 kg pupuk kompos dengan tanah galian atas sekitar 1 bulan sebelum bibit anda tanam, kemudian langka selanjutnya masukkan ke lubang tanam.

Baca Juga:
Mari! Atasi Krisis Pangan Dengan Budidaya Sayuran Sendiri Sistem Vertiminaponik
Yuk!! Kenalan Dengan Inovasi Bioteknologi Dalam Sistem Pertanian
Wow! Budidaya Tanaman Sayur Yang Lagi Viral Dengan Polybag, Mau Tau?

Sekarang bibit kopi sudah siap untuk ditanam dalam lubang tanam. Sebelumnya pangkas daun yang ada pada bibit hingga hanya tersisa sepertiga bagian untuk mengurangi penguapan. Lalu keluarkan bibit kopi dari polybag setelah itu gali sedikit lubang tanam yang sudah anda siapkan. Kedalaman galian disesuaikan dengan panjang akar tanaman kopi. Untuk bibit yang memiliki akar tunjang usahakan agar akar tanaman tegak lurus. Tutup lubang tanam agar tanaman dapat berdiri kokoh, bila membutuhkan berikan ajir untuk menopang tanaman agar tanaman kopi tidak roboh.

5. Peyulaman Tanaman
Sesudah bibit ditanam di area kebun anda, periksa pertumbuhan bibit tersebut setidaknya 1 minggu 2 kali. Bila umur bibit sudah sekitar 1 – 6 bulan lakukankan pemeriksaan sekitar 1 bulan 1 kali. Ketika melakukan proses pemeriksaan, apabila ada pohon kopi yang mati segera lakukakan penyulaman. Proses penyulaman bisa dikerjakan dengan bibit yang sama. Berikan perawatan yang lebih instensif agar tanaman hasil penyulaman dapat menyamai pertumbuhan pohon yang lainnya.

6. Pemupukan Tanaman
Langka selanjutnya yaitu proes pemberian pupuk, untuk budidaya tanaman kopi dapat menggunakan pupuk organik atau pun pupuk buatan. Pemberian pupuk untuk setiap tanaman yaitu sekitar 20kg dan diberikan sekitar 1-2 tahun 1 kali.

7. Hama dan Penyakit Tanaman
Untuk bagian lahan budidaya kopi yang telah terserang hama dan penyakit akan menurunkan produktivitas tanaman kopi anda, kualitas mutu kopi dan bahkan bisa mengakibatkan kematian tanaman. Untuk menangani ini anda bisa menggunakan pestisida alami dengan cara semprotkan pada tanaman kopi.

8. Pasca Panen Tanaman
Untuk tanaman kopi yang pembudidayaannya intensif tanaman sudah dapat berbuah pada umur sekitar 2 , 5 – 3 tahun untuk yang jenis robusta dan 3 – 4 tahun untuk yang berjenis arabika. Hasil dari proses pemanenan yang pertama umumnya tidak terlalu banyak, produktivitas hasil dari tanaman kopi akan mencapai puncaknya setelah kopi berumur 7 – 9 tahun. Pemanenan kopi dilakukan secara bertahap, panen raya dapat terjadi dalam 4 – 5 bulan dengan interval dan waktu pemetikan setiap 10 – 14 hari. Pemanenan dan pengolahan pasca panen tanaman kopi akan menentukan mutu produk akhir tanaman kopi.

* Info lengkap mengenai harga Paranet silakan klik http://bit.ly/hargaparanet

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Paranet atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Ingin Sukses Saat Budidaya Cengkeh, Yuk Intip Cara Pembibitannya!

Pembeibitan Tanaman Cengkeh
Ingin Sukses Saat Budidaya Cengkeh, Yuk Intip Cara Pembibitannya!

Distributor Paranet Import Untuk Pembibitan – Lim Corporation

Untuk bibit yang ditanam akan menjadi penentu berhasil atau gagalnya suatu tanaman. Untuk bibit yang baik akan menghasilkan tanaman yang baik asalkan syarat pemeliharaannya baik juga. Pembibitan tanaman cengkeh yaitu salah satu aspek dari teknis budidaya tanaman cengkeh yang akan menentukan keberhasilan pertanaman cengkeh. Begitu juga sebaliknya meskipun bibitnya baik, namun syarat lain kurang dipenuhi tanaman akan merana. Oleh karena itu, ketika melaksanakan persemaian terdapat faktor yang harus diperhatikan diantaranya yaitu:

Pemilihan Tanah atau Tempat Tanam
Adapun beberapa faktor yang harus dipenuhi dalam pemilihan tanah atau lahan untuk menanamnya:

a. Kondisi tanahnya harus subur
b. Gampang untuk pengairannya terutama di musim kemarau. Sebisa mungkin mencari tanah yang tak miring letaknya, supaya mempermudah saat pembuangan air. Lebih baik lagi memilih tanah yang miring ke timur, supaya bisa menerima sinar matahari pagi.
c. Terlindung dari angin kencang, maksudnya yaitu ada tanaman pelindungnya atau bisa juga diberi naungan paranet. Tak hanya untuk melindungi dari angin kencang, tetapi juga berfungsi untuk mematahkan jatuhnya air hujan dan menahan sinar matahari yang berlebihan.
d. Lahan tanam yang strategis, supaya gampang saat pengangkutannya, dekat dengan tempat penyulaman, dekat dengan sumber air supaya mempermudah penyiraman dan dekat dengan perumahan agar gampang saat proses pemeriksaan dan pengawasan yang harus dikerjakan sekitar 2 hari sekali.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Memilih Biji Yang Akan Disemai
Langkah pertama yang harus dilaksanakan sebelum memilih biji yaitu memilih pohon induk. Untuk pohon induk yang dipilih harus memenuhi syarat sebagai berikut:

a. Sudah cukup umur, yang baik sesudah mencapai umur lebih dari 14 tahun.
b. Yang produksinya tinggi, baik kualitas ataupun kuantitasnya, artinya berbunga lebat dan baik mutunya.
c. Kondisi pohon sehat, subur dan menghijau, tahan pada hama dan penyakit, terutama penyakit layu bujang.

Sesudah memilih pohon induk yang memenuhi syarat, kemudian memilih bijinya. Pemilihan biji yang baik yaitu:

a. Berwarna kuning muda dan tak mempunyai bercak kehitaman. Pemakaian biji yang mempunyai bercak kehitaman atau berwarna hitam meskipun bisa tumbuh, tetapi takk akan menjadi bibit yang baik.
b. Besarnya sedang, tak terlalu besar dan tak terlalu kecil.
c. Yang bernas atau berisi, untuk mengetahui biji yang berisi sebaiknya direndam di dalam air, untuk biji yang mengapung dibuang dan sedangkan yang tenggelam diambil. Namun meski biji mengendap, jika cacat atau mempunyai bercak kehitaman lebih baik jangan dipakai.
d. Jangan sampai kering karena akan menyebabkan daya tumbuh yang kurang baik.

Semua biji yang sudah terpilih sebaiknya segera dikuliti dan disemaikan supaya tak rusak dan tumbuhnya merata.

Baca Juga:
Dengan Polybag Hasil Panen Budidaya Melon Melimpah, Mau Tau Caranya?
Yuk!! Kenalan Dengan Inovasi Bioteknologi Dalam Sistem Pertanian
Mari! Atasi Krisis Pangan Dengan Budidaya Sayuran Sendiri Sistem Vertiminaponik

Persemaian
Terdapat 2 macam cara untuk penyemaian, yaitu:

1. Penyemaian Pendahuluan (Perkecambahan)
Sebelum menyemai, biji yang terpilih harus dikecambahkan terlebih dulu supaya bibit bisa diseleksi lagi dan tumbuhnya bisa merata. Tempat perkecambahan umumnya memakai bak dari pasangan batu merah atau memakai peti atau bisa juga memakai bedengan. Tempat perkecambahan harus diletakkan ditempat yang teduh untuk menjaga kelembapan dan menahan percikan air hujan. Hal yang harus diperhatikan ketika menyemai yaitu:

a) Untuk biji yang akan disemaikan dikupas kulitnya dengan hati-hati jangan sampai rusak. Biji yang tak dikupas mengakibatkan presentase tumbuh kurang dan lambat jadi pertumbuhan bibit tak merata.
b) Letakkan biji jangan sampai terbalik, jika terbalik tumbuhnya akan membelok.
c) Tempatkan di tempat yang teduh untuk menjaga kelembapan dan selalu laksanakan penyiraman 2-3 kali sehari.
d) Penyiraman tak boleh dikerjakan secara langsung karena bisa merubuah posisi biji. Jadi untuk mengerjakan penyiraman, bibit yang sudah selesai ditanam kemudian ditutup dengan karung jadi penyiraman tak terjadi secara langsung. Karung akan lebih lama menahan air.
e) Jika biji-biji sudah tumbuh dan akar mulai memanjang, semua karung dibuka dan bisa dipindahkan ke persemaian selanjutnya.

2. Persemaian Tetap (Persemaian Selanjutnya)
Untuk semua biji yang sudah tumbuh harus sesegera mungkin dipindahkan ke persemaian selanjutnya. Adapun dua cara untuk pemindahannya, yaitu:

a) Langsung Dipindahkan ke Bedengan
Tanah yang dipakai sebagai tempat persemaian, dicangkul sedalam sekitar 30cm. Kemudian buatkan bedengan dengan bentuk trapesium dengan ukuran panjang 10m, lebar 1,2m, dan jarak antar bedengan yaitu 30m. Bibit cengkeh hanya bisa dipindahkan dengan bentuk putaran, yaitu bibit-bibit dipindahkan dengan tanah disekitarnya. Cara pemutaran sesuai dengan umur bibit:
(i) Untuk bibit yang berumur 1 tahun, putaran dibuat dengan kedalaman sekitar 20cm dan diameternya sekitar 15cm.
(ii) Sedangkan bibit yang berumur 2 tahun, putaran dibuat dengan kedalaman berkisar 30cm dengan diameter kurang lebih 20cm.

b) Pemindahan Tidak Langsung
Cara pemindahan tak langsung ini bisa memakai keranjang, plupuh atau bisa juga memakai kantong plastik untuk memindahkannya.

* Ingin info lengkap mengenai harga Paranet silakan klik tautan berikut ini http://bit.ly/hargaparanet

Apabila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Paranet atau Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Kurangnya Suplai Pada Pasar, Membuat Potensi Bisnis Kroto Sangat Menjanjikan

Potensi Budidaya Kroto

Jual Jaring Paranet Harga Murah – Lim Corporation

Tren memelihara burung kicau sudah lama menjadi salah satu gaya hidup masyarakat, baik itu di kota-kota besar ataupun di pedesaan. Dengan begitu, potensi bisnis kroto menjadi sangat menjanjikan. Harus diketahui, sudah sejak lama juga para pedagang menyaksikan konsumen yang berebut kroto di pasaran, berapa pun harga jualnya. Lantas, apa yang membuat kroto begitu istimewa?

Kroto adalah komoditas yang harga jualnya reatif stabil. Dalam berbagai daerah di Indonesia, harga kroto sekitar Rp150.000—Rp200.000 per kilogramnya, terutama ketika suplai berkurang. Dan daripada itu, di kota besar seperti Jakarta, harga jual pemburu ke pengepul bisa mencapai Rp100.000 per kilogram.

Harganya bahkan bisa melonjak sedemikian rupa sebab sarang yang dijual adalah sarang semut rangrang yang diambil dari alam tanpa dibudidayakan terlebih dulu. Faktor lingkungan, seperti cuaca atau musim mampu membawa pengaruh besar pada nilai ekonomi kroto. Sudah jadi siklus tahunan, setiap musim hujan tiba, kroto akan menjadi barang langka.

Apabila melihat faktor strategis, Indonesia merupakan negara tropis yang cocok dengan standar biologis semut rangrang. Pengembangan usaha budidaya semut rangrang tak membutuhkan tempat yang luas, modalnya tak mahal, dan tekniknya cukup sederhana. Budidaya semut rangrang juga tak membutuhkan bahan baku impor jadi pengadaan bahan baku tak bergantung pada kondisi nilai tukar rupiah.

Baca Juga:
Dibalik Rasa Manisnya, Ternyata Pepaya Menyimpan Ribuan Manfaat Untuk Tubuh
Perkembangan Pertanian Indoor Mengarah Pada Greenhouse Robotik, Penasaran?
Iniloh! 5 Perkembangan Teknologi Pertanian Di Masa Depan

Dicari Kicau Mania
Memelihara burung memang sangat mengasyikkan dan bisa mengurangi kepenatan, terlebih lagi apabila burung klangenan tersebut tergolong burung yang bagus dari segi warna, bentuk, dan suaranya. Akan tetapi, memelihara burung yang berkicau tak segampang yang Anda bayangkan. Apabila perawatannya tak optimal dan maksimal, dijamin burung kualitas juara kontes pun akan mengalami downgrade atau kembali menjadi burung bakalan.

Salah satu faktor penting dalam perawatan burung kicauan yaitu pakan. Burung kicauan tak akan bernyanyi riang tanpa asupan pakan tambahan atau pakan penunjang yang berprotein tinggi seperti jangkrik, ulat hongkong, dan kroto.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Kroto sebagai pakan penunjang ini diyakini mampu memancing burung untuk lebih berkicau. Jenis kroto basah mempunyai kandungan nutrisi terbaik bila dibandingkan dengan jenis kroto yang lainnya.

Kondisi yang terjadi di lapangan, sekarang berapa pun harga kroto pasti diburu oleh kicau mania. Sebab, stok kroto di pasaran tak pernah mencukupi keperluan para konsumen. Hal ini terjadi karena suplai kroto masih diperoleh dari hasil perburuan alam. Kelangkaan inilah yang kemudian mengakibatkan melonjaknya harga kroto di pasaran.

* Info lengkap mengenai harga Paranet silakan klik http://bit.ly/hargaparanet

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Paranet atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3