Yuk Cari Tau Perbedaan Antara Kayu Manis Ceylon dan Cessia

Perbedaan Kayu Manis

Di seluruh penjuru dunia, ada dua jenis kayu manis yang banyak dibudidayakan oleh para petani. Dua jenis kayu manis ini mempunyai keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Ceylon dan cessia sama-sama diminati karena berbagai pertimbangan petani yang menanam kayu manis tersebut.

Kayu manis asalnya dari tanaman Cinnamomum verum. Rempah ini diperdagangkan dalam bentuk kulit kayu yang sudah dikeringkan ataupun minyak atsirinya. Minyak ini diperoleh dari penyulingan daun kayu manis. Sementara, kulit kayu diperoleh dengan memanen kulit kayu tanaman kayu manis dan dikeringkan sebelum diperdagangkan bebas.

Fungsi dari kayu manis juga sangat beragam. Yang paling utama yaitu kayu manis dipakai sebagai bumbu dalam berbagai jenis masakan. Tak hanya itu, kayu manis juga baik untuk menjaga kesehatan seperti mengontrol gula darah, menurunkan kolesterol, dan mencegah penggumpalan darah. Bumbu ini sudah dipakai sejak sangat lama, yakni sejak zaman Mesir Kuno.

Kayu manis yang banyak dikonsumsi yaitu jenis kayu manis cessia dan kayu manis ceylon. Keunggulan kayu manis cessia yaitu aromanya yang jauh lebih tajam. Oleh sebab itu, kayu manis ini banyak dipakai sebagai obat, bumbu dalam masakan, ataupun diambil minyak atsirinya yang nantinya dipakai sebagai bahan baku.

BACA JUGA:
Ini Dia 5 Cara Atasi Kendala Saat Budidaya di Perkotaan, Mau Tau?
Memanfaatkan Lahan Sempit Dengan 4 Cara Ini! Mau Tau?
Mengenal Tanaman Herba, Bahan Penyedap Masakan Western, Apa Itu?

Sementara ini, kayu manis ceylon mempunyai aroma yang lebih lemah jika dibandingkan dengan cessia. Akan tetapi, rempah ini tak mengandung kumarin. Kumarin merupakan senyawa dengan sifat antikoagulan, karsinogenik, dan hepatotoksik yang kuat.

Dan kayu manis ceylon ini lebih banyak dimanfaatkan dalam berbagai kebutuhan. Kayu manis ini dipakai sebagai flavor pada berbagai jenis makanan dan minuman, pewangi pada parfum, dan digunakan sebagai bahan baku obat-obatan.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Obat-obatan yang terbuat dari kayu manis ini diantaranya yaitu anti-oksidan, anti-inflamasi, antimikroba, serta dipakai untuk mengatasi diabetes mellitus, hipertensi, dan dimanfaatkan untuk menurunkan kadar kolestrerol dalam darah.

Bukan hanya kandungannya, dua jenis kayu manis ini juga dibudidayakan pada lokasi yang berbeda. Kayu manis ceylon lebih cocok tumbuh pada dataran rendah sampai menengah, dengan iklim basah. Sedangkan, kayu manis cessia lebih optimal dibudidayakan pada dataran tinggi.

Negara Indonesia sendiri banyak membudidayakan kayu manis jenis cessia. Sementara itu, Sri Lanka merupakan salah satu negara penghasil kayu manis ceylon yang sudah tak diragukan lagi kualitasnya di tingkat dunia.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Yuk Cari Tau Perbedaan Antara Kayu Manis Ceylon dan Cessia dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Paranet untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Ini Dia 5 Cara Atasi Kendala Saat Budidaya di Perkotaan, Mau Tau?

Budidaya di Perkotaan

Konsekuensi tinggal di perkotaan yaitu keterbatasan lahan. Dan membuat proses berkebun juga harus disiasati, contohnya dengan menanamnya di dalam pot. Masalahnya, kapasitas tanam yang terbatas tentunya membuat tanaman juga sulit menghasilkan buah.

Tak jarang tanaman malah tak kunjung berbuah dan daunnya saja yang tambah lebat. Untuk mengatasi hal itu, yuk laksanakan cara berikut ini.

1. Kontrol Jumlah Air

Budidaya tanaman dalam pot tak berarti harus berlebihan dalam menyiramnya. Untuk beberapa tanaman buah seperti mangga dan jambu air, lebih baik cukup disiram 2 kali seminggu ketika baru ditanam.

Sebab, menyiram secara berlebihan akan menghambat rangsangan untuk menghasilkan bunga, justru hanya daunnya yang semakin lebat. Tak hanya itu, di awal penananam, biarkan tanaman terpapar sinar matahari untuk mempercepat proses fotosintesis.

Di musim panas, Anda bisa menambahkan durasi penyiraman, misalnya menjadi setiap hari. Hindari menyiram daunnya ketika pagi hari sebab membuat proses fotosintesis terganggu.

2. Kurangi Daunnya

Apabila tanaman buah Anda malah semakin lebat daunnya, buat tanaman tersebut stres jadi merangsang pertumbuhan bunganya. Caranya, buatlah goresan pada batangnya dan singkirkan daun-daun yang sudah tua serta kering jadi hanya bagian daun mudanya yang masih tersisa.

BACA JUGA:
Memanfaatkan Lahan Sempit Dengan 4 Cara Ini! Mau Tau?
Mengenal Tanaman Herba, Bahan Penyedap Masakan Western, Apa Itu?
Lua Si Pot Pintar, Ternyata Mampu Menunjukkan Ekspresi Lho!

3. Tambahkan Pupuk Kandang Agar Tanah Lebih Subur

Jangan puas hanya dengan menyiram dan membiarkan tanaman terkena sinar matahari. Untuk asupan mineral dari pupuk kandang akan membuat tanaman menjadi tumbuh dengan subur dan menghasilkan tunas baru.

Bila Anda terlalu repot untuk melaksanakan pembelian pupuk, Anda bisa membelinya secara online. Dan pemberian pupuk pada tanaman cukup 1 kali sebulan.

4. Perhatikan Intensitas Sinar Matahari

Terdapat beberapa tanaman yang memerlukan sinar matahari, seperti mangga, sirsak, dan kelengkeng. Tanaman ini akan bertahan meski sinar matahari cukup terik. Akan tetapi, untuk tanaman jeruk, apel, ceri, dan belimbing memerlukan sinar matahari dengan intensitas sedang, karena daunnya mudah layu ketika panas.

Jadi ketika hari mulai memasuki waktu siang, pindahkan tanaman yang butuh sinar sedang ke tempat yang lebih sejuk.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

5. Bersihkan Area Sekitar Pot

Buanglah segera daun yang jatuh supaya tak busuk, sebab bisa mengundang bakteri dan jamur yang berisiko menularkan tanaman. Laksanakan juga pemangkasan setiap bulan supaya tanaman tak menjadi rimbun dengan daun tua yang membuat pertumbuhan bunga dan bakal buah terhambat. Anda juga harus rajin mengecek kondisi daun dan batang supaya terhindar dari hama.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Ini Dia 5 Cara Atasi Kendala Saat Budidaya di Perkotaan, Mau Tau?” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Paranet untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Memanfaatkan Lahan Sempit Dengan 4 Cara Ini! Mau Tau?

Lahan Sempit

Karena adanya lahan sempit yang ada di rumah kita, sering hanya dibiarkan begitu saja tanpa ada rencana pasti untuk dimanfaatkan. Dan padahal, terdapat banyak potensi yang tersimpan bila kita mau sedikit berfikir kreatif dan berusaha. Bukan saja membuat lahan tersebut hidup, namun juga bisa mendatangkan pundi-pundi rupiah bila dikelola dengan baik dan benar.

Ada banyak cara yang bisa dipakai untuk memaksimalkan dari lahan sempit tersebut. Bukan hanya bercocok tanam, kita juga bisa memakai lahan sempit untuk membudidayakan hewan-hewan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dengan modal terjangkau. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut.

Bercocok Tanam Bisa Dilaksanakan di Lahan yang Sempit

Dalam proses tanam menanam ternyata tak harus memakai lahan yang luas. Di pekarangan rumah yang sempit juga bisa dimanfaatkan untuk bercocok tanam. Untuk caranya yaitu dengan memakai media tanam hidroponik. Selain efisien, cara ini juga membuat tanaman tumbuh lebih sehat karena tak memakai bahan kimia. Hasil panen pun bisa berharga lebih mahal karena termasuk jenis sayuran organik. Tanaman hijau seperti kangkung, bayam dan selada, umumnya menjadi sayuran yang ditanam dengan sistem hidroponik ini.

Mengembangbiakkan Tikus Putih

Tikus Putih

Mungkin saja bagi sebagian besar orang, tikus adalah hewan yang sangat menjijikan. Tetapi jangan salah, beberapa dari jenis hewan tersebut malah bernilai ekonomis yang tinggi. Salah satunya yaitu tikus putih. Betina dari hewan ini sanggup melahirkan sampai 12 ekor dalam sekali masa kawin. Apabila mempunyai indukan banyak, jeda masa kehamilan yang hanya 20 hari memungkinkan peternak memanen anakan tikus putih dalam jumlah besar. Tikus ini umumnya dicari untuk pakan reptil seperti ular, burung pemakan daging dan keperluan penelitian laboratorium.

Ternak Lele di Dalam Drum

Budidaya Lele Drum

Tak menjadi rahasia lagi, lele adalah jenis hewan air yang gampang untuk dikembangbiakkan. Untuk lahan sempit, ikan ini juga bisa diusahakan dengan memakai media berupa baskom ataupun ember dengan ukuran yang disesuaikan. Bisa memakai media berupa terpal sebagai alas dan aerator sebagai pasokan oksigen bagi lele supaya tumbuh lebih besar dan sehat. Tak hanya modalnya yang terjangkau, model ternak lele ini hanya memerlukan pakan berupa pelet atau sayuran yang dicincang.

BACA JUGA:
Mengenal Tanaman Herba, Bahan Penyedap Masakan Western, Apa Itu?
Lua Si Pot Pintar, Ternyata Mampu Menunjukkan Ekspresi Lho!
Kepoin Cara Beternak Kroto yang Menguntungkan, Berikut Ulasannya!

Budidaya Tanaman dan Ikan Dalam Satu Tempat

Budidaya Tanaman dan Ikan Dalam Satu Tempat

Karena sempitnya lahan rumah bukan menjadi penghalang untuk menjadi produktif. Kendala tersebut bisa diatasi dengan metode tanam yang disebut aquaponik. Sekilas sama dengan sistem hidroponik, yang membedakan yaitu teknik menggabungkan budidaya sayuran dan ikan dalam satu tempat. Dan hasilnya yang diperoleh pun lebih besar alias dobel yaitu panen tanaman dan hewan air. Cara ini sangat cocok diterapkan di lahan sempit, terutama di daerah perkotaan yang padat penduduk.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Ternak Kroto Sebagai Pakan Burung

Budidaya Kroto

Menjamurnya pecinta burung dan ikan di Indonesia, membuat kroto yang dipakai sebagai pakan kian laris diburu pembeli. Dan kabar baiknya, kroto tersebut bisa dikembangbiakkan sendiri. Bahkan di lahan yang sempit sekalipun. Dengan harga per kilonya yang mencapai kisaran Rp 200 ribu sampai Rp 250 ribu, beternak kroto menjadi salah satu alternatif memanfaatkan lahan sempit menjadi mesin uang. Kroto tersebut bisa ditempatkan di dalam toples ataupun besek. Yang harus diperhatikan yaitu kontrol suhu kelembapan, faktor cahaya, dan sirkulasi udara. Untuk pakannya juga hanya berupa ulat daun pisang, larva dan tepung ikan.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Memanfaatkan Lahan Sempit Dengan 4 Cara Ini! Mau Tau? dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Paranet untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Mengenal Tanaman Herba, Bahan Penyedap Masakan Western, Apa Itu?

Apakah Anda adalah penggemar masakan western? Pastinya Anda familiar dengan beberapa herba seperti oregano, mint, dan rosemary. Anda tak perlu membeli bahan penyedap masakan western tersebut bila ingin membuatnya. Cukup dengan membudidayakan sendiri tanaman herba. Tak hanya sebagai bahan baku masakan, Anda juga bisa memanfaatkannya sebagai tanaman hias.

Mint

Mint

Daun mint sendiri adalah bahan baku dalam berbagai bahan yang dipakai sehari-hari, mulai dari permen sampai pasta gigi. Daun mint bisa dipakai sebagai penyedap ataupun penghias makanan, terutama hidangan manis. Potongan daun mint yang diletakkan di atas makanan ataupun campuran minuman bisa memberikan sensasi dingin sekaligus estetika.

Perawatan yang benar akan menghasilkan herba mint yang tumbuh rimbun, walaupun hanya di dalam pot. Anda bisa memperbanyak tanaman mint dengan berbagai cara, mulai dari setek batang sampai menanam dari biji. Jenis mint sangat beragam dan Anda bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan.

Oregano

Oregano

Tanaman ini mempunyai nama ilmiah Origanum vulgare dan sering dijuluki sebagai pot marojam. Di daerah Mediterania, Asia Tengah, serta Asia Selatan, pemakaian oregano sebagai bahan baku masakan sangat lumrah.

 

Anda juga bisa bertanam oregano di rumah, baik dipelihara secara indoor ataupun outdoor. Oregano akan tumbuh dengan baik hanya dengan perawatan yang sederhana. Bertanam oregano bisa dilaksanakan dengan memakai bibitnya.

BACA JUGA:
Lua Si Pot Pintar, Ternyata Mampu Menunjukkan Ekspresi Lho!
Kepoin Cara Beternak Kroto yang Menguntungkan, Berikut Ulasannya!
Patut Ditiru! A-Go-Gro, Sistem Pertanian Efektif dan Unik di Singapura

Rosemary

Rosemary

Daun rosemary merupakan salah satu bumbu khas masakan western. Rasa daun rosemary unik, yaitu memberikan sedikit sensasi pedas. Tanaman rosemary merupakan jenis tanaman dengan akar yang memerlukan ruang yang cukup. Setidaknya, pilihlah pot dengan diameter minimal 30 cm bila Anda ingin bertanam rosemary. Ketika sudah tumbuh, akan tampak daunnya yang meruncing indah menyerupai jarum jadi cocok sebagai tanaman hias.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

 

Sage

Sage

Daun sage lebih populer dijadikan obat-obatan. Walau demikian, sage juga banyak ditambahkan dalam menu masakan western. Sage bisa dibudidayakan melalui dua cara, yaitu setek (dari tanaman induk) dan biji. Bentuk daunnya yang indah membuat sage cocok dipakai sebagai tanaman herba hias di area dapur. Kuncinya, perhatikan kondisi tanah supaya tak terlalu berair dan teduh dari sinar matahari.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Mengenal Tanaman Herba, Bahan Penyedap Masakan Western, Apa Itu? dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Paranet untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3