Cara Praktis Budidaya Belimbing Madu, Rasakan Khasiat & Manfaatnya

belimbing madu

Belimbing atau nama ilmiahnya Averrhoa carambola atau dalam bahasa inggris disebut Star fruit yaitu salah satu tumbuhan buah yang mempunyai bentuk khas. Tanaman ini berasal dari Sri Langka, India dan Indonesia. Tetapi kini penyebarannya sudah sangat luas yaitu hampir di seluruh penjuru dunia. Belimbing yaitu salah satu tanaman buah tropis, pohon buah belimbing mempunyai ketinggian sekitar 5m dengan banyak cabang. Daunnya majemuk dan mempunyai panjang sekitar 50cm, bunga pada tumbuhan belimbing mempunyai warna merah muda. Buah pada tumbuhan belimbing mengandung banyak air, mempunyai warna kehijauan dan ada yang kuning, apabila buah di potong maka akan terlihat penampang melintangnya seperti bentuk bintang. Rasa buahnya manis dengan sedikit asam, biji pada buah berwarna hitam ataupun coklat.

Klasifikasi Ilmiah Belimbing Madu

Kerajaan   : Plantae
Divisi          : Magnoliophyta
Kelas          : Magnoliopsida
Ordo           : Oxalidales
Famili        : Oxalidaceae
Genus        : Averrhoa
Spesies      : A. carambola

Belimbing mempunyai berbagai manfaat diantaranya yaitu bisa mengobati batuk pada anak, bisa mengobati sariawan dan gusi berdarah, bisa mengatasi panu dan jerawat serta lain sebagainya.

Salah satu jenis belimbing yang banyak digemari yaitu jenis belimbing madu. Di Indonesia, sentra budidaya belimbing madu berada di Demak, Jawa Tengah. Belimbing madu mempunyai ukuran buah yang besar dan rasanya relatif manis sehingga tak heran apabila jenis belimbing ini banyak digemari.

Terdapat Beberapa Cara Budidaya Belimbing Madu, Yaitu :

Syarat Tumbuh Belimbing Madu

Tanaman belimbing madu bisa di tanam baik di dataran rendah sampai dengan ketinggian sekitar 500mdpl. Lokasi yang akan dipakai untuk membudidayakan belimbing madu harus mempunyai curah hujan yang rendah, apabila curah hujan yang tinggi akan membuat bunga tanaman mudah gugur, berada di tempat terbuka dengan penyinaran marahari yang cukup yaitu mempunyai intensitas cahaya minimal 45%-50%, mempunyai suhu dan kelembaban masuk kedalam tipe A (amat basah), B (agak basah), C (basah) yaitu dengan 6-12 bulan basah, dengan 0-6 kering, tetapi yang paling tepat yaitu 7,5 bulan basah dan 4,5 bulan kering.

Tanah yang baik untuk budidaya belimbing madu yaitu tanah yang gembur, subur dan kaya akan bahan organik, mempunyai drainase dan aerasi yang baik, mempunyai derajat keasaman tanah berkisar antara 5,5-7,5, kandungan air dalam tanah mempunyai kedalaman 50m-200m di bawah permukaan tanah.

Persiapan Bibit Belimbing Madu

Perbanyakan bibit belimbing madu bisa dilaksanakan dengan melalui okulasi, cangkok, serta susuan. Apabila tak ingin ribet, bibit bisa diperoleh dengan membeli bibit okulasi atau cangkok di toko bibit. Pilihlah bibit yang unggul dengan ciri-cirinya, yaitu:

Tinggi bibit belimbing madu mencapai sekitar 50cm-100cm.
Bibit belimbing mempunyai asal usul yang jelas dan benar-benar belimbing madu.
Sehat dan tak terkena hama serta penyakit.
Tanaman utuh dan tak dalam kondisi yang cacat.
Daun berwarna hijau mengkilap dan batang berwarna cokelat.
Akar tanaman tak keluar dari polybag.

Baca Juga :

Persiapan Lahan Tanam Belimbing Madu

Bersihkan lahan tanam dari gulma atau tanaman pengganggu lainnya, kemudian gemburkan lokasi lahan tanam dengan cara dicangkuli. Selanjutnya, buatlah lubang tanam berukuran 50cmx50cmx50cm dan antar lubang tanam diberi jarak sekitar 50cm hingga 1m tergantung luas lahan. Kemudian masukkan pupuk organik sebanyak 5kg/lubang tanam. Biarkan lubang tanam selama 1 minggu.

Penanaman Bibit Belimbing Madu Ke Lahan Tanam

Sesudah semuanya siap, segera laksanakan penanaman. Sebelum ditanam, bibit sebaiknya disiram kemudian lepaskan polybag bibit dengan perlahan & hati-hati supaya media tanam dan perakarannya tak rusak. Tanam bibit ke dalam lubang tanam dengan posisi tegak dan berada di tengah lubang kemudian timbun kembali dengan tanah bekas galian dan sedikit padatkan. Sesudah penanaman selesai, beri tambahan ajir dan ikatkan dengan batang bibit supaya nantinya bibit tak mudah rebah.

Perawatan Tanaman Belimbing Madu

Laksanakan penyiraman minimal 1 kali 1 hari pada awal tanam dan apabila tanaman sudah dewasa, penyiraman bisa dilaksanakan maksimal 1 minggu 1 kali atau bisa disesuaikan dengan kondisi lahan serta cuaca.

Pemupukan awal dilaksanakan ketika tanaman berumur 3 bulan sesudah tanam, pemupukan tersebut dilaksanakan dengan memakai pupuk NPK dengan dosis yang diberikan pada setiap tanaman yaitu 100gr urea, 100gr SP-36 dan 100gr KCl untuk tanaman yang berumur 1 tahun. Ketika tanaman memasuki usia 2 tahun maka dosis pupuk ditingkatkan menjadi 150gr urea, 100gr SP-36 dan 150gr KCL. Pada tahun ketiga dan keempat dosis pupuk juga meningkat 50gr untuk setiap tahunnya. Sesudah lewat tahun keempat dan diatas tahun kelima maka dosis pemberian sedikit berkurang menjadi 75gr urea dan 150gr SP-36 dan pemberian dikerjakan dengan cara ditebar pada jarak sekitar 10cm-100cm jarak dari batang.

Laksanakan penyiangan pada gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh disekitar tanaman belimbing madu secara rutin yaitu setiap 1-2 minggu 1 kali. Sesudah pohon belimbing madu berbuah, laksanakan penjarangan buah dengan menyisakan minimal 3-4 buah dalam 1 tandan.

Masa Panen Belimbing Madu

Pemanenan pertama belimbing madu dimulai ketika tanaman memasuki umur 4-5 tahun tergantung pada varietas serta kondisi daerah dan tanah. Panen juga dipastikan bisa dilaksanakan pada hari ke 65-90 hari sesudah tanaman berbunga dan mekar atau juga 35-60 hari sesudah pembungkusan buah.

Ciri-ciri buah belimbing madu yang siap dipanen yaitu buah yang sudah mempunyai ukuran maksimal dan mempunyai warna kekuningan.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Paranet untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Advertisements

Ingin Tau Cara Budidaya Mangga Irwin, Ini Dia Trik Jitunya

mangga irwin

Mangga (Mangifera indica) merupakan nama buah sekaligus pohon yang tergolong ke dalam marga Mangifera serta suku Anacardiaceae yang mempunyai sekitar 35-40 anggota.

Buah mangga tergolong kedalam kelompok buah batu yang berdaging dengan mempunyai ukuran dan bentuk yang berbeda-beda bergantung pada spesiesnya, mulai dari bulat, bulat telur sampai lonjong memanjang, Panjang buah sekitar 2,5cm–30cm. Kulit buah mengga cukup tebal berbintik kelenjar berwarna hijau, kekuningan atau kemerahan ketika matang. Daging buah apabila matang berwarna merah jingga, kuning atau krem, berserabut ataupun tak, manis sampai masam dengan banyak air dan berbau kuat sampai dengan yang lemah. Biji berwarna putih, gepeng memanjang tertutup endokarp yang tebal, mengayu serta berserat.

Klasifikasi Tanaman Mangga

  • Kerajaan : Plantae
  • Kelas        : Magnoliopsida
  • Ordo        : Sapindales
  • Famili      : Anacardiaceae
  • Genus      : Mangifera
  • Spesies     : Mangifera indica

Ada banyak jenis buah mangga diantaranya yaitu mangga irwin/mangga ungu, mangga gedong gincu, mangga arumanis, mangga apel, mangga golek, mangga madu dan mangga-mangga yang lainnya.

Mangga irwin merupakan varietas mangga introduksi yang asalnya dari australia yang mempunyai keunikan tersendiri dari varietas mangga yang lain, kulit buah mangga irwin berwarna merah keungu-unguan, Warna merah sedikit ungu pada mangga irwin ini muncul diakibatkan adanya hormon antosianin. Hormon antosianin berasal dari glukosa yang diubah oleh sinar matahari bergelombang pendek-100-200 mµ.

Rasa mangga irwin perpaduan antara rasa manis dan asam dengan bertekstur daging padat cukup berair dengan serat cukup halus serta mengandung sedikit tepung. Ukuran mangga irwin cukup besar dengan berat sekitar 500gr/buah dengan harga buah mangga irwin ini sekitar 35 ribu/kg.

Dengan keunikan dan harga yang dipunyai mangga irwin atau mangga ungu ini, banyak orang yang menanam bahkan budidaya mangga irwin ini di pekarangan atau kebun mereka. Berikut cara budidaya menanam mangga irwin :

Syarat Tumbuh Mangga Irwin

Lahan yang disarankan untuk menanam mangga irwin ini yaitu lahan yang berada pada dataran rendah sampai ketinggian sekitar 700mdpl, mempunyai iklim tropis dengan suhu udara sekitar 30-35 derajat Celcious serta lahan memperoleh penyinaran matahari sepanjang hari.

Persiapan Bibit Mangga Irwin

Perbanyakan bibit mangga irwin ini bisa dilaksanakan melalui biji, okulasi ataupung dengan cangkok. Tetapi apabila tak ingin repot, anda bisa membeli bibit mangga irwin hasil okulasi atau cangkok di toko bibit tapi pilihlah bibit yang berkualitas unggul, sehat, berdaun hijau segar yang lebat serta berbatang kokoh.

Baca Juga :

Ini Dia Trik Budidaya Timun Suri Untuk Pemula Agar Berbuah Lebat
Cara Baru Budidaya Tanaman Kumis Kucing, Berkhasiat & Bermanfaat
Trik Jitu Budidaya Tomat Beef Dengan Metode Hidroponik

Persiapan Lahan Tanam Mangga Irwin

Pertama, bersihkan lahan tanam dari gulma atau tanaman pengganggu lainnya, kemudian buatlah lubang tanam dengan ukuran 50x50x50cm kemudian diamkan lubang tanam selama sekitar 2-3 hari supaya bekteri dan racun dalam tanah hilang. Selanjutnya, tanah bekas galian lubang tersebut dicampur dengan pupuk kandang atau kompos dan sekam.

Penanaman Mangga Irwin

Setelah siap semuanya, segeralah kerjakan penanaman, lepaskan polybag bibit dengan perlahan supaya tak merusak media dan perakaran mangga irwin, kemudian letakkan bibit ke dalam lubang tanam dan timbun dengan media yang sudah disediakan sebelumnya yaitu campuran tanah, pupuk kandang atau kompos serta sekam. Sedikit padatkan dan laksanakan penyiraman secukupnya, bisa juga diberi ajir berupa bilah bambu sepanjang 1,5m untuk menopang tanaman supaya tak roboh.

Perawatan Tanaman Mangga Irwin

Kerjakan Penyiraman secara rutin yaitu sebanyak 1-2 kali 1 hari atau bisa juga disamakan dengan kondisi lahan dan cuaca. Laksanakan penyiangan pada gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh pada sekitar pohon mangga irwin. Apabila mangga irwin terserang hama dan penyakit maka segera laksanakan penanganan dengan cara memberikan insektisida dan fungsida setiap 4-5 hari 1 kali.

Supaya nutrisi yang diperlukan tanaman mangga irwin terpenuhi, maka laksanakan pemupukan secara rutin setiap 1 bulan 1 kali. Pemupukan tersebut dikerjakan dengan memakai pupuk organik ataupun kombinasi kimia dari pupuk NPK, pupuk kandang atau pupuk kompos dan pupuk organik cair penyubur tanaman dan pupuk pengganti pengocor tanaman.

Untuk merangsang pertumbuhan buah atau bunga, maka berikan hormon perangsang buah secara rutin setiap 1 bulan 1 kali. Biasanya hormon perangsang buah ini akan bereaksi sekitar kurang dari 3 tahun.

Masa Panen Mangga Irwin

Apabila ditanam dari hasil okulasi atau cangkok atau sambung, maka tanaman mangga irwin akan berbuah sesudah berumur sekitar 2-4 tahun.

Jika Anda membutuhkan atau ingin menggunakan Paranet untuk peneduh serta pelindung ketika berbudidaya atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031-8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Pakcoy, Sawi Sendok Yang Mudah Budidayanya

Pakcoy sering dinamai sawi sendok akibat bentuknya yang memang mirip sendok, memang benar bentuk pakcoy hampir sama dengan sawi, bahkan berekerabat dekat. Ada pula yang menamakan sawi manis atau sawi daging karena pangkalnya yang lembut dan tebal seperti daging. Adapun tahapan budidaya pakcoy adalah sebagai berikut:

1. Persiapan Lahan
Tidak terlalu sulit mengolah lahan untuk budidaya tanaman pakcoy, pertama lahan dibalik (dibajak dengan traktor ataupun dicangkul) agar menjadi gembur. Setelah itu buatlah bedengan dengan lebar bedengan 100cm tinggi 20cm dan lebar selokan 30cm.
Selanjutnya bedengan ditaburi pupuk kandang (usahakan yang kering) dengan komposisi 4 kg/ m2. Aduk rata pupuk kandang dengan tanah bedengan, lalu ratakan permukaan tanah.

2. Pembibitan
Pembibitan dapat dilakukan dengan menggunakan tray dan dengan media semai berupa campuran dari pupuk kandang, arang sekam dan tanah (komposisi 2:1:3). Siramlah media tersebut sampai basah (kira-kira komposisi airnya 40%) sebelum menyiram sebaiknya media disemai dan dimasukkan ke dalam tray, setelah itu tanamlah benih ke dalam tray (per lubang tray 1 butir). Tanamkan benih tidak terlalu dalam, ini dikarenakan untuk membuat bibit lebih berkualitas. Setelah ditanam tutup benih dengan arang sekam. Kemudian tutuplah tray dengan plastik selama 1 malam. Untuk perawatan intensif siramlah bibit 2 kali sehari (pagi dan sore). Apabila bibit tumbuh secara normal, maka dalam jangka waktu selama 7-9 hari bibit akan siap tanam.

pakcoy

3. Penanaman
Pilihlah bibit yang akan dipindahkan ke bedeng utama. Daunnya berwarna hijau segar, batangnya tumbuh dengan tegak, serta tidak terserang penyakit atau hama merupakan ciri-ciri bibit yang sehat. Perhatikan cara penanaman ketika memindahkan bibit ke bedengan utama. Buatlah lubang tanam yang ukurannya 4 x 6 cm. Jika bibit sudah berukuran cukup besar, lubang tanam dapat dibuat dengan ukuran 8 x 10 cm. Pindahkan bibit secara hati-hati dari polybag ke lubang tanam yang telah disiapkan. Pastikan tanah yang melekat pada akar tidak pecah. Lalu tutuplah lubang tanam dengan tanah hingga rapi.

4. Pemeliharaan
Lakukanlah penyiraman secara teratur, terutama pada musim kemarau. Hal ini dikarenakan pakcoy adalah jenis tanaman yang sangat bergantung pada air. Penjarangan dapat dilakukan 2 minggu setelah penanaman. Penyiangan dapat dilakukan sebanyak 2 sampai 4 kali selama masa tanam berlangsung.
Pemupukan juga adalah hal penting dalam cara menanam pakcoy. Anda dapat menggunakan pupuk NPK dengan dosis 300 Kg/Ha. Selain NPK, jenis pupuk lain yang bisa digunakan adalah Urea dengan dosis 50 Kg/Ha. Pupuk dapat diberikan dengan cara dilarutkan ke dalam air dan disemprotkan pada tanaman atau ingin lebih praktis dapat ditabur.

Baca Juga :
Menanam Bunga Morning Glory
Cara Budidaya Tanaman Nilam
Cara Mudah Budidaya Buah Zaitun
Strowberry! Buah Imut Mudah Budidayanya
Pencegahan hama juga merupakan hal penting yang harus dilakukan untuk memelihara kualitas pakcoy yang anda budidayakan. Adapun hama yang bisa menyerang tanaman pakcoy antara lain adalah ulat, siput, dan cacing bulu. Sementara jenis penyakit yang biasa menyerang tanaman ini antara lain adalah serangan jamur dan bakteri. Pemberantasan hama dapat dilakukan manual menggunakan tangan, atau dengan menanam bawang daun di sekitar lokasi penanaman (berfungsi untuk mengusir serangga), serta dengan menjaga kebersihan lahan secara berkala.

koyy pakoyy

5. Pemanenan
Tanaman Pakcoy dapat dipanen pada umur sekitar 23-30 hari (tergantung selera). Pemanenan dapat dilakukan dengan mencabut akarnya. Hal ini dilakukan agar tanaman dapat sedikit tahan lama. Kemudian kemas dalam plastik yang berlubang.

Cara Gampang Menanam Kacang Polong Di Rumah

Kacang polong merupakan pilihan yang tepat untuk berkebun karena tanaman ini mudah tumbuh.Warna dan ukuran polong bervariasi. Umumnya, polong berwarna hijau dan lurus memanjang. Selain sumber protein, vitamin A, B, dan C yang sangat bagus, tanaman ini juga kaya akan serat dan lezat jika dimakan. Berikut ini hal yang perlu diperhatikan pada cara menanam kacang polong.

1. Lokasi Tanam

Kacang polong tumbuh di tempat yang cuacanya sejuk dan banyak sinar matahari.Kacang polong tumbuh dengan baik di iklim yang hangat.

2. Pemilihan jenis kacang polong

Pilihlah beragam jenis kacang polong yang ingin ditanam.Kacang polong tersedia dalam banyak jenis yang berbeda, dan beberapa di antaranya mungkin cocok untuk ditanam di bidang tanah tertentu.

3. Menyiapkan benih

Pilih benih yang benar-benar segar. Benih yang segar dapat diperoleh dari petani lain. Kesalahan membeli bisa menyebabkan pertumbuhan kacang polong menjadi lama. Sebagai jalan pintas, benih yang kering dapat dibeli. Benih yang beku atau dari kaleng tidak bisa digunakan.

tanamnnn

4. Menyiapkan tanah

Persiapkan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk. Tanamlah tanaman tersebut di dalam tanah yang telah diberi pupuk pilihan. Kacang polong adalah tanaman yang memproduksi gas nitrogen, jadi tidak perlu memberi pupuk UREA, cukup menambah unsur P dan K.

5. Menanam benih

Tabur benih kacang polong di tanah lembap yang sudah digemburkan dengan baik. Sebelum menanam, basahi tanah dengan air secara perlahan agar kondisi tanah menjadi lembap. Jangan menggenangi tanah dengan air, cukup berikan sedikit air agar tanah menjadi lembap.

6. Sediakan alat pendukung

Kacang polong adalah tanaman merambat. Tumbuhan kacang polong membutuhkan semacam pagar dari bambu untuk membantu proses pertumbuhan lebih mudah. Kacang polong akan tumbuh dan segera dipenuhi oleh kelopak kacang polong yang berat, sehingga tanaman akan merosot kebawah jika tidak diberikan penyokong yang baik.

7. Penyiraman

Siram tanaman kacang polong secara teratur, tetapi pada saat menyiramnya gunakan air yang cukup agar air dapat meresap jauh ke dalam tanah. Kacang polong memang dapat bertahan dalam kekeringan, namun penyiramannya tetap teratur apalagi jika tinggal di daerah yang iklimnya hangat. Siram tanah tempat tanaman tumbuh di waktu yang paling sejuk yaitu di pagi hari atau sore hari. Jangan menggunakan air secara berlebihan, apalagi sampai menggenangi tanah di sekitar tanaman dengan air.

panenn

8. Pertumbuhan

Ketika tanaman mulai menumbuhkan kelopak, petik pucuk yang baru tumbuh pada tanaman tersebut. Kacang polong akan terus tumbuh dan menghasilkan banyak kacang. Untuk memperlambat pertumbuhan kacang polong dapat dengan cara memetik pucuk yang baru tumbuh di bagian atas tanaman segera setelah tanaman mulai menumbuhkan kelopak kacang. Pada tahap ini, tanaman kacang juga bisa dipetik beberapa daunnya untuk dimakan, yang dapat dibuat menjadi selada sayuran.

9. Gangguan hama

Jika terdapat masalah dengan hewan pengerat, marmut, kelinci, atau hama tanaman lainnya yang mengganggu kebun, tutuplah tanaman kacang polong dengan penutup. Penutupnya dapat berupa lembaran plastik atau kain yang disertai pemancang yang dapat ditancapkan di sekitar tanaman, sehingga tanaman dapat terlindungi.

Baca Juga :
Manfaat Kantong Plastik Yang Sangat Penting
Cara Budidaya Tanaman Nilam
Cara Menanam Semangka Dalam Polybag Di Halaman Rumah
Budidaya Padi Organik Dengan Metode SRI

10. Pemanenan

Panenlah tanaman lebih awal untuk memakan semua bagian kacangnya. Sama seperti tanaman kacang-kacangan lainnya, kacang polong terasa lembut dan dapat dimakan hanya dalam beberapa hari pertama setelah kelopak kacang mulai terbentuk pada tanaman. Kacang polong siap untuk dipanen ketika bentuk kelopak kacang berisi dan kacang di dalamnya bulat dan berbeda (dapat dipisahkan dengan kacang lain di dalam kelopak yang sama). Ketika kacang polong siap dipanen, kelopak kacang pada tanaman akan terlihat berisi dan mulai jatuh kebawah karena berat dari kacang di dalamnya.

11. Pascapanen

Tanaman kacang polong adalah tanaman yang memproduksi nitrogen, sehingga tanaman tersebut dianjurkan untuk dimasukkan kembali ke tanah agar nutrisinya dapat memperkaya nutrisi tanah. Potong setiap tanaman sampai ke dasar dan masukkan akar tanaman ke dalam tanah. Tutupi tanaman dengan tanah dan Tanami bidang tanah tersebut dengan tanaman yang lain sehingga tanaman yang membutuhkan kandungan nitrogen dapat ditanam di tempat tersebut pada musim tanam berikutnya.

Cara Mudah Budidaya Umbi Garut

Tanaman garut (Maranta arundinacea L) dapat tumbuh maksimal di bawah lindungan pohon dengan kadar matahari minimum, sehingga tanaman ini potensial diusahakan di hutan rakyat, tanah pekarangan, maupun daerah-daerah penghijauan. Tanaman ini mampu tumbuh pada tanah yang miskin kesuburannya, meskipun untuk produksi terbaik harus dipupuk. Tanaman ini tidak membutuhkan perawatan yang khusus serta hama dan penyakitnya relatif sedikit.

Umbi garut banyak dikenal di seluruh Indonesia dengan beberapa nama lokal seperti lerut (Pekalongan), angkrik (Betawi), patat (Sunda), sagu (Ciamis dan Tasikmalaya), tarigu (Banten), sagu Belanda (Padang, Ambon dan Aceh) atau larut, pirut, kirut (Jawa Timur).Tepung pati garut dapat digunakan sebagai alternatif untuk pengganti atau substitusi tepung terigu sebagai bahan baku pembuatan kue, mie, roti kering, bubur bayi, makanan diet pengganti nasi, disamping digunakan di industri kimia, kosmetik, pupuk, gula cair dan obat-obatan. Tetapi pemanfaatan tepung garut masih menghadapi beberapa kendala, terutama pemasaran dan kontinuitas pasokan bahan baku.

Untuk mengatasi kendala tersebut, ada beberapa hal yang dapat dijadikan dasar untuk mengembangkan tanaman garut, antara lain niat pemerintah untuk mengubah paradigma impor bahan pangan dan menjadikan petani sebagai penjual produk olahan, bukan penjual bahan baku. Hal ini dapat dijadikan dasar untuk mendiversifikasikan pangan selain terigu dan beras, sehingga akan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap komoditi impor. Bila hal ini tidak segera dilakukan maka Indonesia akan sangat bergantung pada bahan baku impor. Ini merupakan sesuatu yang sangat ironis mengingat melimpahnya tanaman pangan alternatif yang dapat digali di negeri yang cukup subur ini.

rutttttt

Di lain pihak sistem usaha tani yang selama ini dianut harus diubah. Hal ini memerlukan perubahan yang sangat mendasar, yaitu petani menjual hasil olahan bukan hasil panen. Walaupun membutuhkan waktu yang lama tetapi harus ada yang berusaha meyakinkan masyarakat (petani) bahwa masa depan pangan tergantung pada sumberdaya sendiri.

TEKNIK BUDIDAYA

Beberapa langkah yang perlu dilakukan dalam budidaya tanaman garut adalah:

(1) pembenihan

(2) persiapan lahan

(3) penanaman tanaman naungan

(4) penanaman

(5) pemeliharaan tanaman

(6) pemanenan.

Pembenihan

Untuk memperoleh benih dalam usaha budidaya tanaman garut diperoleh dengan cara:

  • Perbanyakan dengan umbi
  • Perbanyakan dengan anakan

Untuk penananam 1 hektar diperlukan persemaian dengan luas 20 x 2 m. Media yang dibutuhkan untuk persemaian ini adalah tanah, sekam, pasir, pupuk kandang, Urea dan SP-36. Bedengan untuk persemaian ini dibuat dengan tinggi 20-30 cm.

  • Perbanyakan dengan Umbi
    Umbi yang masih utuh diambil ujungnya (beberapa ruas) untuk dijadikan benih dengan syarat mata tunas tidak terluka, kemudian dipotong setiap satu ruas dan disemaikan di tempat persemaian yang sudah disiapkan. Setelah 20-30 hari akan terbentuk 3-5 helai daun dan benih tersebut siap untuk ditanam di areal yang sudah tersedia.
  • Perbanyakan dengan Anakan
    Pada umur 4 bulan setelah tanam batang induk akan membentuk anakan (rumpun). Untuk memperoleh anakan yang baik dibutuhkan perawatan pada tanaman induk. Untuk memperoleh benih anakan, pemisahan anakan dari batang induk sebaiknya dilakukan setelah jumlah anakan 3-5 atau batang induk telah mencapai umur 4-5 bulan setelah tanam.

Baca Juga :
Mengenal Lebih Dekat Tentang Tanaman Sarang Semut
Cara Budidaya Tanaman Nilam
Cara Menanam Semangka Dalam Polybag Di Halaman Rumah
Budidaya Padi Organik Dengan Metode SRI

Persiapan Lahan

Persiapan lahan bertujuan untuk mengolah dan menggemburkan lahan (dengan kedalaman bajakan 20-30 cm) memperbaiki struktur tanah, memperbaiki aerasi tanah, memperbaiki sistem drainase serta membunuh sumber penyakit dalam tanah. Setelah pengolahan, dibuat bedengan dengan panjang 10 m, lebar 1 m dan tinggi 30 cm. Bedengan ini dapat menampung 35-40 batang.
Tanaman garut juga dapat ditanam pada lahan yang tanpa diolah terlebih dulu. Caranya adalah dengan membuat lubang dengan ukuran 20 x 20 cm. Sebelum ditanam, lubang diberi dulu pupuk kandang. Jarak tanam yang dianjurkan adalah 40 x 40 cm.

Penanaman

Tanaman Naungan Jenis tanaman naungan yang baik adalah tanaman yang berakar lunak, seperti pisang, pepaya, dsb. Tetapi tanaman garut juga dapat beradaptasi dengan tanaman keras/tahunan seperti karet, rambutan, kelapa sawit, jati, dsb.
Jarak tanaman naungan berakar lunak (pisang, pepaya) 3 x 3 m, sehingga tanaman garut masih dapat menyerap sinar matahari 40-50%. Sedangkan jarak tanaman keras/tahunan tergantung pada kondisi di lapangan, terutama pada pertumbuhan akar tanaman keras/tahunan tersebut.
Penanaman Lahan yang telah diolah atau tanpa olah dibuatkan lubang tanam 20 x 20 cm dengan jarak tanam 40 x 40 cm. Benih dari persemaian (telah berdaun 3-5 helai) dicabut, lalu ditanam dalam lubang yang telah disiapkan. Bila benih berasal dari anakan, maka jumlah daun dikurangi lebih dulu (dengan dipotong), lalu ditanam dalam lubang.

Pemeliharaan Tanaman

Pada umur tanaman 2-3 bulan setelah tanam, tanah digemburkan, lalu diberikan pupuk urea, masing-masing 200-300 kg per hektar tergantung pada kesuburan tanah dilokasi penanaman. Pupuk urea dan SP-36 diaduk menjadi satu lalu disebar di alur bumbunan.
Hama utama yang menyerang tanaman garut adalah uret, tikus dan ulat penggulung daun (Colopodes atheus). Sedangkan penyakit utama yang menyerang tanaman garut adalah penyakit terbakar daun (Rosellinia atheus) dan penyakit busuk daun (Pelliularian filomentosa).

 

Pemanenan

Tanaman garut dapat dipanen pada dua periode, yaitu:

Pada umur 6-7 bulan Pemanenan ini dilakukan bila umbi tersebut akan digunakan atau diolah menjadi emping atau keripik, karena pada umur tersebut serat yang terkandung masih sedikit.
Pada umur 8-12 bulanHal ini dilakukan bila umbi akan diproses menjadi pati (tepung). Pemanenan sebaiknya dilakukan pada bulan-bulan kering agar rendemen patinya tinggi.

Pemanenan dilakukan dengan menggunakan garpu atau alat sejenis, lalu dibersihkan dari akar dan tanah dan dipotong sebatas pangkal rimpang. Yang perlu diperhatikan adalah varietas yang dipanen, varietas banana hanya dapat bertahan 2 hari, sedangkan varietas Creol dapat bertahan 7 hari setelah dipanen.

Prospek Budidaya Lemon Dengan Keuntungan Hingga 200 Juta Pertahun

Agus Roma Riswanto kewalahan memenuhi tingginya permintaan jeruk lemon, hingga 5 ton per hari. Pemasok buah di Bandung, Jawa Barat itu hanya mampu memenuhi 10% untuk melayani kebutuhan pasar swalayan di Jakarta, Bandung, Malang, dan Surabaya. “Saya baru bisa memenuhi 100-200 kg per rninggu,” ujar Agus. Kebutuhan pasar swalayan terhadap lemon kian besar.

Pangsa pasar lemon yang besar mendorong Agus Roma untuk mengebunkan lemon kalifornia. Selain itu ia juga bekerja saran dengan ernpat petani mitra di Jawa Barat dan JawaTimur. Menurut ayah dua anak itu lemon kalifornia mulai berproduksi pada umur 1,5 tahun setelah tanam. “Jeruk biasa rata-rata 2-3 tahun baru berproduksi. Lernon kalifornia lebih cepat dan relatif tahan hama dan penyaklt,” kata Agus.

Prospek Budidaya Lemon

Populasi tanaman rata-rata 800 pohon per hektare. Lemon kalifornia memiliki masa produksi tertinggi pada umur 4-12 tahun. Agus menjelaskan, harga jual lemon kalifornia di tingkat petani Rp 20.000-25.000 per kg. Tanaman di lahan sehektar yang mulai produksi menghasilkan 500 kg per pekan. Harap mahfum Agus menanam lemon secara bertahap, Volume panen 500 kg itu dari pohon tertua, kini berumur setahun. Pendapatan rata-rata Rp 4 juta-Rp 12,5 juta per pekan atau Rp 208-juta-Rp 650 juta per tahun. Lemon berbuah terus-menerus.

“Itu baru hitungan kasar, tentu kondisi di lapangan bisa berbeda,” kata alumnus Universitas Telkom itu. Menurut Vendi Tri Suseno dari PT Laris Manis Utama, importer dan distributor buah di Jakarta Utara, “Pasokan lemon yang ada di pasaran baru mengisi 50% permintaan.” Pada waktu normal Vendi menerima permintaan lemon 30 ton setiap bulan. Permintaan naik dua kali lipat pada liburan akhir tahun.

Kini permintaan lemon kian meningkat seiring berkembangnya gaya hidup sehat melalui konsumsi air infusan. Pelaku gaya hidup sehat kerap memanfaatkan lemon sebagai campuran bahan air infus lantaran berkhasiat dan rasanya segar. Para pekebun di tanah air menangkap peluang pasar lemon. Wongso Suseno di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, misalnya, mengebunkan lemon kalifornia atau amerika sejak Mei 2013. Ia mendatangkan 80 bibit dari Surabaya, Jawa Timur.

Tanaman anggota famili Rutaceae itu mulai berbuah ketika berumur setahun pasca tanam. Wongso panen perdana lemon ketika tanaman berumur 1,5 tahun. Ukuran buah relatif jumbo, 2-3 buah per kilogram. Dari sebuah tangkai menghasilkan 3-5 buah, sehingga dalam satu pohon ia menuai 10 kg lemon.

Dari total 80 pohon, pengusaha aluminium itu memperoleh rata-rata 200 kg buah per pekan. Wongso membanderol harga jual cukup tinggi, Rp60.000 per kilogram. la mengirim hasil panen itu ke pasar swalayan di Purwokerto. Pekebun lain, Marlin Purba di Padangbulan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, mengebunkan lemon timur tengah atau ponkres. Ukuran buah kecil, 8-10 buah per kilogram.

Meski buah relatif kecil citarasanya segar dengan tingkat keasaman rendah. Marlin menanam lemon asal perbatasan Israel itu di lahan 5.000 m2 pada 2014. Ia menanam berjarak 3 m x 4 rn, total populasi mencapai 130 pohon. Marlin panen perdana saat tanaman berumur 1,5 tahun. “Panen rata-rata 2,5 kg buah per pohon per pekan,” ujarnya. Ia menjual lemon hasil panennya cukup tinggi, Rp60.000 per kilogram.

Lantaran harga jualnya yang tinggi, banyak pekebun lain yang tertarik menanam lemon. “Apalagi perawatannya sederhana,” kata Marlin. Gun Sutopo di Kaliurang, Yogyakarta, juga mengebunkan lemon meyer. “Baunya dari nipis, sedangkan kesegaran dan rasa dari keprok,” ujar Gun menggambarkan karakteristik meyer. Buah citrus itu akan berproduksi maksimal jika penanaman dilakukan di dataran menengah-tinggi.

Produktif

Ketertarikan Gun terhadap lemon bermula dari kunjungannya ke pameran buah Fruit Logistica di Messe, Berlin, Jerman, pada Februari 2016. Pameran seluas 5 kali lapangan sepak bola itu didominasi oleh lemon. Tidak lama setelah itu lemon menjadi booming di media sosial karena khasiatnya yang banyak. Gun pun tertarik mengebunkannya karena menganggap bisnis lemon tidaklah sulit.

Gun menanam lemon di lahan 1 ha. Untuk mengefisienkan lahan, alumnus Jurusan Ilmu Tanah, Institut Pertanian Bogor, itu menumpangsarikan lemon dengan pepaya. Di lahan berketinggian 500 m di atas permukaan laut (dpl) itu ia tanam 1.000 lemon dan 1.000 pepaya. Jarak antar tanaman 3 m x 3 m. Artinya, dalam satu bujursangkar lemon, di tengahnya terdapat pepaya. Di lahan lain ia menanam lemon secara monokultur.

Lemon di kebun Gun tergolong produktif. Meski belum berumur setahun lemon itu sudah berbuah. Pemilik Shabila Farm itu memprediksi panen perdana pada akhir Oktober 2016. Buah dari kebun itu memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat seiring gaya hidup sehat

Mengenal Lebih Dekat Tentang Tanaman Sarang Semut

        Sarang semut dengan nama ilmiah Myrmecodia sp. Merupakan salah satu tumbuhan dari subfamili Hydnophytinae (Rubiaceae) yang dapat berkerja sama dengan semut. Tumbuhan ini merupakan tumbuhan komensialisme, artinya tumbuhan yang menempel pada tumbuhan lain, tetapi tidak merugikan inangnya, hanya sebagai tempat menempel. Contoh tanaman epifit lain yang lazim dijumpai hidup di pohon yaitu lumut kerak, lumut, alga, tumbuhan perambat, dan anggrek.

Riwayat Si Umbi Sarang Semut

      Genus tumbuhan sarang semut dibagi menjadi beberapa spesies berdasarkan struktur umbinya. Ditemukan sebanyak 26 spesies sarang semut. Batangnya menggelembung dan berongga-rongga serta dihuni oleh semut merupakan ciri khas dari semua species tumbuhan ini. Tumbuhan ini dapat ditanam dengan mudah dan tetap tumbuh layaknya sarang semut seperti biasanya tanpa ada bantuan semut.

          Ditemukannya penyebaran sarang semut dimulai dari Filipina, Kamboja, Semenanjung Malaysia, Kalimantan, Jawa, Papua, Papua Nugini, Sumatera hingga Kepulauan Solomon. Tumbuhan sarang semut dapat dijumpai di Provinsi Papua terutama di daerah Pegunungan Tengah, yaitu di hutan belantara Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Pegunungan Bintang, dan Kabupaten Paniai. Pulau Papua merupakan daerah paling besar penyebaran keanekaragaman sarang semut di mana spesies dataran tingginya adalah lokal spesifik.

        Tumbuhan sarang semut tersebar dari hutan bakau dan pohon-pohon di tepi pantai hingga ketinggian 2.400 m di atas permukaan laut (dpl). Tumbuhan sarang semut paling banyak ditemukan di padang rumput. Sarang semut lebih banyak ditemukan di hutan dan daerah pertanian terbuka ketimbang di daerah dataran renda dengan ketinggian 200 mdpl.

        Sarang semut banyak ditemukan tumbuh di beberapa pohon umumnya di pohon kayu putih, cemara gunung, kaha, dan pohon beech. Di habitat liarnya, tumbuhan sarang semut dihuni oleh beragam jenis semut.

        Namun, satu tumbuhan sarang semut hanya dihuni oleh satu jenis semut. Secara umum ditemukan tiga spesies semut dari genus Iridomyrmex. Sebagai contoh, tumbuhan sarang semut Myrmecodia pendens Merr. & Perry dihuni oleh koloni semut dari jenis Ochetellus sp. Dalam umbi sarang semut juga ditemukan dua spesies jamur ketika dihuni oleh simbion I. cordatus.

Baca Juga :
Manfaat Kantong Plastik Yang Sangat Penting
Cara Budidaya Tanaman Nilam
Cara Menanam Semangka Dalam Polybag Di Halaman Rumah
Budidaya Padi Organik Dengan Metode SRI

        Umbi yang terdapat pada sarang semut biasanya memiliki bentuk bulat saat muda, lalu menjadi lonjong memendek maupun memanjang setelah memasuki umur tua. Umbinya hampir selalu berduri. Pengembangan dari genus ini didapatkan dengan klasifikasi umbinya memiliki suatu sistem jaringan berlubang yang bentuk serta interkoneksinya tersebut sangat khas.

        Penyebaran tumbuhan sarang semut banyak ditemukan, mulai dari Semenanjung Malaysia, Filipina, Kamboja, Sumatera, Kalimantan, Jawa, Papua, Papua Nugini, Cape York hingga Kepulauan Solomon. Di daerah Pegunungan Tengah pulau Papua sarang semut mudah dijumpai, selain Pegunungan Tengah yaitu di hutan belantara Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Pegunungan Bintang, dan Kabupaten Paniai. Di Pulau Papua, sarang semut meiliki keanekaragaman terbesar dari daerah lainnya.

        Penyebaran populasi sarang semut mulai dari hutan bakau dan pohon-pohon di tepi pantai hingga ketinggian 2.400 m di atas permukaan laut (dpl). Tumbuhan sarang semut paling banyak ditemukan di padang rumput. Jika ingin mencari sarang semut jangan mencarinya dihutan tropis dataran rendah karena jarang ditemukan, tetapi lebih banyak ditemukan di hutan dan daerah pertanian terbuka dengan ketinggian sekitar 600m diatas permukaan laut.

 

Jika anda membutuhkan parant nylon dengan kerapat 75 % ukuran 1,8m x 50m untuk bed dryer biji kopi ,rempah-rempah dll silahkan CALL/SMS/WA 085233925564 – 087702821277 – 081232584950. Untuk info harga terupdate paranet silahkan klik DISINI.

 

Obat Tradisional Yang Menghilangkan Rematik & Asam Urat

wordpress    saat ini sedang banyak dicari, pasalnya penderita asam urat dan juga rematik semakin banyak. Apakah Anda juga merupakan penderita penyakit-penyakit ini? jika iya maka Anda tidak boleh menganggap sepele penyakit ini.

Anda harus segera mencari solusi yang tepat bagaimana agar penyakit ini dapat terobati. Tidak menutup kemungkinan, penyakit ini dapat membahayakan hidup anda jika dibiarkan begitu saja. obat tradisional memang tepat, lebih aman dibandingkan obat berbahan kimia.

Obat Tradisional Asam Urat dan Rematik
Walaupun asam urat dan rematik bukan penyakit yang sama, beberapa obat tradisional berikut dapat digunakan untuk mengatasi keduanya.

Jangan Lupa Baca Juga : Catat!! Faktor Penting Merawat Anggrek

berikut adalah beberapa obat tradisional yang dapat digunakan untuk mengatasi rematik. Bagi Anda yang memiliki asam urat ataupun rematik maka simak artikel ini dengan seksama.

1. Jahe

Jahe memang memiliki banyak manfaat, obat herbal ini sangat bagus untuk menjaga kesehatan. Jika digunakan sebagai obat tradisional rematik & asam urat, caranya yaitu dengan menyiapkan jahe sebanyak 2 ibu jari. Jahe tersebut kemudian dipotong & sedikit diremukkan.

Rebus jahe yang sudah diremukkan tersebut dengan menggunakan air 1 gelas &  sedikit gula serta jika ada tambahkan sedikit madu murni. Jika sudah matang, maka air tersebut dapat diminum, & ramuan ini bisa diminum setiap hari secara teratur agar hasil yang diberikan maksimal.

Paranet

2. Cengkeh
Untuk mengatasi rematik & asam urat, cengkeh juga dapat digunakan sebagai obat tradisional. Caranya cukup mudah yaitu dengan menumbuk cengkeh yang dicampur dengan jahe, takarannya sama. Ramuan ini hanya digunakan untuk di bagian luar saja, di bagian yang terasa sakit. Oleskanlah ramuan ini secara rutin agar hasil yang diberikan maksimal.

3. Akar pepaya gantung

Obat ini memang lebih dikhususkan untuk penyakit rematik, caranya yaitu dengan menyediakan 5 potong akar pepaya, Kemudian cuci hingga bersih, Setelah itu  potong kecil-kecil serta tambahkan 3 sendok makan lengkuas yang sudah dihaluskan.

Rebus bahan-bahan tersebut dengan menggunakan 4 gelas air, rebus hingga yang tersisa yaitu sekitar 3 gelas. Tambahkan juga sedikit gula aren. Ramuan ini dapat diminum sehari 3 kali & dalam sekali minum yaitu sekitar setengah gelas.

Baca Juga : Cara Budidaya Kedelai Di Lahan Pasang Surut!

4. Kulit manggis

Kulit manggis, diiris tipis lalu dijemur hingga kering. Setelah itu, masukkan kedalam gelas kemudian seduh dengan menggunakan air panas, Tunggu sampai air berubah warna, kemudian minum air tersebut setiap hari.

5. Kumis Kucing

Obat tradisonal yang terakhir adalah kumis kucing. Kedua tumbuhan tersebut memiliki kandungan yang sangat bermanfaat untuk mengobati penyakit asam urat. Diantaranya adalah kalium,filatin, hipofilatin & flavonoid. Bukan hanya itu saja, ternyata kumis kucing juga memiliki kandungan senyawa osthosiphonin glikosida yang bermanfaat membuang kelebihan asam urat dalam tubuh. cara untuk memanfaatkannya adalah dengan menyiapkan 5 lembar daun kumis kucing dan 5 ranting kecil meniran. Setelah itu rebus dengan 3 gelas air hingga air tersisa setengahnya. Lalu Anda dapat meminum ramuan tersebut 2 kali sehari.

LIM CORPORATION

PABRIK PARANET/SHADINGNET
Paranet biasanya digunakan untuk atap pada green house, misalnya pada budidaya tanaman sayur, tanaman hias, dan bunga. Bisa juga dipakai untuk peneduh kolam ikan, dll.
Ready stock paranet daya serap 50% dan 65% ukuran 3×100 meter bahan plastik.
Hub. 08123.258.4950 – 0877.0282.1277 – 0852.3392.5564. 

Catat!! Faktor Penting Merawat Anggrek

13126655444   Untuk Anda pengagum tanaman hias pasti tahu sosok bunga hias satu ini, dialah anggrek. Dalam hal perawatan, kenyataannya melindungi bunga bernama Latin Orchidaceae ini tidak sulit lho. Ketua Bangka Flora Society, Dian Rossana Anggraini, mengemukakan, bahkan untuk melindungi anggrek spesies yang langka tidak sekian susah.

“Merawat anggrek itu mudah, yang paling utama kita harus mengerti kondisi awal di tempat habitat aslinya, ” ungkap Dian seperti diwartakan sinar tani.

Menurut Dian, segi lingkungan tempat pelestarian anggrek harus di buat sama saja dengan segi lingkungan habitat aslinya. Misalnya, anggrek pensil yang habitat aslinya di rawa, jadi lingkungan budidaya juga harus seperti di rawa. Untuk anggrek epifit, jadi budidayakan lewat cara epifit.

*Jangan Lupa Baca Juga: Best Product !!! Polynet Super Kuat Dilengkapi Dengan Anti UV

“Untuk biaya perawatan tidaklah sangat mahal, karena bisa menggunakan bahan organik yang ada di sekitaran habitat anggrek itu, ” tutur Dian.

Biasanya, lanjut Dian, untuk melindungi anggrek tidak memerlukan sinar matahari penuh, hanya 20%. Namun tanaman anggrek perlu naungan. Naungan bisa dengan paranet atau di pohon.
“Seperti tanaman anggrek saya yang disimpan di bawah pohon anggur yang merambat, ” kata Dian.
Perlu diingat juga, aliran udara demikian dibutuhkan tanaman anggrek. Artinya hembusan angin cukup baik untuk perubahan tanaman anggrek.

*Baca Juga: Cara Budidaya Kedelai Di Lahan Pasang Surut!

2de62-paranet2bplastik2b456Semakin baik aliran udara, perubahan tanaman anggrek akan semakin bagus. Bahkan sebagian orang meletakkan kipas angin. Faedah aliran udara ini untuk meratakan temperatur dan kelembaban.
Untuk penyiraman tanaman, usahakan Anda menyiramnya 2 x sehari. Untuk waktu penyiraman yang baik, yaitu sekitaran jam 07. 00-09. 00 dan sore harinya 16. 00-18. 00.
“Penyiraman sebaiknya selekasnya ke arah akar dan menggunakan air yang bersih, tidak tercemar limbah kimia, ” saran Dian.
Lantas, membuat perlindungan serangan hama dan penyakit, penyemprotan insektisida dan fungisida 1 minggu sekali harus juga ditangani.
“Penyemprotan sebaiknya ditangani sore hari. Karena tumbuhan juga perlu makan, jadi berikanlah tanaman anggrek dengan makanan dan nutrisi, yaitu dengan lewat cara pemupukan yang teratur. Pupuk yang dibutuhkan yakni pupuk yang kaya kandungan kalsium (Ca), phospor (P), dan kalium (K). Pemberian pupuk ditangani teratur dua minggu sekali. Pemberian pupuknya sendiri ditangani melalui langkah digabungkan dahulu dengan air lantas disiramkan, ” pungkas Dian.

Lim Corporation Produsen & Distributor paranet import & lokal. Untuk info harga paranet silahkan sms/call 0877.0282.1277 – 0821.3258.4950.

cropped-wordpress1.jpg

 

Trik Ampuh Budidaya Jamur Tiram

Hiiii salam hangat,wkwk. kali ini kita akan menguak trik ampuh dalam budidaya jamur tiram. siapa sih yang gak suka jamur? Jamur atau cendawan adalah tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil sehingga bersifat heterotrof. Jamur ada yang uniseluler dan multiseluler. Tubuhnya terdiri dari benang-benang yang disebut hifa. Hifa dapat membentuk anyaman bercabang-cabang yang disebut miselium. gak sabar ingin tau bagaimana cara budidaya nya? kuy kita simak

jamur-tiramBudidaya jamur tiram begitu bagus untuk daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Investasi yang dibutuhkan untuk memulai usaha budidaya jamur tiram cukup mudah dan dapat dikerjakan bertahap. Bagian tersulit adalah membuat baglog, media tanam yang sudah di sesuaikan dengan bibit jamur.

Ada dua aktivitas paling utama dalam budidaya jamur tiram.
Bagian pertama yaitu membuat media tanam serta menyesuaikan bibit jamur kedalam media tanam itu.
Bagian kedua yaitu menumbuhkan miselium itu jadi tubuh buah.

Pada artikel ini, saya akan jelaskan langkah-langkah yang perlu disiapkan untuk mengawali budidaya jamur tiram putih.

-Mempersiapkan kumbung
di-kumbung-jamurKumbung atau tempat tinggal jamur yaitu tempat untuk menjaga baglog dan menumbuhkan jamur.
Kumbung umumnya berbentuk satu bangunan, yang di isi beberapa rak untuk menempatkan baglog.
Bangunan itu mesti mempunyai kekuatan untuk melindungi suhu dan kelembapan.

Didalam kumbung dilengkapi dengan rak berbentuk kisi-kisi yang di buat bertingkat. Rak ditempatkan berjajar. Antara rak satu dengan yang lain dipisahkan oleh lorong untuk perawatan.
*Baca Juga : Cara Mudah & Sederhana Budidaya Cabe

Ukuran ketinggian ruangan antar rak sebaiknya tak kurang dari 40 cm, rak dapat di buat 2-3 tingkat. Lebar rak 40 cm dan panjang tiap-tiap ruas rak 1 meter. Tiap-tiap ruas rak sebesar ini bisa diisi 70-80 baglog. Kepentingan rak sesuai dengan jumlah baglog yang akan dibudidayakan.
Sebelumnya baglog dimasukkan dalam kumbung, sebaiknya kerjakan persiapan terlebih dulu. Berikut langkah-langkahnya :

Bersihkan kumbung dan beberapa rak untuk menaruh baglog dari kotoran.
Kerjakan pengapuran dan penyemprotan dengan fungisida dibagian dalam kumbung. Diamkan sepanjang 2 hari, sebelumnya baglog dimasukkan kedalam kumbung.
Sesudah bau obat hilang, masukan baglog yang sudah siap untuk ditanamkan. Semua permukaannya telah tertutupi serabut putih.

Mempersiapkan Baglog

IMG_20150522_121251

Baglog adalah media tanam tempat menempatkan bibit jamur tiram. Bahan paling utama baglog yaitu serbuk gergaji, karena jamur tiram termasuk jamur kayu. Baglog dibungkus plastik berupa silinder, di mana satu diantara ujungnya di beri lubang. Pada lubang itu jamur tiram akan tumbuh mengembul keluar lubang.

-Cara merawat baglog

Ada dua langkah membuat baglog dalam rak, yaitu ditempatkan dengan cara vertikal di mana lubang baglog menghadap ke atas serta dengan cara horizontal, lubang baglog menghadap ke samping.
Kedua langkah tersebut mempunyai keunggulan masing-masing. Baglog yang disusun dengan cara horizontal lebih terhindar dari siraman air. Apabila penyiraman terlalu berlebih, air tidak bisa masuk kedalam baglog. Diluar itu, untuk lakukan pemanenan lebih mudah. Cuma saja, pengaturan horizontal lebih mengambil alih ruangan.
Berikut beberapa cara perawatan jamur tiram :

Sebelumnya baglog disusun, buka terlebih dahulu cincin & kertas penutup baglog. Kemudian diamkan sekitar 5 hari. Apabila lantai terbuat dari tanah lakukan penyiraman untuk memberi kelembapan.
Kemudian, potong ujung baglog untuk memberikan ruangan pertumbuhan lebih lebar. Biarlah selama 3 hari jangan dulu disiram. Penyiraman cukup pada lantai saja.
Lakukan penyiraman dengan sprayer. Penyiraman sebaiknya membentuk kabut, bukan tetesan-tetesan air. Semakin sempurna pengabutan semakin baik. penyiraman 2-3 kali sehari, tergantung suhu dan kelembapan kumbung. Jaga suhu pada kisaran 16-24°C.
*Baca Juga : Cara Budidaya Melati Dengan Mudah
Panen budidaya jamur tiram

Apabila baglog yang dipakai permukaannya sudah tertutup sempurna dengan miselium, biasanya dalam 1-2 minggu mulai sejak pembukaan tutup baglog, jamur akan tumbuh dan sudah bisa dipanen. Baglog jamur bisa dipanen 5-8 kali jika perawatannya baik. Baglog yang memiliki bobot sekitar 1 kg akan menghasilkan jamur sekitar 0,7-0,8 kg. Kemudian baglog dibuang atau bisa dijadikan bahan kompos.

Selamat Mencoba, Semoga Berhasil!

9ff8d-paranet2b1