4 Tips & Trik Jitu Merawat Tanaman Bunga Bromelia Dengan Naungan Paranet

Bunga-Bromelia

Bromelia yaitu kelompok tanaman yang masuk dalam keluarga Bromeliaceae atau nanas-nanasan yang terdiri dari sekitar 3000 spesies dengan ratusan sampai ribuan hibrida. Tanaman Bromelia ini asalnya dari Amerika dan beberapa diantaranya berhabitat asli Afrika, seperti Pitcairnia Feliciana.

Bunga bromelia ini mempunyai daun yang tersusun rapat, melingkar mirip bunga. Tanaman yang masih 1 keluarga dengan nanas ini kaya akan kandungan kalsium serta vit C. Orang daerah Amerika Latin mengenal tanaman bromelia ini sebagai tanaman obat yaitu untuk obat cacing. Tanaman bunga bromelia ini mempunyai nama latin yaitu Ananas Cosmusus

Bunga Bromelia ini mempunyai daun yang beraneka ragam dengan corak bunga yang sangat menawan dan mempesona. Beberapa dar jenis bunga bromelia ini memekarkan bunga yang cukup atraktif.

Klasifikasi Ilmiah Tanaman Bromelia

Kingdom               : Plantae
(tidak termasuk) : Angiospermae
(tidak termasuk) : Monokotil
(tidak termasuk) : Commelinids
Ordo                      : Poales
Famili                    : Bromeliaceae
Subfamili              : Bromelioideae
Genus                    : Bromelia

Ada bermacam-macam jenis atau spesies bunga bromelia ini, ada bromelia merah seperti Bromelia Alsodes, Bromelia Antican, Bromelia Goyazensis, Bromelia Hieronymii Scarlatina, Bromilia Serra, bromelia kuning yaitu seperti Bromelia Chryssantha, Bromelia Goeldiana, Bromelia Palmeri, serta bromelia ungu yaitu Bromelia Horstii dan Bromelia Karatas. Adapun beberapa cara menanam dan merawat bunga bromelia, yaitu :

Baca Juga :

Cara Pembibitan Bromelia

Teknik pembibitan bromelia bisa dilaksanakan dengan cara induksi anakan, carilah induk bunga bromalia yang sehat dan umurnya cukup tua. Kemudian segera siapkan bambu atau lidi dengan ukuran sekitar 20cm untuk menusuk kucup tanaman tersebut.

Sesudah memperoleh bambu yang sebesar tusuk 1 dengan panjang 10cm, masukkan ujung bambu ke larutan fungisida kemudidan tusukan ke bagian kuncup bromelia dan biarkan selama beberapa minggu, umumnya sesudah 40 hari akan muncul banyak tunas anakan dibagian pangkal batang induk dan jika sudah mempunyai 3-5 daun, anakan baru bisa dipisahkan dari indukan.

Media Tanam Untuk Bunga Bromelia

Sebaiknya media tanam yang dipakai untuk menanam bunga bromelia harus mempunyai drainase yang cukup baik supaya bagian akar tak akan tergenang dan menjadi lembab. Apabila media tanam lembab maka akan membuat akar bunga bromelia membusuk. Pakailah media tanam yang dipakai jangan tanah, akan tetapi berupa sekam bakar yang dicampur humus dan serbuk kelapa atau bisa juga memakai sabut, pakis, sekam yang dicampur dengan pasir. Apabila bunga bromelia akan dipakai untuk tanaman hias didalam ruangan, sebaiknya media tanam yang dipakai bisa berupa cocopeat.

Berikan Nuangan Berupa Paranet

Bunga bromelia ini habitat aslinya yaitu di hutan yang tak terkena sinar matahari secara langsung, oleh sebab itu berikan naungan paranet pada lahan tanam bunga bromelia ini supaya bisa tumbuh optimal seperti di tempat habitat aslinya.

Penyiraman Bunga Bromelia

Meskipun bunga bromelia sangat menyukai tempat yang lembab, akan tetapi penyiraman pada bunga ini jangan terlalu sering karena bisa mengakibatkan bunga bromelia busuk dan akhirnya mati. Jadi laksanakan penyiraman apabila media tanam terlihat sudah kering dan ketika musim hujan untuk proses penyiraman tak perlu dilaksanakan.

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Paranet untuk peneduh tanaman, peneduh lapangan outdoor, peneduh kolam ikan, untuk atap atau dinding kandang ternak ataupun digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– Minimal order 5 roll
– harga netto (non PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Advertisements

Solusi Jitu Saat Budidaya Stroberi Di Dataran Rendah Dengan Naungan Paranet

strawberry

Umumnya tanaman stroberi sering sekali dijumpai pada daerah dataran tinggi, berbuah, dan sangat indah untuk dipandang. Tetapi tak menutup kemungkinan stroberi bisa ditanam di dataran rendah. Segala sesuatu yang kita usahakan dengan baik kemungkinan akan memperoleh hasilnya. Ada teknik tambahan yang harus diperhatikan dan dilaksanakan ketika menanam stroberi di daerah dataran rendah supaya hasilnya sama dengan apa yang kita inginkan.

Terdapat banyak sekali tantangan bila menanam stroberi pada daerah di dataran rendah. Yang paling sering dijadikan untuk parameter keberhasilan ketika menamam stroberi yaitu munculnya buah pada tanaman stroberi. Sebelum memasuki tahap munculnya buah pastinya terlebih dulu tanaman tersebut berbunga.

Hal-hal yang perlu dimengerti dalam budidaya tanaman yaitu syarat tumbuh tanaman tersebut. Untuk membuat stroberi memenuhi syarat tumbuhnya nampaknya kita perlu menangani faktor tersebut.

1. Suhu dan Cahaya

Tanaman stroberi sebetulnya yaitu tanaman subtropis yang bisa tumbuh dengan baik pada daerah dataran tinggi tropis yang mempunyai temperatur sekitar 17°C–20°C. Tetapi tak perlu khawatir, pada suhu 31°C stroberi masih bisa berbuah, karena tanaman ini menghendaki suhu rendah tetapi intensitas cahaya tinggi. Karena itu tanaman stroberi sering sekali ditanam pada daerah pegunungan.

Banyak orang mengira untuk menangani suhu yang tinggi yaitu dengan menempatkan tanaman stroberi di bawah pohon sebagai penenduh. Karena dengan perlakuan tersebut mengakibatkan tanaman kekurangan cahaya matahari dan membuat tanaman tersebut tak akan berbuah. Untuk menangani tanaman stroberi pada cuaca yang terlalu panas di daerah dataran rendah yaitu dengan memberi alas piring air di bagian bawah media tanam. Untuk tanaman stroberi ini tak suka dengan kondisi air yang menggenang atau air berlebih dan ketika berbunga tanaman ini tak suka jika terkena air hujan secara langsung jadi perlu dilaksanakan pemasangan jaring paranet.

Baca Juga :

2. Tanah

Tanah yang akan dijadikan media tanam perlu dipersiapkan untuk media yang seimbang seperti pupuk kandang, sekam, dan tanah jadi media poros dan akar gampang mencari makan, hanya saja untuk dataran rendah harus rutin menyirami pada pagi hari dan sore hari. Stroberi tak menyukai media yang terlalu kering karena daun gampang terbakar. Untuk pupuk tak hanya memakai pupuk kandang saja bisa juga rutin diberi pupuk NPK, misalnya dalam 1 pot atau polibag bisa diberi racikan air 1 gelas mineral kemudian diberi sekitar 20 butir NPK kemudian diaduk dan siram ke media stroberi, dan ini rutin dilaksanakan 1 minggu 1 kali.

3. Perawatan

Sesudah memastikan lingkungan tanaman mendukung dalam pertumbuhan, langkah berikutnya yaitu melaksanakan perawatan. Karena tanaman tak berada di lingkungan semestinya maka perlu kesabaran, ketelatenan serta doa. Perawatan yang perlu dilaksanakan supaya stroberi mau berbuah diantaranya rajin membuang daun tua, pengairan dan pemupukan secukupnya, dan buang sulur bakal tanaman baru secara berkala.

Apabila Anda tak sabar dan sudah tak mau bersusah-susah menanam stroberi yang tak kunjung berbuah, ada alternatif lain yaitu dangan menanam hotberry, stroberi dataran rendah yang tahan akan panas. Hotberry yaitu merk dagang untuk stroberi tahan panas yang pastinya cocok ditanam di dataran rendah atau tanamlah varietas stroberi dari yang tergolong tanpa musim dan hindari musim berbuahnya sekitar bulan Juni.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Paranet untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– Minimal order 5 roll
– harga netto (non PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Manfaat Paranet Untuk Naungan Budidaya Tanaman Metode Hortikultura, Tanaman Berkualitas Tinggi

hortikultura

Hortikultura dengan nama latin hortus cultura yang artinya budidaya tanaman kebun. Kemudian metode hortikultura dipakai secara lebih luas bukan hanya untuk budidaya di kebun. Istilah hortikultura dipakai pada jenis tanaman yang dibudidayakan. Metode hortikultura ini meliputi tentang pembenihan, pembibitan, kultur jaringan, produksi tanaman, penanganan hama dan penyakit, pemanenan, pengemasan serta distribusi. Hortikultura yaitu jenis metode budidaya pertanian yang cukup modern.

Dalam segi kualitas tanaman dan sayuran, pemakaian paranet menjadi bagian yang sangat penting dalam budidaya tanaman dan sayuran yang harus diketahui. Paranet atau Shade Net bisa disesuaikan dengan kebutuhan tanaman, yaitu pemakaian paranet 65%, paranet 75% atau lainnya. Ukuran paranet juga berbeda untuk hortikultura buah dan tanaman hias. Karena itu, setiap petani hortikultura harus paham dasar-dasar keilmuan bertani hortikultura, baik di kebun ataupun dalam greenhouse.

Mengenal Tanaman Holtikultura

Tanaman holtikultura memang tanaman yang paling banyak dibudidayakan dalam greenhouse. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia hortikultura didefinisikan sebagai seluk beluk kegiatan atau seni bercocok tanam sayuran, buah ataupun tanaman hias.

Baca Juga :

Sekarang ini pengetahuan tentang ilmu hortikultura terdiri atas 3 bagian yaitu :

Tanaman Sayuran

Sayuran mejadi tanaman holtikultura yang paling populer dibudidayakan. Beberapa jenis holtikultura jenis sayuran berasal dari kelompok buah seperti tomat, mentimun, Lombok dan lain-lainnya. Sayuran juga berasal dari daun, bayam, sawi, kol, dan lain-lainnya. Dan ada juga sayuran dari jenis akar tanaman, seperti wortel dan kentang. Tak hanya itu, banyak sayuran diambil dari biji tanaman seperti buncis, dari bunga tanaman seperti kembang kol, bunga turi dan lain-lainnya.

Buah-buahan

Ada beberapa macam morfologis tanaman buah, contohnya seperti pohon dan menjalar. Tanaman buah pohon contohnya mangga, durian, jeruk, rambutan, dan lain sebagainya. Tanaman buah menjalar seperti melon, labuh, semangka, dan lain-lainnya.

Tanaman Hias

Tanaman hias bisa dalam bentuk bunga, tanaman ini lebih dimanfaatkan untuk penghias taman atau jalan. Sering juga dipakai untuk menghias bagian dalam rumah, khususnya pada ruang tamu.

Ada 1 lagi sebetulnya jenis holtikultura yang sering dibudidayakan dengan naungan paranet, yaitu tanaman Lanskap. Yang merupakan jenis tanaman tertentu kemudian dipadukan dengan bahan yang lainnya untuk bisa memberikan hasil pemandangan yang indah.

Nilai utama dalam lanscape arsitektur tersebut yaitu penutupan permukaan tanah yang umumnya ditutupi dengan rumput. Lanskap arsitektur begitu penting karena bisa memuaskan orang yang melihatnya dan bisa mempengaruhi pada efek fisiologis manusia. Perkembangan dari cabang hortikultura ini begitu pesat karena sangat diperlukan dalam pembangunan supermall, taman bermain, parkir, dan lain sebagainya.

Greenhouse dan Paranet, Kombinasi Terbaik untuk Holtikultura

Budidaya tanaman holtikultura memakai greenhouse merupakan trend baru untuk menghasilkan produk hortikultura yang bermutu, baik itu sayuran, buah-buahan, tanaman hias, ataupun tamanan lanskap yang sangat mempesona. Adapun keuntungan betika budidaya holtikultura dengan naungan paranet greenhouse yaitu :

* Kondisi lingkungan yang terkontrol jadi pertumbuhan tanaman jadi lebih baik dan untuk sayuran akan tampak lebih segar.
* Produk tak bergantung pada musim
* Kualitas tanaman lebih tinggi.
* Produsen bisa mengatur waktu panen yang disesuaikan dengan nilai jual tertinggi dipasar.
* Aman dari berbagai gangguan atau serangan hama
* Gulma lebih terkendali
* Tak butuh banyak memakai pestisida
* Steril dari pengaruh luar
* Lebih bersih, lebih rapi, dan gampang perawatan

Untuk tanaman holtikultura sayur, pemakaian greenhouse atau dengan naungan paranet menjadi peluang yang menggiurkan bagi pemilik tanah di daerah pinggiran kota. Sayuran yang berekonomi tinggi bisa diatasi dengan lebih efektif tanpa mengenal musim, terutama dalam rangka menjangkau pasar potensial perkotaan yang terus meningkat sepanjang tahun.

Pada beberapa negara maju seperti Amerika Serikat menerapkan teknologi yang efektif dalam memproduksi tanaman holtikultura, khususnya sayuran. Salah satu upaya yang dilaksanakan yaitu memakai teknologi atmosfir terkontrol pada kemasan sayuran. Sesudah proses pemanenan dalam greenhouse atau naungan paranet, sayur langsung segera dikemas memakai teknologi control atmosfir. Yang tujuannya untuk membantu sayuran tetap dalam kondisi segar dalam jangka waktu yang lebih lama.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Paranet untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– Minimal order 5 roll
– harga netto (non PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Pembuatan Kandang Ayam Kampung Dengan Paranet Ternyata Lebih Murah Dan Lebih Awet

kandang ayam

Kandang ayam bisa diibaratkan seperti rumah manusia. Oleh sebab itu, dalam proses pembuatannya harus dipikirkan mengenai hal kenyamanan, keamanan, serta kelayakannya. Jadi, ayam bisa tumbuh dan berkembang secara optimal.

Dalam pembuatan kandang sebaiknya antara ayam kecil dan dewasa dipisahkan supaya ayam kecil terjamin kebutuhan makanannya. Apabila kandang tak dipisahkan takutnya nanti ayam dewasa akan mengambil jatah makanan ayam kecil jadi ayam kecil terganggu pertumbuhannya. Ayam yang akan bertelur sebaiknya juga dipisahkan karena ayam yang bertelur tak menyukai tempat yang berisik. Kenyamanan akan mempengaruhi kuantitas telur yang dihasilkan.

Ketika telur sudah menetas, anak ayam yang baru menetas dipisahkan kandangnya dengan ayam yang lain. Jadikan 1 dengan induknya. Ketika anak ayam beranjak dewasa baru bisa disatukan kandangnya dengan anak ayam dari induk yang berbeda.

Tak hanya itu kandang ayam harus dalam kondisi yang aman dari air hujan dan cukup teduh dari sinar matahari. Pastikan tak bocor supaya ayam tak kehujanan ketika hujan turun, karena kehujanan bisa mengakibatkan ayam gampang terserang penyakit.

Baca Juga :

Kebersihan kandang juga wajib dijaga supaya ayam tak gampang terserang penyakit. Dengan rutin bersihkan kandang ayam dan pastikan cukup untuk sinar matahari yang masuk ke dalam kandang. Apabila ada ayam yang sakit pisahkan dari ayam yang sehat supaya penyakitnya tak menular.

Berbicara tentang pembuatan kandang untuk budidaya ayam kampung, peternak tak perlu membeli bahan baru. Untuk meminimkan biaya pembuatan kandang bisa dengan memanfaatkan limbah bekas pembangunan rumah seperti triplek, papan kayu cor, bambu dan lain-lainnya.

ayam kampung

 

Tetapi, sebaiknya pembuatan kandang tetap harus dibangun sebaik mungkin. Yang tujuannya supaya bisa tahan lama.

a. Atap Kandang

Bahan yang dipakai untuk bagian atap kandang bisa memakai terpal, ijuk, seng, rumbai, dan asbes atau bisa juga dengan memakai paranet. Untuk kebutuhan ini tak perlu bahan yang bagus.

b. Dinding Kandang

Pada bagian dinding kandangnya juga bisa memakai bahan bekas. Seperti anyaman bambu, bilah bambu, ram kawat, dan triplek. Apabila ingin lebih mudah dan tak ribet Anda bisa memakai paranet untuk dinding kandang.

c. Lantai Kandang

Sebaiknya untuk bagian lantai kandang memang terbuat dari semen untuk mempermudah sanitasi. Apabila terpaksa tak perlu disemen, lantai kandang bisa dilapisi dengan campuran sekam, serbuk gergaji, dan kapur dengan ketinggian samapi 5cm. Hal ini bertujuan supaya lantai kandang bisa menyerap air. Jadi lantai kandang budidaya ayam tetap kering dan tak becek.

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Paranet untuk peneduh tanaman, peneduh lapangan outdoor, peneduh kolam ikan, untuk atap atau dinding kandang ternak ataupun digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– Minimal order 5 roll
– harga netto (non PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Teknik Baru, Budidaya Hidroponik Tanaman Hias Mawar

bunga mawar

Dengan berkembangnya pengetahuan di dunia pertanian, mawar sebagai tanaman hias ternyata juga bisa dibudidayakan secara hidroponik. Menanam bunga mawar secara hidroponik bisa Anda laksanakan sendiri di rumah dengan cara yang cukup gampang.

Hidroponik yaitu salah satu solusi pertanian pada lahan yang sempit. Berikut ini cara menanam bunga mawar secara hidroponik.

Menyiapkan Peralatan

Proses pertama yaitu siapkan wadah, misalnya pot yang biasa dipakai untuk tanaman hias. Pilihlah wadah yang ringan dan gampang diperoleh di pasaran. Persiapkan larutan nutrisi untuk tanaman hias. Anda bisa membelinya di toko pertanian atau memesannya melalui online. Siapkan lokasi dimana Anda akan menaruh tanaman, disarankan pilih lokasi yang teduh.

Menyiapkan Media Tanam

Media tanam yang cocok dipakai untuk menanam bunga mawar hidroponik yaitu media arang sekam. Untuk memperoleh media yang baik, Anda harus memberikan treatment kepada arang sekam tersebut.

Rebus arang sekam atau pakailah air panas untuk lebih mensterilkannya. Kemudian, cuci bersih media tanam dan keringanginkan. Sesudah media cukup kering, Anda bisa memasukannya ke pot tanam. Direkomendasikan untuk menambahkan potongan genting ataupun batu bata pada bagian dasar pot.

Baca Juga :

Memilih Bibit Tanaman

Sesudah media tanam siap, Anda bisa menyiapkan bibit tanam. Anda bisa memakai bibit melalui setek batang. Ambil setek batang dari tanaman mawar yang sangat sehat. Pilihlah batang yang tak terlalu tua dan tak terlalu muda serta mempunyai mata tunas, umumnya berwarna hijau gelap.

Potong batang dengan ukuran sekitar 10cm-15cm. Sisakan 3-4 helai daun pada setek yang akan ditanam. Kemudian, celupkan batang ke hormon perangsang pembentukan akar. Sesudah itu, Anda bisa langsung menanamnya ke dalam media atau bisa menumbuhkan akar dengan merendamnya dalam air.

Dan jangan lupa berikan tambahan larutan nutrisi pada media air tersebut. Sesudah akar tumbuh dan diikuti dengan pertumbuhan tunas baru, Anda bisa memindahkannya ke media tanam.

Pemberian Air dan Nutrisi

Hal yang paling penting yaitu ketersedian air dan larutan nutrisi. Karena media tanam yang dipakai merupakan jenis media tanam yang tak mengandung unsur hara. Dengan itu, pastinya pemberian tambahan larutan nutrisi harus dilaksanakan secara rutin. Untuk penyiraman, sebaiknya laksanakan setiap 2 kali dalam 1 hari terutama di awal masa tanam.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Paranet untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– Minimal order 5 roll
– harga netto (non PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Cara Praktis Budidaya Belimbing Madu, Rasakan Khasiat & Manfaatnya

belimbing madu

Belimbing atau nama ilmiahnya Averrhoa carambola atau dalam bahasa inggris disebut Star fruit yaitu salah satu tumbuhan buah yang mempunyai bentuk khas. Tanaman ini berasal dari Sri Langka, India dan Indonesia. Tetapi kini penyebarannya sudah sangat luas yaitu hampir di seluruh penjuru dunia. Belimbing yaitu salah satu tanaman buah tropis, pohon buah belimbing mempunyai ketinggian sekitar 5m dengan banyak cabang. Daunnya majemuk dan mempunyai panjang sekitar 50cm, bunga pada tumbuhan belimbing mempunyai warna merah muda. Buah pada tumbuhan belimbing mengandung banyak air, mempunyai warna kehijauan dan ada yang kuning, apabila buah di potong maka akan terlihat penampang melintangnya seperti bentuk bintang. Rasa buahnya manis dengan sedikit asam, biji pada buah berwarna hitam ataupun coklat.

Klasifikasi Ilmiah Belimbing Madu

Kerajaan   : Plantae
Divisi          : Magnoliophyta
Kelas          : Magnoliopsida
Ordo           : Oxalidales
Famili        : Oxalidaceae
Genus        : Averrhoa
Spesies      : A. carambola

Belimbing mempunyai berbagai manfaat diantaranya yaitu bisa mengobati batuk pada anak, bisa mengobati sariawan dan gusi berdarah, bisa mengatasi panu dan jerawat serta lain sebagainya.

Salah satu jenis belimbing yang banyak digemari yaitu jenis belimbing madu. Di Indonesia, sentra budidaya belimbing madu berada di Demak, Jawa Tengah. Belimbing madu mempunyai ukuran buah yang besar dan rasanya relatif manis sehingga tak heran apabila jenis belimbing ini banyak digemari.

Terdapat Beberapa Cara Budidaya Belimbing Madu, Yaitu :

Syarat Tumbuh Belimbing Madu

Tanaman belimbing madu bisa di tanam baik di dataran rendah sampai dengan ketinggian sekitar 500mdpl. Lokasi yang akan dipakai untuk membudidayakan belimbing madu harus mempunyai curah hujan yang rendah, apabila curah hujan yang tinggi akan membuat bunga tanaman mudah gugur, berada di tempat terbuka dengan penyinaran marahari yang cukup yaitu mempunyai intensitas cahaya minimal 45%-50%, mempunyai suhu dan kelembaban masuk kedalam tipe A (amat basah), B (agak basah), C (basah) yaitu dengan 6-12 bulan basah, dengan 0-6 kering, tetapi yang paling tepat yaitu 7,5 bulan basah dan 4,5 bulan kering.

Tanah yang baik untuk budidaya belimbing madu yaitu tanah yang gembur, subur dan kaya akan bahan organik, mempunyai drainase dan aerasi yang baik, mempunyai derajat keasaman tanah berkisar antara 5,5-7,5, kandungan air dalam tanah mempunyai kedalaman 50m-200m di bawah permukaan tanah.

Persiapan Bibit Belimbing Madu

Perbanyakan bibit belimbing madu bisa dilaksanakan dengan melalui okulasi, cangkok, serta susuan. Apabila tak ingin ribet, bibit bisa diperoleh dengan membeli bibit okulasi atau cangkok di toko bibit. Pilihlah bibit yang unggul dengan ciri-cirinya, yaitu:

Tinggi bibit belimbing madu mencapai sekitar 50cm-100cm.
Bibit belimbing mempunyai asal usul yang jelas dan benar-benar belimbing madu.
Sehat dan tak terkena hama serta penyakit.
Tanaman utuh dan tak dalam kondisi yang cacat.
Daun berwarna hijau mengkilap dan batang berwarna cokelat.
Akar tanaman tak keluar dari polybag.

Baca Juga :

Persiapan Lahan Tanam Belimbing Madu

Bersihkan lahan tanam dari gulma atau tanaman pengganggu lainnya, kemudian gemburkan lokasi lahan tanam dengan cara dicangkuli. Selanjutnya, buatlah lubang tanam berukuran 50cmx50cmx50cm dan antar lubang tanam diberi jarak sekitar 50cm hingga 1m tergantung luas lahan. Kemudian masukkan pupuk organik sebanyak 5kg/lubang tanam. Biarkan lubang tanam selama 1 minggu.

Penanaman Bibit Belimbing Madu Ke Lahan Tanam

Sesudah semuanya siap, segera laksanakan penanaman. Sebelum ditanam, bibit sebaiknya disiram kemudian lepaskan polybag bibit dengan perlahan & hati-hati supaya media tanam dan perakarannya tak rusak. Tanam bibit ke dalam lubang tanam dengan posisi tegak dan berada di tengah lubang kemudian timbun kembali dengan tanah bekas galian dan sedikit padatkan. Sesudah penanaman selesai, beri tambahan ajir dan ikatkan dengan batang bibit supaya nantinya bibit tak mudah rebah.

Perawatan Tanaman Belimbing Madu

Laksanakan penyiraman minimal 1 kali 1 hari pada awal tanam dan apabila tanaman sudah dewasa, penyiraman bisa dilaksanakan maksimal 1 minggu 1 kali atau bisa disesuaikan dengan kondisi lahan serta cuaca.

Pemupukan awal dilaksanakan ketika tanaman berumur 3 bulan sesudah tanam, pemupukan tersebut dilaksanakan dengan memakai pupuk NPK dengan dosis yang diberikan pada setiap tanaman yaitu 100gr urea, 100gr SP-36 dan 100gr KCl untuk tanaman yang berumur 1 tahun. Ketika tanaman memasuki usia 2 tahun maka dosis pupuk ditingkatkan menjadi 150gr urea, 100gr SP-36 dan 150gr KCL. Pada tahun ketiga dan keempat dosis pupuk juga meningkat 50gr untuk setiap tahunnya. Sesudah lewat tahun keempat dan diatas tahun kelima maka dosis pemberian sedikit berkurang menjadi 75gr urea dan 150gr SP-36 dan pemberian dikerjakan dengan cara ditebar pada jarak sekitar 10cm-100cm jarak dari batang.

Laksanakan penyiangan pada gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh disekitar tanaman belimbing madu secara rutin yaitu setiap 1-2 minggu 1 kali. Sesudah pohon belimbing madu berbuah, laksanakan penjarangan buah dengan menyisakan minimal 3-4 buah dalam 1 tandan.

Masa Panen Belimbing Madu

Pemanenan pertama belimbing madu dimulai ketika tanaman memasuki umur 4-5 tahun tergantung pada varietas serta kondisi daerah dan tanah. Panen juga dipastikan bisa dilaksanakan pada hari ke 65-90 hari sesudah tanaman berbunga dan mekar atau juga 35-60 hari sesudah pembungkusan buah.

Ciri-ciri buah belimbing madu yang siap dipanen yaitu buah yang sudah mempunyai ukuran maksimal dan mempunyai warna kekuningan.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Paranet untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Manfaat Pakcoy Untuk Kesehatan Yang Perlu Diketahui

Jika kita menyinggung soal sayuran hijau, sebagian besar orang pasti akan mengacu pada sawi hijau. Ya, sawi adalah salah satu sayuran yang sangat populer dan cukup banyak digemari terutama di kawasan Asia, karena memang disamping rasanya yang cukup lezat, sawi hijau juga cocok digunakan untuk bahan pada berbagai jenis masakan Asia. Namun kali ini Ubul tidak akan membahas soal sawi hijau, melainkan akan membahas tentang salah satu kerabat dekat yang mirip dengannya.

ernahkah anda melihat sawi berbentuk kecil (seperti sendok) dan memiliki batang yang melebar? Ya, itu adalah sayur pokcoy (pok coy atau pok choi) yang akan menjadi pembahasan Ubul pada posting kali ini. Kalau Ubul sendiri menyebutnya dengan sawi kecil atau sawi unyu hehehe :P. Ubul sendiri pertama kali mengetahui keberadaan sayur ini ketika pak tukang sayur langganan Ubul datang dengan membawa sayuran ini.

Cara memasak sayur pokcoy pun hampir sama dengan sawi biasa, namun sayuran ini sedikit lebih cepat matang daripada sawi hijau biasa, karena memang rata-rata sawi ini dipanen saat usianya masih muda (baby pokcoy) sehingga kita tidak disarankan untuk memasaknya terlalu lama. Karena jika demikian, sayuran ini akan terasa kurang nikmat. Nah setelah membahas apa itu pockoy dan juga ciri fisiknya, sekarang Ubul akan membahas tentang beberapa kandungan serta manfaat yang dikandungnya. Yuk kita langsung ke TKP 😀

  • Kandungan nutrisi pokcoy serta khasiatnya

Selain rasanya yang enak, ternyata pokcoy atau sawi sendok memiliki beberapa manfaat yang bisa berguna bagi kesehatan tubuh kita. Hal ini tentunya tidak lepas dari kandungan nurtisi yang terdapat di dalamnya. Apa saja manfaat dan kandungan nutrisi yang dimaksud? Berikut diantaranya :

  • Sayuran yang baik untuk kesehatan mata

Menurut sumber yang Ubul baca, sayur pokcoy atau sawi sendok ini memiliki kandungan vitamin A yang cukup kaya. Seperti yang sudah kita ketahui, vitamin A adalah vitamin yang identik dengan mata, karena memang vitamin ini dapat berguna untuk menjaga kesehatan mata kita khususnya pada bagian kornea mata.

  • Membantu proses pembekuan darah (pada luka)

Sayuran yang memiliki nama latin Brassica rapa ini juga memiliki kandungan vitamin K yang cukup besar. Ada yang belum tau manfaat vitamin K? Peran vitamin K dalam tubuh kita cukup beragam, namun yang paling dominan adalah untuk membantu proses pembekuan darah jika terjadi luka, sehingga luka akan lebih cepat tertutup untuk mencegah kita kehilangan terlalu banyak darah akibat luka.

  • Sayuran untuk mencegah kanker dalam dosis kecil

Konon, sayuran yang memiliki daun berwarna hijau pekat ini juga dapat membantu untuk mencegah penyakit kanker meskipun dalam dosis yang kecil. Hal ini dikarenakan dalam pakcoy terdapat senyawa glukosinolat. Disamping itu, kandungan vitamin K pada sayur ini juga dipercaya mampu menangani kanker karena dapat bertindak sebagai racun bagi sel-sel kanker. Namun perlu Ubul ingatkan bahwa zat apapun jika dikonsumsi dalam dosis besar atau terlalu banyak (overdosis) akan berubah menjadi racun bagi tubuh kita.

  • Sayuran yang baik untuk ibu hamil

Menurut sumber yang Ubul baca, sayur pokcoy ternyata juga baik dikonsumsi bagi ibu yang sedang hamil karena mengandung asal folat. Anda tentu sudah pernah mendengar nama asam folat bukan? Ya, senyawa tersebut memang pernah diangkat oleh salah satu produk susu untuk ibu hamil, karena konon asam folat sangat baik untuk perkembangan janin. Peran lain dari asam folat adalah untuk membantu pembentukan dan proses produksi butir-butir darah merah dalam sumsum tulang.

  • Sayuran yang baik untuk kesehatan kulit

Selain hal-hal diatas, ternyata sawi mungil ini juga dapat berfungsi baik untuk membantu menjaga kesehatan kulit kita, karena di dalamnya juga terdapat vitamin E. Vitamin E dikenal sebagai antioksidan yang dapat melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Dan juga vitamin ini sangat baik untuk membantu mencegah penuaan dini.

  • Sayuran yang baik untuk pencernaan, serta mengurangi kolesterol

Kandungan serat yang terdapat pada sayur pokcoy dapat membantu melancarkan proses pencernaan dalam tubuh kita. Selain itu, peran lain dari serat adalah untuk membantu mengurangi kadar kolesterol. Hal itu terjadi karena di dalam saluran pencernaan, serat akan mengikat asam empedu yang merupakan produk akhir dari kolesterol yang kemudian dikeluarkan bersama kotoran.

Sebenarnya masih ada banyak lagi manfaat yang dapat ditemukan pada sayur pokcoy, namun Ubul kira ini semua sudah cukup untuk mewakili sebagian besar manfaat yang terkandung di dalamnya. Satu lagi bukti bahwa kekayaan alam itu sangatlah besar, bahkan sebuah sayuran seperti pokcoy ini saja dapat memberikan manfaat yang begitu besar bagi kita.

Tips Dan Trik Menanam Bunga Hias Gelombang Cinta!!

Tanaman hias memiliki fungsi dan tujuan untuk menambah keindahan dan kenyamanan taman di rumah. Sesuai yang admin ketahui banyak sekali jenis tanaman hias yang dapat pilih sebagai penghias di taman rumah idaman.

Tapi kadang juga membuat sebagian orang bingung memilih jenis tanaman hias yang akan ditanam di dalam rumah atau diluar rumah. Ditambah lagi, karena pengetahuan tentang jenis tanaman hias yang minim sehingga membuat seseorang asal-asalan dalam menanam tanaman hias.

Nah, untuk memudahkan dalam memilih, menanam dan merawat jenis tanaman hias daun bagi pembaca blog ini jangan bingung, karena saya akan menulis cara menanam dan merawat tanaman hias Gelombang Cinta / Anthurium. Silahkan baca sampai selesai.

gelombangg cintaa

Gelombang Cinta (Anthurium) yaitu tanaman hias yang mempunyai keindahan pada bagian daunnya…. Meskipun memiliki bunga atau tongkol tapi gak semenarik daunnya. Daun tanaman ini berwarna hijau segar, berukuran besar memanjang, dan bergelombang – gelombang. Makin bergelombang makin bagus bentuknya. Gak usah bibit yang besar yang kecil juga tidak masalah. Nah bagi yang penasaran dan ingin membeli bibitnya silahkan pesan ke penjual bibit bunga tanaman hias daun.

Anthurium bisa ditanam langsung di tanah maupun menggunakan media pot. Berikut ini cara menanam bunga Gelombang Cinta / Anthurium.

i. Apabila bibit tanaman bunga ngelombang cinta sudah punya… Langkah pertama … Sediakan pot dan media tanam untuk menanam Bunga Gelombang Cinta / Anthurium.

ii. Masukan beberapa pecahan genteng sebagai alas media tanam, pecahan genteng dapat berpungsi untuk menyaring media tanam agar tidak hanyut pada saat penyiraman.

iii. Pecahan genteng atau potongan gabus dimasukkan kedalam dasar pot. Lalu diisi media tanam hingga setengah dari tinggi pot.

iv. Masukan bunga anthurium yang sudah siap ditanam, lalu tambahkan media tanam sekitar 3 – 5 cm dari permukaan pot.

v. Langkah berikutnya ialah meletakkan tanaman ditempat yang terlindungi dari sinar matahari. Lalu siram hingga basah. Media tanam yang baik bakal langsung mengalirkan air siraman yang berlebih melalui lubang drainase di dasar pot.

bibitt

Diatas adalah cara menanam tanaman Gelombang Cinta / Anthurium… Terus bagaimana cara merawat tanaman anthurium?. Gak perlu bingung baca terus aja Tips dan cara merawat Gelombang Cinta / Anthurium dibawah ini :

i. Meletakan Bunga Gelombang Cinta / Anthurium di tempat yang teduh.

Tanaman gelombang cinta diletakan ditempat teduh.. Tidak terkena sinar matahari langsung.
Sebaiknya tanaman gelombang cinta diletakan ditempat teduh.. Tidak terkena sinar matahari langsung.

ii. Teriknya guyuran matahari yang panas akan membakar daun-daun anthurium dan akhirnya daun dari Bunga Gelombang Cinta / Anthurium warnanya menjadi kekuning-kuningan dan berguguran. Nah, sebaiknya tanaman ini diletakan di tempat yang teduh dan tak terkena sinar matahari seperti ruang tamu, ruang keluarga, dan teras. Jika ingin menanam anthurium di pekarangan, usahakan posisinya terletak di bawah pohon yang dapat menaungi bunga Gelombang Cinta / Anthurium. Tetapi pastikan tanaman mendapat sinar Matahari Pagi minimal seminggu sekali dengan waktu 10 – 50 menit… Sinar matahari pagi sangat bagus untuk menjaga pertumbuhan daun anthurium agar tetap berwarna hijau segar dan berbentuk sempurna dan menawan.

iii. Anthurium itu menyukai media tanam yang lembab. Namun, tidak basah dan tidak tergenangi air.

Baca Juga :
Menanam Bunga Morning Glory
Cara Budidaya Tanaman Nilam
Cara Mudah Budidaya Buah Zaitun
Strowberry! Buah Imut Mudah Budidayanya

iv. Untuk anthurium yang diletakkan di teras rumah, sebaiknya memutar posisi pot. Tujuannya agar tanaman tersebut bisa tumbuh dengan tegak bukan miring mengikuti arah datangnya sinar matahari.

v. Pemberian pupuk untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman gelombang cinta, biasanya menggunakan pupuk NPK yang dicampur dengan air, dengan dosis 2 gram/liter air. Setelah pupuk NPK larut dalam air selanjutnya menyiramkan ke media tanaman. Tapi ingat… Larutan dari NPK jangan sampai mengenai daun anthurium, karena bisa mengakibatkan kebusukan daun.

vi. Penyiraman bunga Gelombang Cinta / Anthurium minimal 2 hari sekali.

vii. Daun yang sudah tua atau rusak karena hama dan penyakit, dipotong. Terus dibuang jauh – jauh.

viii. Bersihkan daun agar terlihat bersih dan mengkilap, caranya yaitu dengan menggunakan susu cair/susu bubuk. Disamping mengkilapkan daun, tujuannya untuk memberikan nutrisi atau vitamin daun bunga Gelombang Cinta / Anthurium juga .

 

Cara Mudah Budidaya Umbi Garut

Tanaman garut (Maranta arundinacea L) dapat tumbuh maksimal di bawah lindungan pohon dengan kadar matahari minimum, sehingga tanaman ini potensial diusahakan di hutan rakyat, tanah pekarangan, maupun daerah-daerah penghijauan. Tanaman ini mampu tumbuh pada tanah yang miskin kesuburannya, meskipun untuk produksi terbaik harus dipupuk. Tanaman ini tidak membutuhkan perawatan yang khusus serta hama dan penyakitnya relatif sedikit.

Umbi garut banyak dikenal di seluruh Indonesia dengan beberapa nama lokal seperti lerut (Pekalongan), angkrik (Betawi), patat (Sunda), sagu (Ciamis dan Tasikmalaya), tarigu (Banten), sagu Belanda (Padang, Ambon dan Aceh) atau larut, pirut, kirut (Jawa Timur).Tepung pati garut dapat digunakan sebagai alternatif untuk pengganti atau substitusi tepung terigu sebagai bahan baku pembuatan kue, mie, roti kering, bubur bayi, makanan diet pengganti nasi, disamping digunakan di industri kimia, kosmetik, pupuk, gula cair dan obat-obatan. Tetapi pemanfaatan tepung garut masih menghadapi beberapa kendala, terutama pemasaran dan kontinuitas pasokan bahan baku.

Untuk mengatasi kendala tersebut, ada beberapa hal yang dapat dijadikan dasar untuk mengembangkan tanaman garut, antara lain niat pemerintah untuk mengubah paradigma impor bahan pangan dan menjadikan petani sebagai penjual produk olahan, bukan penjual bahan baku. Hal ini dapat dijadikan dasar untuk mendiversifikasikan pangan selain terigu dan beras, sehingga akan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap komoditi impor. Bila hal ini tidak segera dilakukan maka Indonesia akan sangat bergantung pada bahan baku impor. Ini merupakan sesuatu yang sangat ironis mengingat melimpahnya tanaman pangan alternatif yang dapat digali di negeri yang cukup subur ini.

rutttttt

Di lain pihak sistem usaha tani yang selama ini dianut harus diubah. Hal ini memerlukan perubahan yang sangat mendasar, yaitu petani menjual hasil olahan bukan hasil panen. Walaupun membutuhkan waktu yang lama tetapi harus ada yang berusaha meyakinkan masyarakat (petani) bahwa masa depan pangan tergantung pada sumberdaya sendiri.

TEKNIK BUDIDAYA

Beberapa langkah yang perlu dilakukan dalam budidaya tanaman garut adalah:

(1) pembenihan

(2) persiapan lahan

(3) penanaman tanaman naungan

(4) penanaman

(5) pemeliharaan tanaman

(6) pemanenan.

Pembenihan

Untuk memperoleh benih dalam usaha budidaya tanaman garut diperoleh dengan cara:

  • Perbanyakan dengan umbi
  • Perbanyakan dengan anakan

Untuk penananam 1 hektar diperlukan persemaian dengan luas 20 x 2 m. Media yang dibutuhkan untuk persemaian ini adalah tanah, sekam, pasir, pupuk kandang, Urea dan SP-36. Bedengan untuk persemaian ini dibuat dengan tinggi 20-30 cm.

  • Perbanyakan dengan Umbi
    Umbi yang masih utuh diambil ujungnya (beberapa ruas) untuk dijadikan benih dengan syarat mata tunas tidak terluka, kemudian dipotong setiap satu ruas dan disemaikan di tempat persemaian yang sudah disiapkan. Setelah 20-30 hari akan terbentuk 3-5 helai daun dan benih tersebut siap untuk ditanam di areal yang sudah tersedia.
  • Perbanyakan dengan Anakan
    Pada umur 4 bulan setelah tanam batang induk akan membentuk anakan (rumpun). Untuk memperoleh anakan yang baik dibutuhkan perawatan pada tanaman induk. Untuk memperoleh benih anakan, pemisahan anakan dari batang induk sebaiknya dilakukan setelah jumlah anakan 3-5 atau batang induk telah mencapai umur 4-5 bulan setelah tanam.

Baca Juga :
Mengenal Lebih Dekat Tentang Tanaman Sarang Semut
Cara Budidaya Tanaman Nilam
Cara Menanam Semangka Dalam Polybag Di Halaman Rumah
Budidaya Padi Organik Dengan Metode SRI

Persiapan Lahan

Persiapan lahan bertujuan untuk mengolah dan menggemburkan lahan (dengan kedalaman bajakan 20-30 cm) memperbaiki struktur tanah, memperbaiki aerasi tanah, memperbaiki sistem drainase serta membunuh sumber penyakit dalam tanah. Setelah pengolahan, dibuat bedengan dengan panjang 10 m, lebar 1 m dan tinggi 30 cm. Bedengan ini dapat menampung 35-40 batang.
Tanaman garut juga dapat ditanam pada lahan yang tanpa diolah terlebih dulu. Caranya adalah dengan membuat lubang dengan ukuran 20 x 20 cm. Sebelum ditanam, lubang diberi dulu pupuk kandang. Jarak tanam yang dianjurkan adalah 40 x 40 cm.

Penanaman

Tanaman Naungan Jenis tanaman naungan yang baik adalah tanaman yang berakar lunak, seperti pisang, pepaya, dsb. Tetapi tanaman garut juga dapat beradaptasi dengan tanaman keras/tahunan seperti karet, rambutan, kelapa sawit, jati, dsb.
Jarak tanaman naungan berakar lunak (pisang, pepaya) 3 x 3 m, sehingga tanaman garut masih dapat menyerap sinar matahari 40-50%. Sedangkan jarak tanaman keras/tahunan tergantung pada kondisi di lapangan, terutama pada pertumbuhan akar tanaman keras/tahunan tersebut.
Penanaman Lahan yang telah diolah atau tanpa olah dibuatkan lubang tanam 20 x 20 cm dengan jarak tanam 40 x 40 cm. Benih dari persemaian (telah berdaun 3-5 helai) dicabut, lalu ditanam dalam lubang yang telah disiapkan. Bila benih berasal dari anakan, maka jumlah daun dikurangi lebih dulu (dengan dipotong), lalu ditanam dalam lubang.

Pemeliharaan Tanaman

Pada umur tanaman 2-3 bulan setelah tanam, tanah digemburkan, lalu diberikan pupuk urea, masing-masing 200-300 kg per hektar tergantung pada kesuburan tanah dilokasi penanaman. Pupuk urea dan SP-36 diaduk menjadi satu lalu disebar di alur bumbunan.
Hama utama yang menyerang tanaman garut adalah uret, tikus dan ulat penggulung daun (Colopodes atheus). Sedangkan penyakit utama yang menyerang tanaman garut adalah penyakit terbakar daun (Rosellinia atheus) dan penyakit busuk daun (Pelliularian filomentosa).

 

Pemanenan

Tanaman garut dapat dipanen pada dua periode, yaitu:

Pada umur 6-7 bulan Pemanenan ini dilakukan bila umbi tersebut akan digunakan atau diolah menjadi emping atau keripik, karena pada umur tersebut serat yang terkandung masih sedikit.
Pada umur 8-12 bulanHal ini dilakukan bila umbi akan diproses menjadi pati (tepung). Pemanenan sebaiknya dilakukan pada bulan-bulan kering agar rendemen patinya tinggi.

Pemanenan dilakukan dengan menggunakan garpu atau alat sejenis, lalu dibersihkan dari akar dan tanah dan dipotong sebatas pangkal rimpang. Yang perlu diperhatikan adalah varietas yang dipanen, varietas banana hanya dapat bertahan 2 hari, sedangkan varietas Creol dapat bertahan 7 hari setelah dipanen.

Mengenal Lebih Dekat Tentang Tanaman Sarang Semut

        Sarang semut dengan nama ilmiah Myrmecodia sp. Merupakan salah satu tumbuhan dari subfamili Hydnophytinae (Rubiaceae) yang dapat berkerja sama dengan semut. Tumbuhan ini merupakan tumbuhan komensialisme, artinya tumbuhan yang menempel pada tumbuhan lain, tetapi tidak merugikan inangnya, hanya sebagai tempat menempel. Contoh tanaman epifit lain yang lazim dijumpai hidup di pohon yaitu lumut kerak, lumut, alga, tumbuhan perambat, dan anggrek.

Riwayat Si Umbi Sarang Semut

      Genus tumbuhan sarang semut dibagi menjadi beberapa spesies berdasarkan struktur umbinya. Ditemukan sebanyak 26 spesies sarang semut. Batangnya menggelembung dan berongga-rongga serta dihuni oleh semut merupakan ciri khas dari semua species tumbuhan ini. Tumbuhan ini dapat ditanam dengan mudah dan tetap tumbuh layaknya sarang semut seperti biasanya tanpa ada bantuan semut.

          Ditemukannya penyebaran sarang semut dimulai dari Filipina, Kamboja, Semenanjung Malaysia, Kalimantan, Jawa, Papua, Papua Nugini, Sumatera hingga Kepulauan Solomon. Tumbuhan sarang semut dapat dijumpai di Provinsi Papua terutama di daerah Pegunungan Tengah, yaitu di hutan belantara Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Pegunungan Bintang, dan Kabupaten Paniai. Pulau Papua merupakan daerah paling besar penyebaran keanekaragaman sarang semut di mana spesies dataran tingginya adalah lokal spesifik.

        Tumbuhan sarang semut tersebar dari hutan bakau dan pohon-pohon di tepi pantai hingga ketinggian 2.400 m di atas permukaan laut (dpl). Tumbuhan sarang semut paling banyak ditemukan di padang rumput. Sarang semut lebih banyak ditemukan di hutan dan daerah pertanian terbuka ketimbang di daerah dataran renda dengan ketinggian 200 mdpl.

        Sarang semut banyak ditemukan tumbuh di beberapa pohon umumnya di pohon kayu putih, cemara gunung, kaha, dan pohon beech. Di habitat liarnya, tumbuhan sarang semut dihuni oleh beragam jenis semut.

        Namun, satu tumbuhan sarang semut hanya dihuni oleh satu jenis semut. Secara umum ditemukan tiga spesies semut dari genus Iridomyrmex. Sebagai contoh, tumbuhan sarang semut Myrmecodia pendens Merr. & Perry dihuni oleh koloni semut dari jenis Ochetellus sp. Dalam umbi sarang semut juga ditemukan dua spesies jamur ketika dihuni oleh simbion I. cordatus.

Baca Juga :
Manfaat Kantong Plastik Yang Sangat Penting
Cara Budidaya Tanaman Nilam
Cara Menanam Semangka Dalam Polybag Di Halaman Rumah
Budidaya Padi Organik Dengan Metode SRI

        Umbi yang terdapat pada sarang semut biasanya memiliki bentuk bulat saat muda, lalu menjadi lonjong memendek maupun memanjang setelah memasuki umur tua. Umbinya hampir selalu berduri. Pengembangan dari genus ini didapatkan dengan klasifikasi umbinya memiliki suatu sistem jaringan berlubang yang bentuk serta interkoneksinya tersebut sangat khas.

        Penyebaran tumbuhan sarang semut banyak ditemukan, mulai dari Semenanjung Malaysia, Filipina, Kamboja, Sumatera, Kalimantan, Jawa, Papua, Papua Nugini, Cape York hingga Kepulauan Solomon. Di daerah Pegunungan Tengah pulau Papua sarang semut mudah dijumpai, selain Pegunungan Tengah yaitu di hutan belantara Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Pegunungan Bintang, dan Kabupaten Paniai. Di Pulau Papua, sarang semut meiliki keanekaragaman terbesar dari daerah lainnya.

        Penyebaran populasi sarang semut mulai dari hutan bakau dan pohon-pohon di tepi pantai hingga ketinggian 2.400 m di atas permukaan laut (dpl). Tumbuhan sarang semut paling banyak ditemukan di padang rumput. Jika ingin mencari sarang semut jangan mencarinya dihutan tropis dataran rendah karena jarang ditemukan, tetapi lebih banyak ditemukan di hutan dan daerah pertanian terbuka dengan ketinggian sekitar 600m diatas permukaan laut.

 

Jika anda membutuhkan parant nylon dengan kerapat 75 % ukuran 1,8m x 50m untuk bed dryer biji kopi ,rempah-rempah dll silahkan CALL/SMS/WA 085233925564 – 087702821277 – 081232584950. Untuk info harga terupdate paranet silahkan klik DISINI.