Jangan Asal Pilih! Ini Campuran Media Tanam Jamur Tiram

Media Tanam Jamur Tiram
Jangan Asal Pilih! Ini Campuran Media Tanam Jamur Tiram

Campuran media tanam jamur tiram bisa Anda pilih bila ingin membudidayakan jamur yang banyak dicari ini. Tiga bahan yang dimaksud yaitu serbuk gergaji, bekatul, dan kapur. Penggunaan ketiganya bisa membantu pertumbuhan jamur tiram menjadi lebih optimal.

Serbuk Gergaji

Serbuk gergaji adalah media tanam utama yang dipakai untuk budidaya jamur tiram. Di alam, jamur tiram ditemukan tumbuh pada kayu. Media tanam berupa serbuk gergaji sangat cocok untuk budidaya jamur tiram.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Anda harus memilih jenis kayu yang dipakai untuk membuat serbuk gergaji ini. Ada beberapa jenis kayu yang kurang cocok untuk budidaya jamur tiram. Misalnya saja, kayu jati, kayu pinus, dan kayu jenis lain yang terlalu banyak mengandung zat pengawet alami.

Kayu jenis ini harus dihindari karena bisa menghambat pertumbuhan jamur. Jamur, termasuk jamur tiram, gampang tumbuh pada kayu lunak. Jenis kayu yang baik dipakai sebagai media tanam yaitu kayu albasia dan kayu karet. Kayu keras yang lebih baik dihindari yaitu kayu meranti dan kayu johar.

Jenis kayu yang serbuk gergajinya bisa dipakai sebagai media tanam jamur tiram yaitu kayu rasamala, saninten, mundu, anyang rejasa, bungur, pasang, getah manis, chesnut, karet, sengon, randu, dan jenitri. Penting untuk memilih jenis kayu ini mengingat serbuk gergaji menjadi media tumbuh utama dari jamur tiram.

Baca Juga:
Kepoin Jenis Tanaman Hias Untuk Peluang Bisnis Menjanjikan
Yuk Kepoin Fakta Menarik Tentang Bunga Melati
Budidaya Tanaman Cabai Merah Dengan Inovasi Cut Back, Mau Tau Caranya?

Bekatul

Media tanam yang dipakai sebagai campuran untuk serbuk gergaji yaitu bekatul. Bekatul dikenal juga sebagai dedak padi, yaitu hasil sisa penggilingan padi dengan alat penggiling. Penggilingan memakai rice polisher atau alat tumbuk tradisional sama-sama bisa menghasilkan bekatul.

Hasil tumbukan padi tersebut kemudian dipisahkan dari sekamnya. Bagian dedak diambil dan berfungsi sebagai sumber karbohidrat dan mineral bagi jamur tiram.

Kapur

Bahan campuran media tanam yang tak kalah pentingnya yaitu kapur. Zat ini dipakai untuk mengatur pH atau keasaman media tanam. Selain itu, kapur juga berfungsi sebagai sumber kalsium bagi jamur tiram.

Banner-paranet-plastik

Kapur yang dipakai umumnya berupa CaCO3 atau kapur bangunan. Selain itu, Anda juga bisa memakai kapur gamping yang biasa dipakai untuk mengecat rumah. Namun, pemakaian kapur gamping harus didahului dengan perendaman dalam air supaya pecah, hancur, dan tak panas.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Paranet untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian dan Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Advertisements

Yuk Kepoin Fakta Menarik Tentang Bunga Melati

Fakta Bunga Melati
Yuk Kepoin Fakta Menarik Tentang Bunga Melati

Bunga melati merupakan salah satu tanaman yang termasuk ke dalam perdu atau kelompok pohon yang memiliki tinggi di bawah 6m. Melati memiliki bentuk batang yang tegak dan bisa tumbuh menahun dengan cara merambat.

Tanaman yang asalnya dari daerah yang beriklim tropis dan hangat dari Australasia, Eurasia dan Oseania. Melati sudah dibubidayakan secara luas sejak zaman dulu, sampai menjadi bunga yang memiliki aroma khas dari daerah tersebut.

Di negara kita, bunga ini dijuluki sebagai Puspa Bangsa atau menjadi simbol nasional. Jenis melatinya yaitu melati putih atau nama latinnya Jasminum sambac. Sebab dipercaya bahwa bunga ini menjadi simbol kemurnian dan kesucian.

Dan bahkan dihubungkan dengan berbagai macam tradisi dari banyak suku yang ada di Indonesia. Dalam upara pernikahan yang mengusung tradisi contohnya, bunga ini seakan wajib hadir. Tak hanya satu suku saja, namun di banyak suku. Terutama di suku Jawa dan suku Sunda. Tak bisa dipungkiri, nama bunga melati sangat populer sekali di Indonesia.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Di balik kepopuleran dan banyak fungsinya, apa Anda tahu fakta bunga melati yang lainnya? Apabila ingin tahu lebih banyak mengenai bunga melati, simak ulasan berikut ini.

Masih Satu Famili Dengan Zaitun

Bunga melati termasuk famili Oleaceae yang masih satu famili dengan zaitun. Akan tetapi, berbeda dengan keluarga Oleaceae lain, melati umumnya mempunyai 4-9 kelopak. Bukan hanya itu, melati juga tergolong tumbuhan semak yang tingginya bisa mencapai 4,5 meter. Melati yang merambat bisa mencapai 9m.

Melati mampu hidup di daerah yang mempunyai tingkat kesuburan sedang dengan drainase baik. Tanaman ini bisa bertahan hidup selama 15-20 tahun di alam liar. Tetapi, melati sudah banyak dibudidayakan dan dijadikan tanaman hias. Dengan demikian, bila dirawat dengan tepat, melati akan lebih produktif dan usianya lebih panjang.

Baca Juga:
Budidaya Tanaman Cabai Merah Dengan Inovasi Cut Back, Mau Tau Caranya?
Dibalik Cita Rasa Yang Nikmat, Ternyata Ini Rahasia Para Petani Kopi!
Ingin Sukses Saat Budidaya Cengkeh, Yuk Intip Cara Pembibitannya!

Terdiri Atas Ratusan Spesies

Hingga sekarang sudah diketahui sekitar 200 spesies bunga melati. Beberapa besar bagian spesiesnya berwarna putih dan kuning, namun juga ada yang berwarna merah muda. Adapun sebagian spesies yang terkenal, yaitu Jasminum officinale dan Jasminum grandiflorum. Jenis melati lainnya yaitu Carolina Jasmine yang beracun. Akan tetapi, akarnya bila sudah kering bisa dimanfaatkan untuk obat penenang.

Dapat Berbuah

Sebagian jenis melati bisa berbuah dengan bentuk bulat dan berwarna hitam bila sudah matang, akan berwarna hijau jika masih mentah. Bunga melati tak bisa melakukan penyerbukan sendiri, meski mempunyai putik dan benang sari. Karena, keduanya berkembang pada saat yang berbeda jadi dibutuhkan bantuan lebah atau kupu-kupu untuk melaksanakan penyerbukan.

Keharuman yang Menjadikannya “Ratu Malam”

Di daerah tropis, bunga melati bisa mekar sepanjang waktu. Tetapi, di daerah subtropis umumnya akan mekar dan berbau harum selama musim panas dan musim semi. Dan uniknya, bau melati akan lebih kuat ketika malam hari. Hal tersebut diakibatkan oleh turunnya temperatur udara jadi memicu pemekaran dan pelepasan aromanya yang harum. Bahkan, di India dijuluki sebagai “Ratu Malam”.

Sebagai Bahan Dasar Aneka Produk

Bunga ini mempunyai beberapa manfaat untuk tubuh, salah satunya kandungan anti-inflamasi dan anti-oksidan yang mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Anda bisa merasakannya sesudah mengonsumsi teh yang dicampur dengan melati. Manfaat lainnya, yaitu aroma dari minyak atsiri yang bisa mengurangi stres serta masih banyak lagi. Tak hanya manfaat di atas, melati juga dipakai dalam produk kecantikan seperti perawatan kulit dan wajah.

Bermakna di Berbagai Negara

Ternyata melati tak hanya menjadi bunga nasional Indonesia. Negara Pakistan juga menjadikan Jasminum officinale sebagai bunga nasional. Sementara, masyarakat Thailand menjadikan melati sebagai simbol untuk cinta dan kehormatan. Berbeda lagi dengan Tiongkok yang mengartikan melati sebagai kebahagiaan, kasih sayang, dan keagungan.

Negara Indonesia sendiri menjadikan Jasminum sambac ini sebagai bunga nasional. Suku Jawa, Sunda sampai Bugis juga menjadikan melati sebagai aksesoris mempelai ketika pernikahan atau upacara adat. Karena, bunga melati dimaknai sebagai ketulusan hati setiap perkataan dan perbuatan. Bisa saja setiap suku berbeda-beda dalam memaknai melati.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Paranet untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian dan Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Budidaya Tanaman Cabai Merah Dengan Inovasi Cut Back, Mau Tau Caranya?

Budidaya Cabai Merah
Budidaya Tanaman Cabai Merah Dengan Inovasi Cut Back, Mau Tau Caranya?

Jual Jaring Paranet Untuk Budidaya Tanaman – Lim Corporation

Umumnya umur tanaman cabe besar hanya bertahan sekitar 8 – 12 bulan dan sesudah itu mulai mengering dan mati. Serta produktivitasnya, semakin tua umur batang cabe, akan semakin berkurang produktivitas dan kualitas buahnya. Jika kondisinya sudah demikian, umumnya petani kemudian mencabut batang-batang cabe yang sudah tak produktif tersebut setelah itu menggantinya dengan tanaman baru untuk kelanjutan usaha tani atau budidaya mereka.

Tetapi jangan buru-buru untuk memusnahkan batang-batang cabe yang sudah tak produktif itu, sebab ternyata batang-batang cabe yang sudah tua itu masih bisa dimudakan dan diberdayakan kembali tanpa harus menanam bibit baru. Sebuah inovasi sudah berhasil dicoba oleh para penyuluh pertanian di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Linge. Dalam lahan percontohan BPP seluas hampir 2 hektar ini memang sudah lama dikelola dan dimanfaatkan untuk lahan budidaya cabe. Dari hasil budidaya cabe tersebut, Kepala BPP Linge, sudah bisa membantu meningkatkan kesejahteraan para penyuluh pertanian yang dipimpinnya, apalagi dalam setahun terakhir, harga cabe cukup tinggi.

Dengan pola budidaya organik, Safrin dan kawan-kawan nyaris mampu menanam cabe sepanjang tahun, sebab pemakaian material organik dalam budidaya cabe ternyata lebih resistan pada perubahan cuaca ataupun serangan hama dan penyakit tanaman. Di awal tahun 2016 yang lalu, para penyuluh ini kembali menanam cabe untuk yang kesekian kalinya, dan seperti sebelumnya, hasil yang mereka peroleh juga sangat memuaskan, walaupun curah hujan selama tahun 2016 tergolong minim.

Hasil panen yang cukup bagus ditambah harga cabe yang terus melambung di pasaran, menjadi berkah tersendiri bagi Safrin dan kawan-kawan. Pedasnya harga cabe, justru terasa manis bagi para penyuluh tersebut, mereka mampu menikmati hasil panen cabe untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Wajar jika akhirnya para penyuluh ini betah bertahan di BPP ini, sebab kesejahteraan mereka sangat diperhatikan oleh pimpinan mereka.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Menjelang akhir tahun 2016, produktivitas tanaman cabe mereka mulai menurun sesudah lebih 15 kali dipanen, mereka juga sudah berencana untuk mengganti tanaman tua itu dengan tanaman baru. Namun kemudian Safrin punya ide untuk mencoba sistem baru dalam budidaya cabe mereka tanpa harus menanam kembali bibit cabe baru. Ide itu muncul ketika dia mengamati tanaman cabenya, walau daun dan rantingnya sudah mulai mengering, tetapi Safrin melihat, batang cabe itu masih terlihat hijau dan perakarannya juga masih kuat. Kemudian dia menerapkan sistem Cut Back, yaitu memotong sebagian besar tanaman dan hanya menyisakan batang setinggi 10cm – 15cm dari permukaan tanah. Bekas potongan batang yang tersisa itu kemudian ditutup dengan plastik, dan dia kembali memberikan pupuk dasar berupa pupuk organik cair olahan mereka sendiri di lahan tersebut.

Tanpa disadari, inovasi baru dari sang Kepala BPP ini menunjukkan hasil yang sangat bagus, sehingga para penyuluh yang ikut mengelola lahan cabe selama ini semakin antusias dengan ide sang pimpinan. Dirangsang oleh pupuk dasar yang kembali diberikan pada lahan cabe itu, batang cabe yang bekas dipotong itu mulai mengeluarkan tunas-tunas baru yang pertumbuhannya sangat cepat. Safirin dan kawan-kawan kemudian memilih 2 atau 3 tunas baru yang pertumbuhannya paling bagus untuk dipertahankan sebagai batang baru, sementara yang lainnya dibuang. Sesudah tunas itu berubah menjadi batang baru dan mulai mengeluarkan cabang, kemudian mereka mulai memberikan pupuk susulan sebagaimana memberi pupuk pada tanaman baru.

Baca Juga:
Teknik Simpel Pembibitan Mawar, Salah Satu Tanaman Hias Terpopuler
Iniloh! Penghambat Pertumbuhan Saat Budidaya Jamur Tiram dan Cara Mengatasinya
Anda Wajib Tau! 10 Unsur Penerapan Teknologi Saat Budidaya Padi
Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?

Para penyuluh itu awalnya tidak terlalu yakin dengan inovasi dari Safrin, namun sesudah melihat perkembangan tanaman cabe dari hasil penerapan sistem cut back tersebut bisa berkembang sangat baik, itulah yang membuat mereka semakin yakin bahwa inovasi tersebut layak diterapkan untuk pola baru dalam budidaya cabe. Bahkan dengan sistem cut back yang diterapkan Safrin dan kawan-kawan itu, banyak keuntungan yang mereka peroleh, khususnya dalam menghemat biaya produksi yang pada akhirnya akan memberikan keuntungan yang lebih besar bagi mereka. Dengan sistim cut back ini, mereka tak perlu lagi mengolah lahan, menyediakan dan menyemai bibit serta melaksanakan penanaman kembali, mereka cukup memberikan pupuk secukupnya dan melaksanakan perawatan tanaman. Dari sisi ini, wajar jika kemudian mereka menyebut sistim baru budidaya cabe mereka itu dengan sebutan paket hemat, karena dengan sistem cut back ini, mampu menekan biaya produksi sampai 70%.

Semangat Safrin dan kawan-kawan semakin tinggi, sebab hanya dalam waktu sekitar 2 bulan, tanaman cabe dengan sistem cut back yang diuji coba ini sudah mulai berbuah. Buah cabe dengan bentuk dan kualitas yang masih sama persis dengan tanaman awalnya, menunjukkan bahwa sistem ini juga bisa mempertahankan sifat genetik tanaman. Dan menjelang akhir bulan Januari 2017, disaat harga cabe masih relatif tinggi, para penyuluh itu sudah bisa menikmati hasil panen dari ujicoba yang baru pertama kali mereka laksanakan itu.

Pemanenan perdana itu memang belum banyak, hanya sekitar 200kg cabe merah, namun melihat masih banyaknya cabe hijau yang bergelantungan pada cabang tanaman serta bunga cabe yang terus bermunculan, mereka optimis, produktivitas tanaman cabe hasil cut back ini, tak kalah dengan hasil dari penanaman dari bibit baru, bahkan dengan pemupukan dan perawatan intensif, bisa jadi produktivitasnya bisa lebih tinggi.

Teknik unik yang diuji coba Safrin dan kawan-kawan itu, akhirnya menarik perhatian para petani di sekitar lokasi BPP Linge. Setiap hari selalu saja ada petani atau rombongan kelompok tani yang ingin melihat sekaligus belajar langsung sistem baru budidaya cabe ini. Dan dengan senang hati, Safrin dan kawan-kawan akan membagikan ilmu baru mereka itu pada para petani yang datang ketempat mereka, sebab itu memang sudah menjadi tugas dan kewajiban yang melakat pada diri mereka selaku penyuluh pertanian.

Apa yang sudah dilaksanakan Safrin, tentunya merupakan suatu inovasi dan terobosan baru yang sangat menguntungkan bila diterapkan oleh para petani. Dengan menekan biaya produksi, tentu usaha tani cabe semacam ini akan mampu memberikan penghasilan yang lebih tinggi bagi para petani. Saat ini bukan hanya, mempersilahkan para petani untuk melihat dan belajar langsung tentang sistem cut back ini, para penyuluh itu juga mulai mensosialisasikan temuan mereka itu pada para petani binaan mereka. Bukan hanya fokus pada kegiatan Upsus Pajale (Padi, Jagung dan Kedele), salah satu komoditi yang menjadi prioritas dalam pembinaan dan penyuluhan yang dilaksanakan oleh para penyuluh pertanian di kecamatan Linge ini merupakan komoditi cabe. Bukan tanpa alasan, jika mereka fokus pada komoditi ini, sebab selama ini harga cabe di daerah ini relative stabil dan cukup tinggi, ini bisa jadi potensi untuk meningkatkan kesejahteraan petani disana.

Demikian penjelasan mengenai artikel berjudul “Budidaya Tanaman Cabai Merah Dengan Inovasi Cut Back, Mau Tau Caranya?”. Semoga penjelasan artikel tersebut bisa bermanfaat bagi Anda.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Paranet untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Paranet dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Dibalik Cita Rasa Yang Nikmat, Ternyata Ini Rahasia Para Petani Kopi!

Budidaya Kopi Dengan Paranet
Dibalik Cita Rasa Yang Nikmat, Ternyata Ini Rahasia Para Petani Kopi!

Jual Paranet Untuk Peneduh Budidaya Tanaman – Lim Corporation

Tumbuhan kopi termasuk dalam genus Coffea yang termasuk dalam keluarga Rubiaceae. Genus Coffea mempunyai lebih dari 100 anggota spesies. Dari jumlah tersebut hanya ada tiga spesies yang dapat dibudidayakan untuk tujuan komersial yaitu Coffea arabica, Coffea canephora, dan Coffea liberica. Tanaman kopi adalah sejenis tanaman tahunan yang umurnya produktif sampai sekitar 20 tahun. Untuk membudidayakan kopi langkah pertama yang anda lakukan adalah anda harus memilih jenis tanaman kopi yang berkualitas. Faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan budidaya tanaman kopi yaitu pemilihan jenis – jenis tanaman, cara budidaya, penanganan pasca panen, dan pemasaran produk kopi. Tahapan membudidayakan tanaman kopi dengan naungan paranet:

1. Pemilihan Jenis dan Varietas
Tanaman kopi ini mempunyai banyak jenisnya namun yang sering dibudidayakan hanya 4 jenis saja yaitu arabika, robusta, liberika, dan excelsa. Setiap jenis mempunyai sifat – sifat yang berbeda – beda. Pilihlah jenis tanaman kopi yang sesuai dengan lokasi lahan atau tempat anda. Untuk lokasi lahan pertanian yang ada pada ketinggian lebih dari 800 mdpl cocok untuk ditanami kopi yang berjenis arabika. Sedangkan untuk lahan pertanian yang ada pada ketinggian 400 sampai 800 mdpl dapat ditanami tanaman kopi berjenis robusta.

2. Penyiapan Bibit
Proses selanjutnya yaitu mencari bibit unggul, menyiapkan lahan dan peneduh. Informasi mengenai bibit unggul untuk budidaya kopi dapat ditanyakan pada toko bibit yang terpercaya. Sementara itu, untuk peneduh harus sudah disiapkan setidaknya 2 tahun sebelum anda membudidayakan kopi. Bibit pohon kopi dapat diperoleh dari perbanyakan yaitu dengan teknik generatif dan vegetatif. Teknik perbanyakan generatif dari biji umumnya digunakan untuk budidaya kopi arabika, sedangkan untuk kopi robusta lebih sering menggunakan teknik perbanyakan vegetatif dengan stek. Untuk setiap teknik perbanyakan bibit memiliki keunggulan dan kelemahan tersendiri.

3. Penyiapan Lahan
Melakukan budidaya kopi dididataran tinggi atau pun didataran rendah, tergantung pada jenisnya. Umumnya kopi suka dengan tanah gembur dan kaya akan bahan organik. Berikan juga tambahan pupuk organik dan penyubur tanah di sekitar area tanaman kopi untuk menambah kesuburan tanaman kopi anda. Hal yang harus disiapkan sebelum anda membudidaya kopi adalah menanam pohon peneduh atau jaring paranet. Fungsi dari pohon peneduh atau jaring paranet yaitu untuk mengatur intensitas sinar matahari yang masuk. Karena, tanaman kopi ini merupakan tanaman yang tidak terlalu suka dengan intensitas cahaya matahari secara penuh. Anda bisa memilih pohon pelindung yang tidak membutuhkan banyak perawatan dan daunnya dapat menjadi sumber pupuk hijau. Bila tidak ingin susa anda dapat menggunakan jaring paranet untuk peneduhnya. Karena jaring paranet ini memiliki kerapatan jaring yang cocok untuk proses membudidayakan kopi.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

4. Penanaman Bibit
Langka selanjutnya yaitu buatlah lubang tanam dengan ukuran 60 x 60 x 60 cm, pembuatan lubang ini dilakukan 3 – 6 bulan sebelum masa penanaman. Sebaiknya ketika anda menggali lubang tanam pisahkan dulu tanah galian bagian atas dengan tanah galian bagian bawah. Lalu biarkan lubang tanam tersebut terbuka. setelah 2 bulan sebelum penanaman campurkan dulu 200 gr belerang dan 200 gr kapur dengan tanah galian bagian bawah. Setelah itu masukkan kedalam lubang tanam. Jangan lupa mencampurkan 20 kg pupuk kompos dengan tanah galian atas sekitar 1 bulan sebelum bibit anda tanam, kemudian langka selanjutnya masukkan ke lubang tanam.

Baca Juga:
Mari! Atasi Krisis Pangan Dengan Budidaya Sayuran Sendiri Sistem Vertiminaponik
Yuk!! Kenalan Dengan Inovasi Bioteknologi Dalam Sistem Pertanian
Wow! Budidaya Tanaman Sayur Yang Lagi Viral Dengan Polybag, Mau Tau?

Sekarang bibit kopi sudah siap untuk ditanam dalam lubang tanam. Sebelumnya pangkas daun yang ada pada bibit hingga hanya tersisa sepertiga bagian untuk mengurangi penguapan. Lalu keluarkan bibit kopi dari polybag setelah itu gali sedikit lubang tanam yang sudah anda siapkan. Kedalaman galian disesuaikan dengan panjang akar tanaman kopi. Untuk bibit yang memiliki akar tunjang usahakan agar akar tanaman tegak lurus. Tutup lubang tanam agar tanaman dapat berdiri kokoh, bila membutuhkan berikan ajir untuk menopang tanaman agar tanaman kopi tidak roboh.

5. Peyulaman Tanaman
Sesudah bibit ditanam di area kebun anda, periksa pertumbuhan bibit tersebut setidaknya 1 minggu 2 kali. Bila umur bibit sudah sekitar 1 – 6 bulan lakukankan pemeriksaan sekitar 1 bulan 1 kali. Ketika melakukan proses pemeriksaan, apabila ada pohon kopi yang mati segera lakukakan penyulaman. Proses penyulaman bisa dikerjakan dengan bibit yang sama. Berikan perawatan yang lebih instensif agar tanaman hasil penyulaman dapat menyamai pertumbuhan pohon yang lainnya.

6. Pemupukan Tanaman
Langka selanjutnya yaitu proes pemberian pupuk, untuk budidaya tanaman kopi dapat menggunakan pupuk organik atau pun pupuk buatan. Pemberian pupuk untuk setiap tanaman yaitu sekitar 20kg dan diberikan sekitar 1-2 tahun 1 kali.

7. Hama dan Penyakit Tanaman
Untuk bagian lahan budidaya kopi yang telah terserang hama dan penyakit akan menurunkan produktivitas tanaman kopi anda, kualitas mutu kopi dan bahkan bisa mengakibatkan kematian tanaman. Untuk menangani ini anda bisa menggunakan pestisida alami dengan cara semprotkan pada tanaman kopi.

8. Pasca Panen Tanaman
Untuk tanaman kopi yang pembudidayaannya intensif tanaman sudah dapat berbuah pada umur sekitar 2 , 5 – 3 tahun untuk yang jenis robusta dan 3 – 4 tahun untuk yang berjenis arabika. Hasil dari proses pemanenan yang pertama umumnya tidak terlalu banyak, produktivitas hasil dari tanaman kopi akan mencapai puncaknya setelah kopi berumur 7 – 9 tahun. Pemanenan kopi dilakukan secara bertahap, panen raya dapat terjadi dalam 4 – 5 bulan dengan interval dan waktu pemetikan setiap 10 – 14 hari. Pemanenan dan pengolahan pasca panen tanaman kopi akan menentukan mutu produk akhir tanaman kopi.

* Info lengkap mengenai harga Paranet silakan klik http://bit.ly/hargaparanet

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Paranet atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Ingin Sukses Saat Budidaya Cengkeh, Yuk Intip Cara Pembibitannya!

Pembeibitan Tanaman Cengkeh
Ingin Sukses Saat Budidaya Cengkeh, Yuk Intip Cara Pembibitannya!

Distributor Paranet Import Untuk Pembibitan – Lim Corporation

Untuk bibit yang ditanam akan menjadi penentu berhasil atau gagalnya suatu tanaman. Untuk bibit yang baik akan menghasilkan tanaman yang baik asalkan syarat pemeliharaannya baik juga. Pembibitan tanaman cengkeh yaitu salah satu aspek dari teknis budidaya tanaman cengkeh yang akan menentukan keberhasilan pertanaman cengkeh. Begitu juga sebaliknya meskipun bibitnya baik, namun syarat lain kurang dipenuhi tanaman akan merana. Oleh karena itu, ketika melaksanakan persemaian terdapat faktor yang harus diperhatikan diantaranya yaitu:

Pemilihan Tanah atau Tempat Tanam
Adapun beberapa faktor yang harus dipenuhi dalam pemilihan tanah atau lahan untuk menanamnya:

a. Kondisi tanahnya harus subur
b. Gampang untuk pengairannya terutama di musim kemarau. Sebisa mungkin mencari tanah yang tak miring letaknya, supaya mempermudah saat pembuangan air. Lebih baik lagi memilih tanah yang miring ke timur, supaya bisa menerima sinar matahari pagi.
c. Terlindung dari angin kencang, maksudnya yaitu ada tanaman pelindungnya atau bisa juga diberi naungan paranet. Tak hanya untuk melindungi dari angin kencang, tetapi juga berfungsi untuk mematahkan jatuhnya air hujan dan menahan sinar matahari yang berlebihan.
d. Lahan tanam yang strategis, supaya gampang saat pengangkutannya, dekat dengan tempat penyulaman, dekat dengan sumber air supaya mempermudah penyiraman dan dekat dengan perumahan agar gampang saat proses pemeriksaan dan pengawasan yang harus dikerjakan sekitar 2 hari sekali.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Memilih Biji Yang Akan Disemai
Langkah pertama yang harus dilaksanakan sebelum memilih biji yaitu memilih pohon induk. Untuk pohon induk yang dipilih harus memenuhi syarat sebagai berikut:

a. Sudah cukup umur, yang baik sesudah mencapai umur lebih dari 14 tahun.
b. Yang produksinya tinggi, baik kualitas ataupun kuantitasnya, artinya berbunga lebat dan baik mutunya.
c. Kondisi pohon sehat, subur dan menghijau, tahan pada hama dan penyakit, terutama penyakit layu bujang.

Sesudah memilih pohon induk yang memenuhi syarat, kemudian memilih bijinya. Pemilihan biji yang baik yaitu:

a. Berwarna kuning muda dan tak mempunyai bercak kehitaman. Pemakaian biji yang mempunyai bercak kehitaman atau berwarna hitam meskipun bisa tumbuh, tetapi takk akan menjadi bibit yang baik.
b. Besarnya sedang, tak terlalu besar dan tak terlalu kecil.
c. Yang bernas atau berisi, untuk mengetahui biji yang berisi sebaiknya direndam di dalam air, untuk biji yang mengapung dibuang dan sedangkan yang tenggelam diambil. Namun meski biji mengendap, jika cacat atau mempunyai bercak kehitaman lebih baik jangan dipakai.
d. Jangan sampai kering karena akan menyebabkan daya tumbuh yang kurang baik.

Semua biji yang sudah terpilih sebaiknya segera dikuliti dan disemaikan supaya tak rusak dan tumbuhnya merata.

Baca Juga:
Dengan Polybag Hasil Panen Budidaya Melon Melimpah, Mau Tau Caranya?
Yuk!! Kenalan Dengan Inovasi Bioteknologi Dalam Sistem Pertanian
Mari! Atasi Krisis Pangan Dengan Budidaya Sayuran Sendiri Sistem Vertiminaponik

Persemaian
Terdapat 2 macam cara untuk penyemaian, yaitu:

1. Penyemaian Pendahuluan (Perkecambahan)
Sebelum menyemai, biji yang terpilih harus dikecambahkan terlebih dulu supaya bibit bisa diseleksi lagi dan tumbuhnya bisa merata. Tempat perkecambahan umumnya memakai bak dari pasangan batu merah atau memakai peti atau bisa juga memakai bedengan. Tempat perkecambahan harus diletakkan ditempat yang teduh untuk menjaga kelembapan dan menahan percikan air hujan. Hal yang harus diperhatikan ketika menyemai yaitu:

a) Untuk biji yang akan disemaikan dikupas kulitnya dengan hati-hati jangan sampai rusak. Biji yang tak dikupas mengakibatkan presentase tumbuh kurang dan lambat jadi pertumbuhan bibit tak merata.
b) Letakkan biji jangan sampai terbalik, jika terbalik tumbuhnya akan membelok.
c) Tempatkan di tempat yang teduh untuk menjaga kelembapan dan selalu laksanakan penyiraman 2-3 kali sehari.
d) Penyiraman tak boleh dikerjakan secara langsung karena bisa merubuah posisi biji. Jadi untuk mengerjakan penyiraman, bibit yang sudah selesai ditanam kemudian ditutup dengan karung jadi penyiraman tak terjadi secara langsung. Karung akan lebih lama menahan air.
e) Jika biji-biji sudah tumbuh dan akar mulai memanjang, semua karung dibuka dan bisa dipindahkan ke persemaian selanjutnya.

2. Persemaian Tetap (Persemaian Selanjutnya)
Untuk semua biji yang sudah tumbuh harus sesegera mungkin dipindahkan ke persemaian selanjutnya. Adapun dua cara untuk pemindahannya, yaitu:

a) Langsung Dipindahkan ke Bedengan
Tanah yang dipakai sebagai tempat persemaian, dicangkul sedalam sekitar 30cm. Kemudian buatkan bedengan dengan bentuk trapesium dengan ukuran panjang 10m, lebar 1,2m, dan jarak antar bedengan yaitu 30m. Bibit cengkeh hanya bisa dipindahkan dengan bentuk putaran, yaitu bibit-bibit dipindahkan dengan tanah disekitarnya. Cara pemutaran sesuai dengan umur bibit:
(i) Untuk bibit yang berumur 1 tahun, putaran dibuat dengan kedalaman sekitar 20cm dan diameternya sekitar 15cm.
(ii) Sedangkan bibit yang berumur 2 tahun, putaran dibuat dengan kedalaman berkisar 30cm dengan diameter kurang lebih 20cm.

b) Pemindahan Tidak Langsung
Cara pemindahan tak langsung ini bisa memakai keranjang, plupuh atau bisa juga memakai kantong plastik untuk memindahkannya.

* Ingin info lengkap mengenai harga Paranet silakan klik tautan berikut ini http://bit.ly/hargaparanet

Apabila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Paranet atau Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

9 Jenis Tanaman Yang Bermanfaat & Cocok Untuk Menghias Interior Rumah

Tanaman Interior Rumah
Tanaman Untuk Hiasan Interior Rumah

Jual Paranet/Shading Net Harga Murah – Lim Corporation

Pemakaian tanaman hias untuk dekorasi interior rumah memang membuat suasana rumah jadi lebih terlihat segar. Bukan hanya bisa membantu memproduksi oksigen, tetapi beberapa tanaman juga mampu menyerap polusi yang berlebih. Berikut ini 9 tanaman yang bisa Anda pertimbangkan untuk dijadikan hiasan rumah, di antaranya yaitu:

A. Monstera Deliciosa
Apabila diperhatikan dengan saksama, jenis tanaman ini sudah sangat banyak dipasang di berbagai kafe dan rumah makan sebagai hiasan. Sebab daunnya yang unik memberikan kesan segar dan tak begitu berlebihan. Spesies Monstera deliciosa ini membuat rumah Anda terkesan lebih minimalis dengan gaya Skandinavia.

B. Pohon Uang
Asalnya dari daratan Amerika Tengah, pemakaian pohon ini untuk hiasan interior rumah sudah tersebar ke seluruh penjuru dunia. Dan pohon ini mempunyai nama latin yaitu Pachira Aquatica. Tanaman ini sering disebut sebagai pohon uang atau money tree. Konon, tanaman ini dipercaya bisa membawa pengaruh baik bagi pemilik rumah. Ciri-ciri pohon uang yaitu daun lima jari dan bagian ujung yang lancip mirip dengan tangan manusia.

Baca Juga: Iniloh! Penghambat Pertumbuhan Saat Budidaya Jamur Tiram dan Cara Mengatasinya

C. Bunga Aster
Bunga ini mempunyai nama latin yaitu Aster Amellus. Tanaman bunga ini asalnya dari Cina. Tinggi rata-rata mencapai sekitar 30cm-70cm. Warnanya pun cukup beragam jadi banyak dipilih untuk hiasan. Terdapat warna merah muda, pink, sampai dengan kuning.

D. Tanaman Karet Hias
Ficus Lyrata merupakan nama latin dari tanaman ini. Tanaman ini disebut juga karet kebo di beberapa daerah. Tanaman karet hias adalah tanaman dengan umur panjang. Masih berkerabat dengan pohon beringin, tanaman hias ini dikenali dari akar tunggang dan akar udara yang berwarna cokelat.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik URL berikut DISINI

E. Sirih Gading
Tanaman hias yang mempunyai nama latin Epipremnum Aursum ini masih satu kerabat dengan tanaman sirih yang umumnya dipakai untuk menginang. Perbedaannya, yaitu pada daun mempunyai corak warna yang cukup indah. Sebab corak tersebutlah tanaman ini dijadikan tanaman hias interior yang cukup menawan. Sirih gading bisa digantung atau diletakkan dalam pot.

Baca Juga: Ternyata, Ini 5 Kunci Sukses Budidaya Tanaman Hias Yang Wajib Diketahui

F. Lidah Mertua
Siapa yang tak mengenal dengan tanaman satu ini? Dengan menanam lidah mertua di dalam rumah, Anda bisa membantu mengurangi polusi dalam rumah, lho. Tanaman ini juga sangat beragam jenisnya bisa Anda pilih sesuai dengan selera. Lidah mertua juga dikenal dengan nama Sansiviera yang merupakan nama genus dari tanaman indah ini.

G. Spider Plants
Tanaman ini sangat dipercaya bisa mengurangi polusi dalam rumah. Anda juga bisa meletakkannya dengan cara digantung atau diletakkan dalam pot-pot kecil. Bagian daun spider plants memiliki warna hijau dan untuk bagian pinggirnya berwarna putih. Tanaman ini mempunyai nama ilmiah Chlorophytum Comosum dan asalnya dari Afrika bagian selatan.

Baca Juga: Selain Buahnya, Bagian Pohon Kurma Ini Juga Sangat Bermanfaat Bagi Tubuh!

H. Pakis Sarang Burung
Untuk tanaman yang satu ini juga banyak dipakai sebagai tanaman hias dalam rumah. Umumnya orang Sunda menyebutnya sebagai kadaka. Asplenium Nidus ini bisa ditanam dan digantung atau diletakkan dalam pot. Di Hong Kong, jenis tanaman pakis ini dilindungi oleh undang-undang.

* Ingin info lengkap mengenai harga Paranet silakan klik tautan berikut ini http://bit.ly/hargaparanet

Apabila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Paranet atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Iniloh! Penghambat Pertumbuhan Saat Budidaya Jamur Tiram dan Cara Mengatasinya

Hama Jamur Tiram
Hama Tanaman Jamur Tiram

Jual Paranet/Shading Net Harga Murah – Lim Corporation

Membudidayakan jamur tiram adalah prospek yang sangat menjanjikan. Tetapi, dalam membudidayakan jamur tiram mempunyai hambatan berupa hama dan penyakit yang bisa menghambat pertumbuhan, produktivitas dan bahkan menyebabkan kegagalan dalam panen.

Untuk upaya penanganan dan pengendalian jamur tiram harus dilaksanakan tindakan yang efektif supaya tanaman tumbuh dengan optimal. Dengan itu, petani harus terlebih dulu memahami dan mengetahui hama serta penyakit yang sering menyerang jamur tiram, diantaranya yaitu:

A. Hama Jamur Tiram

Adapun beberapa hama yang sering menyerang ketika budidaya jamur tiram, antara lain:

1. Serangga Kecil
Serangga yang sering menyerang saat budidaya jamur tiram yaitu lalat, nyamuk dan lain sebagainya. Serangga inilah yang sering menyerang jamur tiram, melalui lubang kecil yang tak terdeteksi, kemudian meletakan telurnya di bagblog. Larva yang tumbuh akan menyerang batang jamur, dan pertumbuhan akan terhambat serta bahan jamur tak tumbuh sama sekali.

Pengendaliannya:
* Pasanglah kawat kasa atau insectnet berukuran kecil pada bagian ventilasi dan memasang plastik bening pada bagian luar pintu untuk membiaskan cahaya jadi serangga cenderung menghindar dan menjauh.
* Semprotkan larutan pestisida pembasmi serangga, di sekitar areal kumbung budidaya jamur.

2. Laba-Laba
Laba-laba adalah jenis hewan ini juga sangat suka memakan miselium dan bagian pada jamur tiram. Tak hanya itu, laba-laba juga akan bisa mengakibatkan sprora jamur penganggu.

Pengendalian:
* Taburkan serbuk kapur di permukaan lantai dan dinding.
* Apabila ada sarang atau laba-laba harus segera di musnahkan.

Baca Juga: Kembangkan Varietas Jamur Susu Untuk Peluang Usaha Tambahan

3. Rayap
Rayap yaitu hama yang sangat sulit dideteksi kehadirannya, hama ini akan terlihat apabila sudah melaksanakan serangan yang menimbulkan keruskaan. Hama ini akan merusak baglog ataupun jamur yang sudah tumbuh sehingga tanaman jadi rusak dan tanaman akan gampang mati.

Pengendalian:
* Pisahkan dan buang baglog yang sudah terserang rayap.
* Semprotkan ekstrak siri ke bagian tanah atau bagian kumbung yang terserang rayap.
* Semprot dengan obat kimia, seperti latrex, bayer premis 200sl, actara, agenda 25ec dan sebagainya ke bagian yang terserang rayap.

4. Cacing
Cacing gilig, adalah salah satu jenis hama yang sering menyerang jamur tiram dan menyebabkan jamur tiram tak bisa tumbuh sama sekali. Ukuran cacing ini sangat kecil rata-rata sekitar 1mm dan bisa berkembang sangat cepat.

Pengendalian:
* Laksanakan strelisasi dengan sempurna jadi telur cacing mati.
* Jagalah tingkat kelembaban dan suhu lingkungan dengan baik.

5. Bekicot atau Siput
Bekicot atau siput ialah hama yang suka dengan kelembaban yang sangat tinggi, dan hama ini juga sering ditemukan menyerang jamur tiram. Bekas gigitan atau jalan hama ini akan mengakibatkan jamur menjadi abnormal jadi hama ini harus di waspadai.

Pengendalian:
* Semprotkan ekstrak jarak pagar, di areal lantai kembung dan rak.
* Laksanakan pemungutan atau pemusnahan secara manual.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

6. Tikus
Tikus adalah jenis hama yang bisa merusak segala jenis tanaman apapun, terutama jamur tiram. Tikus bisa merusak baglog jadi benih yang ada di dalamnya tak tumbuh dan bahkan memakan benih atau jamur yang sudah tumbuh dan membuat gagal panen.

Pengendalian:
* Pasanglah perangkap di sela-sela atau sarang tikus, baik perangkap lem tikus ataupun lainnya.
* Bisa juga semprotkan obat kimia, seperti radoc, x-mos, atau obat kimia lainnya.

Baca Juga: Ternyata, Ini 5 Kunci Sukses Budidaya Tanaman Hias Yang Wajib Diketahui

B. Penyakit Jamur Tiram

Berikut ini beberapa penyakit yang sering menyerang ketika budidaya jamur tiram, yaitu:

1. Cheetemium Spp
Gejala serangan yang ditimbulkan ada noda hijau, yang bisa menyebabkan perakaran jamur lemah jadi jamur tiram akan rontok.

Pengendalian:
– Laksanakan sterilisasi dengan sempurna dan efektif.
– Kurangi tingkat kepadatan baglog.
– Jagalah kelembaban media tanam.

2. Coprinus spp
Terdapat warna biru pada ujung jamur tiram, yang bisa menyebabkan pertumbuhan terhambat dan merusak miselium.

Pengendalian:
– Kurangi kandungan pupuk dalam media tanam.
– Percepat waktu panen.
– Laksanakan sterilisasi secara sempurna dan efektif.

3. Neurospora spp
Dampak yang ditimbulkan terdapat tepung berwarna orange di permukaan atau penyumbat baglog, yang bisa menyebabkan pertumbuhan miselium terhambat.

Pengendalian:
– Laksanakan penutupan sumbatan di media tanam dengan plastik ketika sterilisasi.
– Perbaiki alat steriliasi yang bocor
– Dan kerjakan sterilisasi dengan sempurna dan efektif.

4. Mucor spp
Gejala serangan ada noda berwarna hitam dipermukaan baglog atau media tumbuh substrat, jadi mengakibatkan tanaman rusak dan bahkan pertumbuhan akan terhambat serta jamur tiram akan mati.

Pengendalian:
– Turunkan suhu ruangan,
– Atur sirkulasi udara dengan baik.

Baca juga: Teknik Perbanyakan Tanaman Insulin Dengan Cara Stek, Coba & Nikmati Keuntungannya!

5. Penicilium spp
Gejala serangan adalah tumbuh miselium berwarna coklat tua/merah tua, yang bisa menyebabkan jamur abnormal dan bahkan mati.

Pengendalian:
– Jagalah kebersihan ruangan inkubasi
– Buang media substrat yang sudah terkontaminasi

* Info lengkap mengenai harga Paranet silakan klik http://bit.ly/hargaparanet

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Paranet atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Manfaat Tanaman Waru Landak dari Hiasan Rumah Hingga Atasi Gejala Penyakit

Tanaman Waru Landak

Jual Paranet Import Harga Murah – Lim Corporation

Tanaman waru landak sudah dikenal memiliki banyak manfaat. Bunga hias ini sudah lama dipakai sebagai obat untuk berbagai macam penyakit. Tak hanya itu waru landak juga gampang ditemukan. Fungsi tanaman waru landak pun semakin meluas, mulai dari sumber serat sampai bisa mengurangi berbagai gejala penyakit.

1. Obat Bisul
Di negara Indonesia, air remasan daun waru landak bisa dipakai untuk obat bisul. Bisul yang tadinya mengeras bisa menjadi lebih lunak.

Caranya yaitu dengan mengeringkan daun dan bunga waru landak. Apabila sudah, bunga dan daun kering digiling sampai halus. Bubuk waru landak tersebut diberi minyak kelapa dan diaduk. Oleskan di bagian bisul.

2. Sumber Serat
Dari buku Dictionary Commercial Products of India menjelaskan bahwa serat yang diperoleh dari waru landak mempunyai bagian dalam yang halus. Akan tetapi bagian luarnya keras dan berwarna kelabu. Warna yang kurang menarik menjadikan waru landak tak lagi dipakai sebagai sumber serat utama.

Baca Juga: Ternyata, Ini 6 Manfaat Timun Suri Untuk Kesehatan Tubuh

3. Luka Tersiram Air Panas
Bagian bunga waru landak dihaluskan dan dijadikan bubuk. Setelah itu tambahkan minyak wijen dan diaduk. Balurkan campuran tersebut di bagian tubuh yang tersiram air panas. Luka yang timbul bisa berkurang dengan cairan tersebut.

4. Influenza
Pemakaian 30gr waru landak dan 10gr jahe mampu mengurangi gejala influenza. Caranya yaitu dengan merebus 2 tanaman tersebut dalam 700ml air. Air, waru landak, dan jahe direbus sampai air menyusut menyisakan 300ml. Kemudian air tersebut dikonsumsi sehari 3 kali dengan dosis masing-masing 100ml.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik URL berikut http://www.facebook.com/InfoPertanianPerkebunanku/

5. Tanaman Hias
Tanaman bunga waru landak yang mempunyai warna menarik membuat tumbuhan ini sering dijadikan sebagai tanaman hias. Bukan hanya itu, tanaman ini berbunga sepanjang tahun dan perawatannya tak begitu sulit. Di Indonesia, tanaman ini sering dijadikan tanaman pagar.

Baca Juga: Mengenal 6 Jenis Ikan Hias Air Tawar yang Sangat Populer

6. Dysmenorrhoea
Sakit akibat datang bulan atau yang dikenal dengan sebutan dysmenorrhoea ini bisa dikurangi gejalanya dengan waru landak. Caranya yaitu dengan menyiapkan 7 tangkai bunga dan gula secukupnya. Kemudian bahan-bahan tersebut dimasukkan ke 150ml air dan ditim selama 1 jam. Apabila sudah 1 jam air tersebut disaring sesudah air disaring, kemudian diminum.

* Info lengkap mengenai harga Paranet silakan klik http://bit.ly/hargaparanet

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Paranet atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP).

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Demikian penjelasan singkat mengenai artikel “Manfaat Tanaman Waru Landak dari Hiasan Rumah Hingga Atasi Gejala Penyakit” semoga bermanfaat.

Ingin Budidaya Jamur Tiram, Coba Terapkan 6 Cara Simpel Ini!

Budidaya Jamur Tiram

Distributor Paranet/Shading Net – Lim Corporation

Jamur tiram yang memiliki ciri khas tubuh buah berwarna putih atau krem serta tudungnya berupa setengah lingkaran seperti cangkang tiram dengan sisi tengah sedikit cekung.

Bagian tubuh buah jamur tiram mempunyai tangkai yang tumbuh menyamping serta mempunyai bentuk seperti tiram. Dan untuk tudung dari jamur ini akan berubah warna dari hitam, abu-abu, coklat, sampai putih, dengan permukaan yang nyaris licin, dengan diameter sekitar 5cm–20cm yang bertepi tudung mulus sedikit berlekuk. Selain itu jamur tiram juga mempunyai spora berupa batang berukuran 8-11×3-4µm dan miselia berwarna putih yang bisa tumbuh dengan cepat.

Di alam bebas, jamur tiram bisa ditemui hampir di sepanjang tahun di hutan pegunungan daerah yang sejuk. Tubuh buah tampak saling bertumpuk di permukaan batang pohon yang sudah mulai lapuk atau pokok batang pohon yang sudah ditebang sebab jamur tiram yaitu satu diantara jenis jamur kayu.

Oleh sebab itu saat ingin membudidayakan jamur ini, substrat yang dibuat harus mencermati habitat alaminya. Media yang sering dipakai untuk budidaya jamur tiram yaitu serbuk gergaji kayu. Saat ini jamur tiram sudah banyak dibudidayakan di masyarakat dengan memakai serbuk gergaji. Tentunya dengan cara penanaman memakai serbuk gergaji ini bisa menghemat tempat.

Baca Juga: Ternyata, Ini 3 Jenis Jahe yang Sangat Populer di Indonesia

Secara komersial, budidaya jamur tiram ini sangat menguntungkan, lho. Dan memang saat ini jarum tiram mulai banyak digemari masyarakat. Misalnya untuk bahan sayur mayur, membuat krispi jamur atau camilan ringan. Sebetulnya, budidaya jamur tiram tergolong gampang, namun harus dikerjakan dengan benar. Tak sedikit yang mengalami kegagalan ketika membudidayakan tanaman ini.

Jika Anda ingin mencoba usaha jamur tiram, perhatikan 6 cara budidayanya yang simpel berikut ini:

1. Rumah Kumbung

Tahap pertama Anda harus membuat rumah kumbung untuk tempat baglog perkembangan jamur. Kumbung adalah satu bangunan dari kayu atau bambu, dindingnya dari papan bisa juga dari jaring paranet serta atapnya dari genteng.

Rumah jamur adalah tempat untuk menjaga baglog serta menumbuhkan jamur. Umumnya kumbung berbentuk 1 bangunan, yang diisi beberapa rack untuk menempatkan baglog. Bangunan itu harus memiliki kekuatan untuk menjaga suhu serta kelembapan.

Dalam kumbung dilengkapi dengan rak berbentuk kisi-kisi yang di buat bertingkat. Fungsi rak tersebut untuk membuat baglog. Untuk rangka rak bisa di buat dari bambu atau kayu, rak ditempatkan berjajar. Rak satu dengan yang lainnya dipisahkan oleh lorong untuk perawatan.

Sebaiknya ukuran ketinggian ruangan antar rak tak kurang dari 40cm, rak bisa di buat 2-3 tingkat. Untuk lebar rak 40cm serta panjang setiap ruas rak 1m. Setiap rak bisa memuat 70-80 baglog jamur.

Jika kumbung sudah siap, Anda bisa membersihkannya dahulu dengan laksanakan penyemprotan fungisida di bagian dalam kumbung serta diamkan selama 2 hari ketika sebelum diisi baglog.

Baca Juga: Mengenal Lebih Jauh Jenis Sitem Hidroponik Deep Flow Technique

2. Mempersiapkan Baglog

Baglog merupakan tempat untuk menempatkan bibit jamur tiram. Dalam budidaya modern, media tumbuh yang dipakai berbentuk kayu tiruan yang di buat berbentuk silinder. Komposisi media ini berbentuk sumber kayu yaitu gergaji kayu, ampas tebu, sumber gula atau tepung-tepungan, kapur, pupuk P, serta air.

Cara pembuatannya yaitu cari serbuk gergaji dan bungkus dengan plastik berupa silinder serta lubangi salah satu ujungnya. Penyusunan baglog bisa dikerjakan dengan dua cara, yaitu secara vertikal atau horizontal.

Ketika Anda melaksanakan budidaya jarum tiram dalam skala yang besar, biasanya beberapa petani membuat baglog sendiri. Namun, untuk Anda yang pemula, atau petani dengan modal terbatas, sebaiknya baglog dibeli dari orang lain dan anda juga bisa konsentrasi menjalanakan usaha budidaya.

Untuk baglog yang disusun secara horizontal lebih aman dari siraman air. Jika penyiraman berlebihan, air tak akan masuk ke dalam baglog. Selain itu, untuk melaksanakan pemanenan juga akan lebih gampang. Akan tetapi pengaturan horizontal lebih menyita ruangan.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik link berikut https://www.facebook.com/InfoPertanianPerkebunanku/

3. Proses Sterilisari

Siapkan alat drum perebus bersama peralatannya. Tempatkan sarangan sekitar 1/3 bagian drum dari bawah. Isilah drum dengan air bersih kurang lebih ¼ bagian drum.

Sembari media tanam dimasukkan ke dalam platik besar tahan panas yang menjulur ke atas drum, nyalakan sumber panasnya. Proses sterilisasi dengan uap ini dikerjakan selama 6–8 jam dalam suhu sekitar 90–95 derajat Celcius.

4. Teknik Penanaman Bibit

Sesudah proses sterilisasi selesai, baglog dari drum di ambil keluar dan biarkan sampai dingin. Jika sudah dingin, proses inokulasi bisa dikerjakan yaitu lewat cara memasukkan bibit di bagian atas, upayakan rata di bagian atas permukaan media dalam baglog.

Untuk mengikatkan plastik supaya kuat, ujung baglog dimasukan potongan pralon, kemudian ditutup dengan potongan kertas koran serta diikat dengan karet gelang. Saat inokulasi, sebaiknya untuk tak mengerjakan sampai lebih dari 24 jam sesudah proses sterlisasi.

5. Merawat Baglog

Kertas penutup baglog harus di buka sebelum disusun ke dalam rak, setelah itu diamkan selama 5 hari. Selanjutnya, potong ujung baglog, maksudnya yaitu untuk memberi ruang pertumbuhan pada jamur. Biarkan selama 3 hari dan jangan disiram.

Anda hanya menyiram bagian lantai saja untuk melindungi kelembapannya. Sebaiknya penyiraman jamur tiram dengan sprayer yang membentuk kabut, jadi bukan yang langsung berupa tetesan air. Jaga suhu di dalam kumbung kurang lebih 16-24 derajat Celsius.

Ketika sebelum baglognya disusun, buka dahulu cincin serta kertas penutup baglog. Kemudian diamkan selama kurang lebih 5 hari. Berikutnya potong ujung baglog supaya memiliki ruang pertumbuhan lebih lebar. Diamkan selama 3 hari, dan jangan disiram dahulu sebab penyiraman cukup pada lantai saja.

Baca Juga: Ternyata, Ini 6 Manfaat Timun Suri Untuk Kesehatan Tubuh

6. Panen

Proses panen pertama jamur tiram dikerjakan 1-2 minggu sesudah pembukaan tutup baglog yaitu ketika permukaan baglog sudah tertutup sempurna dengan miselium. Jamur tiram yang bisa dipanen yaitu jamur yang telah mekar serta membesar.

Bagian ujungnya tampak meruncing dan tudungnya belum pecah serta warnanya masih tetap putih bersih. Jika lewat masa-masa panen, warna jarum tiram sedikit kuning kecoklatan serta tudungnya sudah pecah dan nantinya akan jadi cepat layu.

Apabila baglog yang dipakai permukaannya sudah tertutup sempurna dengan miselium, biasanya dalam 2 minggu mulai sejak pembukaan baglog, jamur sudah mulai tumbuh serta sudah bisa dipanen.

Baglog jamur bisa dipanen sebanyak 5-8 kali, jika perawatannya baik. Baglog yang memiliki berat kurang lebih 1 kg akan menghasilkan jamur sekitar 0,7-0,8 kg.

Jika masa-masa panen lewat setengah hari saja, warna dari jarum tiram akan berubah jadi kuning kecoklatan serta tudungnya pecah. Apabila sudah begini, jamur akan cepat layu serta tak akan bertahan lama. Sesudah panen, baglog dibuang atau dijadikan kompos.

* Info lengkap mengenai harga Paranet silakan klik http://bit.ly/hargaparanet

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Paranet atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP).

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

CATATAN:
– Minimal order 5 roll
– Harga netto (non PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Dibalik Baunya yang Menyengat, Pete Ternyata Sangat Bermanfaat!

Manfaat Petai

Distributor Paranet Import Harga Murah – Lim Corporation

Alasan beberapa orang tak menyukai buah petai ini bukan karena rasanya, namun lebih didasari alasan baunya. Akan tetapi di balik baunya yang menyengat ini, tanaman petai ini ternyata menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan lho!

Buah petai lebih mendekati jenis tanaman polong-polongan. Untuk masyarakat yang tinggal di Asia Tenggara seperti Thailand, Vietnam, Malaysia, Filipina, Kamboja, Laos serta Indonesia, tanaman petai ini sangatlah populer. Tak hanya dimakan mentah untuk lalapan, namun petai juga sering dijadikan campuran aneka masakan tradisional. Dengan itu, ini beberapa manfaat spesifik petai untuk mengatasi gangguan kesehatan.

Anemia
Sebab petai kaya akan zat besi, jadi mampu mendorong produksi hemoglobin dalam darah yang bisa mengatasi masalah anemia.

Sembelit
Karena kandungan serat yang dimilikinya, tanaman petai mampu membantu menyembuhkan gangguan pencernaan. Dampak antasida alami petai mampu meningkatkan fungsi pencernaan. Bukan hanya itu, antasida juga mengurangi rasa mulas.

Baca Juga: Jangan Asal Kupas, Terapkan Cara Ini Kalau Mau Aman!

Stres
Kalium yang terkandung dalam petai memang membantu meredakan stres. Ketika stres atau senewen, umumnya jantung kita berdetak tak beraturan, mata perlahan memerah, napas tersenggal-senggal, dan badan gemetaran.

Nah, unsur kalium yang tinggi dalam petai inilah akan meredakan gejala tersebut. Sebab kalium merupakan mineral penting yang diperlukan tubuh untuk menormalkan detak jantung, mengirim oksigen ke otak serta mengatur keseimbangan air dalam tubuh.

Hipertensi
Dengan kandungan kalium dan kadar garam yang sangat rendah dalam petai berperan penting mengatur tekanan dalam darah. Berdasarkan dari khasiatnya ini, FDA (BPOM-nya Amerika Serikat) bahkan dalam rilis resminya menyatakan bahwa konsumsi petai mampu membantu menurunkan tekanan darah tinggi, tetapi juga manjur untuk mengobati penyakit jantung dan stroke.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik URL berikut http://www.facebook.com/InfoPertanianPerkebunanku/

Stroke
Terdapat studi ilmiah yang khusus meneliti buah petai menemukan bahwa mengonsumsi petai setiap hari akan mengurangi risiko kematian mendadak akibat penyakit jantung dan stroke sampai 40%.

Syaraf
Vit B yang terkandung dalam petai bisa meningkatkan kinerja sistem saraf pusat.

Obesitas
Manfaat dan khasiat ajaib petai ini mampu mengatur kadar gula jadi membantu menurunkan kelebihan berat badan (obesitas).

Baca Juga: Bahaya, Ternyata Ini Dampak Pemakaian Pestisida Kimia yang Berlebihan

PMS (Premenstrual Syndrome)
Untuk kaum wanita, supaya tak gampang baperan jelang siklus bulanan, sebaiknya menyelipkan konsumsi beberapa biji petai pada makanan. Karena kandungan vit B6 yang ada dalam petai bisa mengatur kadar gula darah jadi dapat memengaruhi suasana hati.

Mood Tak Beraturan
Seasonal Affective Disorder (SAD) tergolong jenis depresi yang datang dan pergi begitu cepat. Mood pun jadi tak beraturan. Tanaman petai bisa menstabilkan mood yang kacau balau ini. Karena tak hanya kaya akan protein, vit A, zat besi, fosfor serta berbagai vit dan mineral lainnya, petai juga mempunyai kadar potasium yang tinggi jadi berperan mengendalikan tekanan darah sekaligus menjaga fungsi otot dan syaraf.

Baca Juga: Tahukah Kamu? Varietas Jeruk Ini, Ternyata Masih Jarang Diketahui

Racun Dalam Tubuh
Berbagai macam makanan yang kita konsumsi sering sekali mengandung bahan yang sulit dicerna tubuh. Contohnya saja makanan yang digoreng atau dipanggang. Radikal bebas dalam berbagai macam makanan tersebut lama kelamaan akan menumpuk dan membahayakan kesehatan. Di sini petai bisa berfungsi sebagai anti-oksidan sebab mengandung senyawa fenolik yang membantu membersihkan racun dalam tubuh.

* Ingin info lengkap mengenai harga Paranet silakan klik tautan berikut ini http://bit.ly/hargaparanet

Apabila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Paranet atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

CATATAN:
– Minimal order 5 roll
– harga netto (non PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu