Prospek Budidaya Lemon Dengan Keuntungan Hingga 200 Juta Pertahun

Agus Roma Riswanto kewalahan memenuhi tingginya permintaan jeruk lemon, hingga 5 ton per hari. Pemasok buah di Bandung, Jawa Barat itu hanya mampu memenuhi 10% untuk melayani kebutuhan pasar swalayan di Jakarta, Bandung, Malang, dan Surabaya. “Saya baru bisa memenuhi 100-200 kg per rninggu,” ujar Agus. Kebutuhan pasar swalayan terhadap lemon kian besar.

Pangsa pasar lemon yang besar mendorong Agus Roma untuk mengebunkan lemon kalifornia. Selain itu ia juga bekerja saran dengan ernpat petani mitra di Jawa Barat dan JawaTimur. Menurut ayah dua anak itu lemon kalifornia mulai berproduksi pada umur 1,5 tahun setelah tanam. “Jeruk biasa rata-rata 2-3 tahun baru berproduksi. Lernon kalifornia lebih cepat dan relatif tahan hama dan penyaklt,” kata Agus.

Prospek Budidaya Lemon

Populasi tanaman rata-rata 800 pohon per hektare. Lemon kalifornia memiliki masa produksi tertinggi pada umur 4-12 tahun. Agus menjelaskan, harga jual lemon kalifornia di tingkat petani Rp 20.000-25.000 per kg. Tanaman di lahan sehektar yang mulai produksi menghasilkan 500 kg per pekan. Harap mahfum Agus menanam lemon secara bertahap, Volume panen 500 kg itu dari pohon tertua, kini berumur setahun. Pendapatan rata-rata Rp 4 juta-Rp 12,5 juta per pekan atau Rp 208-juta-Rp 650 juta per tahun. Lemon berbuah terus-menerus.

“Itu baru hitungan kasar, tentu kondisi di lapangan bisa berbeda,” kata alumnus Universitas Telkom itu. Menurut Vendi Tri Suseno dari PT Laris Manis Utama, importer dan distributor buah di Jakarta Utara, “Pasokan lemon yang ada di pasaran baru mengisi 50% permintaan.” Pada waktu normal Vendi menerima permintaan lemon 30 ton setiap bulan. Permintaan naik dua kali lipat pada liburan akhir tahun.

Kini permintaan lemon kian meningkat seiring berkembangnya gaya hidup sehat melalui konsumsi air infusan. Pelaku gaya hidup sehat kerap memanfaatkan lemon sebagai campuran bahan air infus lantaran berkhasiat dan rasanya segar. Para pekebun di tanah air menangkap peluang pasar lemon. Wongso Suseno di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, misalnya, mengebunkan lemon kalifornia atau amerika sejak Mei 2013. Ia mendatangkan 80 bibit dari Surabaya, Jawa Timur.

Tanaman anggota famili Rutaceae itu mulai berbuah ketika berumur setahun pasca tanam. Wongso panen perdana lemon ketika tanaman berumur 1,5 tahun. Ukuran buah relatif jumbo, 2-3 buah per kilogram. Dari sebuah tangkai menghasilkan 3-5 buah, sehingga dalam satu pohon ia menuai 10 kg lemon.

Dari total 80 pohon, pengusaha aluminium itu memperoleh rata-rata 200 kg buah per pekan. Wongso membanderol harga jual cukup tinggi, Rp60.000 per kilogram. la mengirim hasil panen itu ke pasar swalayan di Purwokerto. Pekebun lain, Marlin Purba di Padangbulan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, mengebunkan lemon timur tengah atau ponkres. Ukuran buah kecil, 8-10 buah per kilogram.

Meski buah relatif kecil citarasanya segar dengan tingkat keasaman rendah. Marlin menanam lemon asal perbatasan Israel itu di lahan 5.000 m2 pada 2014. Ia menanam berjarak 3 m x 4 rn, total populasi mencapai 130 pohon. Marlin panen perdana saat tanaman berumur 1,5 tahun. “Panen rata-rata 2,5 kg buah per pohon per pekan,” ujarnya. Ia menjual lemon hasil panennya cukup tinggi, Rp60.000 per kilogram.

Lantaran harga jualnya yang tinggi, banyak pekebun lain yang tertarik menanam lemon. “Apalagi perawatannya sederhana,” kata Marlin. Gun Sutopo di Kaliurang, Yogyakarta, juga mengebunkan lemon meyer. “Baunya dari nipis, sedangkan kesegaran dan rasa dari keprok,” ujar Gun menggambarkan karakteristik meyer. Buah citrus itu akan berproduksi maksimal jika penanaman dilakukan di dataran menengah-tinggi.

Produktif

Ketertarikan Gun terhadap lemon bermula dari kunjungannya ke pameran buah Fruit Logistica di Messe, Berlin, Jerman, pada Februari 2016. Pameran seluas 5 kali lapangan sepak bola itu didominasi oleh lemon. Tidak lama setelah itu lemon menjadi booming di media sosial karena khasiatnya yang banyak. Gun pun tertarik mengebunkannya karena menganggap bisnis lemon tidaklah sulit.

Gun menanam lemon di lahan 1 ha. Untuk mengefisienkan lahan, alumnus Jurusan Ilmu Tanah, Institut Pertanian Bogor, itu menumpangsarikan lemon dengan pepaya. Di lahan berketinggian 500 m di atas permukaan laut (dpl) itu ia tanam 1.000 lemon dan 1.000 pepaya. Jarak antar tanaman 3 m x 3 m. Artinya, dalam satu bujursangkar lemon, di tengahnya terdapat pepaya. Di lahan lain ia menanam lemon secara monokultur.

Lemon di kebun Gun tergolong produktif. Meski belum berumur setahun lemon itu sudah berbuah. Pemilik Shabila Farm itu memprediksi panen perdana pada akhir Oktober 2016. Buah dari kebun itu memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat seiring gaya hidup sehat

Advertisements

Mengenal Lebih Dekat Tentang Tanaman Sarang Semut

        Sarang semut dengan nama ilmiah Myrmecodia sp. Merupakan salah satu tumbuhan dari subfamili Hydnophytinae (Rubiaceae) yang dapat berkerja sama dengan semut. Tumbuhan ini merupakan tumbuhan komensialisme, artinya tumbuhan yang menempel pada tumbuhan lain, tetapi tidak merugikan inangnya, hanya sebagai tempat menempel. Contoh tanaman epifit lain yang lazim dijumpai hidup di pohon yaitu lumut kerak, lumut, alga, tumbuhan perambat, dan anggrek.

Riwayat Si Umbi Sarang Semut

      Genus tumbuhan sarang semut dibagi menjadi beberapa spesies berdasarkan struktur umbinya. Ditemukan sebanyak 26 spesies sarang semut. Batangnya menggelembung dan berongga-rongga serta dihuni oleh semut merupakan ciri khas dari semua species tumbuhan ini. Tumbuhan ini dapat ditanam dengan mudah dan tetap tumbuh layaknya sarang semut seperti biasanya tanpa ada bantuan semut.

          Ditemukannya penyebaran sarang semut dimulai dari Filipina, Kamboja, Semenanjung Malaysia, Kalimantan, Jawa, Papua, Papua Nugini, Sumatera hingga Kepulauan Solomon. Tumbuhan sarang semut dapat dijumpai di Provinsi Papua terutama di daerah Pegunungan Tengah, yaitu di hutan belantara Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Pegunungan Bintang, dan Kabupaten Paniai. Pulau Papua merupakan daerah paling besar penyebaran keanekaragaman sarang semut di mana spesies dataran tingginya adalah lokal spesifik.

        Tumbuhan sarang semut tersebar dari hutan bakau dan pohon-pohon di tepi pantai hingga ketinggian 2.400 m di atas permukaan laut (dpl). Tumbuhan sarang semut paling banyak ditemukan di padang rumput. Sarang semut lebih banyak ditemukan di hutan dan daerah pertanian terbuka ketimbang di daerah dataran renda dengan ketinggian 200 mdpl.

        Sarang semut banyak ditemukan tumbuh di beberapa pohon umumnya di pohon kayu putih, cemara gunung, kaha, dan pohon beech. Di habitat liarnya, tumbuhan sarang semut dihuni oleh beragam jenis semut.

        Namun, satu tumbuhan sarang semut hanya dihuni oleh satu jenis semut. Secara umum ditemukan tiga spesies semut dari genus Iridomyrmex. Sebagai contoh, tumbuhan sarang semut Myrmecodia pendens Merr. & Perry dihuni oleh koloni semut dari jenis Ochetellus sp. Dalam umbi sarang semut juga ditemukan dua spesies jamur ketika dihuni oleh simbion I. cordatus.

Baca Juga :
Manfaat Kantong Plastik Yang Sangat Penting
Cara Budidaya Tanaman Nilam
Cara Menanam Semangka Dalam Polybag Di Halaman Rumah
Budidaya Padi Organik Dengan Metode SRI

        Umbi yang terdapat pada sarang semut biasanya memiliki bentuk bulat saat muda, lalu menjadi lonjong memendek maupun memanjang setelah memasuki umur tua. Umbinya hampir selalu berduri. Pengembangan dari genus ini didapatkan dengan klasifikasi umbinya memiliki suatu sistem jaringan berlubang yang bentuk serta interkoneksinya tersebut sangat khas.

        Penyebaran tumbuhan sarang semut banyak ditemukan, mulai dari Semenanjung Malaysia, Filipina, Kamboja, Sumatera, Kalimantan, Jawa, Papua, Papua Nugini, Cape York hingga Kepulauan Solomon. Di daerah Pegunungan Tengah pulau Papua sarang semut mudah dijumpai, selain Pegunungan Tengah yaitu di hutan belantara Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Pegunungan Bintang, dan Kabupaten Paniai. Di Pulau Papua, sarang semut meiliki keanekaragaman terbesar dari daerah lainnya.

        Penyebaran populasi sarang semut mulai dari hutan bakau dan pohon-pohon di tepi pantai hingga ketinggian 2.400 m di atas permukaan laut (dpl). Tumbuhan sarang semut paling banyak ditemukan di padang rumput. Jika ingin mencari sarang semut jangan mencarinya dihutan tropis dataran rendah karena jarang ditemukan, tetapi lebih banyak ditemukan di hutan dan daerah pertanian terbuka dengan ketinggian sekitar 600m diatas permukaan laut.

 

Jika anda membutuhkan parant nylon dengan kerapat 75 % ukuran 1,8m x 50m untuk bed dryer biji kopi ,rempah-rempah dll silahkan CALL/SMS/WA 085233925564 – 087702821277 – 081232584950. Untuk info harga terupdate paranet silahkan klik DISINI.

 

Paranet nylon kerapatan 75% untuk bed dryer kopi

Kopi merupakan minuman seduhan biji kopi yang populer di lebih dari 50 negara.Penikmat kopi di Indonesia kian hari juga semakin banyak. Apalagi Indonesia merupakan negara eksportir terbesar ke empat. Citarasa dan popularitas kopi nusantara tidak perlu diragukan lagi.Indonesia termasuk negara penghasil kopi dengan citarasa terbaik dngan harga termahal didunia. Letak geografis Indonesia yang tepat ternyata menjadi sebuah aspek yang penting sehingga Indonesia merupakan tempat yang cocok untuk perkebunan kopi. Indonesia memiliki letak yang ideal and juga iklim yang sempurna untuk pertumbuhan serta produksi kopi. Tak heran bukan jika kita banyak menemukan perkebunan kopi di Indonesia.

Kopi nusantara pertama kali dibawa oleh Belanda yang ditanam dalam wilayah Batavia. Kemudian penanaman kopi menyebar hingga ke wilayah bogor dan sukabumi. Indonesia terbukti memiliki iklim yang hampir ideal untuk produksi kopi dan karenanya perkebunan-perkebunan segera didirikan di wilayah-wilayah lain di Jawa, Sumatra dan juga di Sulawesi.

Perkebunan kopi di Indonesia masih dalam skala kecil dengan luas lahan sekitar 1-2 hektar yang terpencar diberbagai wilayah,oleh karena itu menemukan lebih banyak kesulitan untuk menjaga volume produksi dan kualitas yang stabil, sehingga daya saing kopi Indonesia di pasar internasional kurang kuat terutama dengan negara vietman yang memiliki perkebunan skala besar. Pada saat ini, perkebunan kopi Indonesia mencakup total wilayah kira-kira 1,24 juta hektar, 933 hektar perkebunan robusta dan 307 hektar perkebunan arabika.

Kemudian dalam pengolahan biji kopi hingga ke cangkir penikmat kopi melewati banyak sekali tahap.Salah satu tahap penting itu adalah proses pengeringan kopi.Kopi memerlukan proses pengeringan sebelum disangrai. Kadar air pada kopi harus diturunkan hingga mencapai 9-11 persen sebelum disangrai agar hasilnya maksimal. Nah, proses pengeringan kopi ini ternyata memiliki beberapa pilihan. Setidaknya ada 3 jenis proses pengeringan kopi yang biasa dilakukan di industri kopi dunia. Apa saja proses pengeringan kopi itu? Berikut jawabannya.

Ini adalah proses pengeringan tradisional yang hanya mengandalkan sinar matahari langsung saja. Biasanya proses pengeringan ini adalah proses yang paling banyak dilakukan oleh petani di Indonesia. Caranya yang dilakukan pun cukup mudah. Hanya dengan meletakkan kopi yang sedang diproses di atas wadah berjaring dan dijemur langsung menghadap sinar matahari. Beberapa koperasi kopi sudah memiliki drying station atau rumah pengeringan yang dibuat sedemikian rupa agar matahari bisa menyerap lebih banyak dari berbagai sisi dan kopi akan lebih cepat kering. Proses pengeringan natural ini memiliki kelemahan jika cuaca sedang buruk atau memasuki musim penghujan.

Dalam proses pengeringan kopi secara natural ini anda perlu membuat bed dryer yaitu alas untuk pengeringan, alas untuk pengeringan kopi ini bisa menggunakan kawat jaring atau paranet dengan bahan nylon.

Jika anda membutuhkan parant nylon dengan kerapat 75 % ukuran 1,8m x 50m untuk bed dryer biji kopi ,rempah-rempah dll silahkan CALL/SMS/WA 085233925564 – 087702821277 – 081232584950. Untuk info harga terupdate paranet silahkan klik DISINI.

Cara Budidaya Tanaman Nilam

Nilam ialah tanaman semak tropis penghasil sejenis minyak atsiri yang dinamakan minyak nilam. Minyak nilam dalam perdagangan internasional dikenal dengan minyak patchouli karena minyak ini berasal dari sulingan daun. Minyak nilam banyak digunakan parfum atau wangi-wangian dan juga sebagai bahan dupa atau setanggi di tradisi timur.

Tanaman nilam merupakan tanaman semak yang bisa tumbuh sampai ketinggian kurang lebih sekitar 1 meter. Tanaman nilam menyukai tempat yang memiliki suasana teduh, hangat dan juga lembab. Karena harga minyak nilam lebih tinggi dibandingkan minyak atsiri, kini banyak orang yang mencoba peruntungan dengan melakukan budidaya tanaman nilam ini. Berikut adalah cara budidaya tanaman nilam :

1. Syarat Tumbuh
Tanaman nilam bisa tumbuh baik jika ditanam di daerah yang mempunyai ketinggian kurang lebih sekitar 10 – 700 mdpl tetapi jika lebih tanaman ini masih toleran tidak tumbuh optimal. Daerah yang akan digunakan untuk membudidayaan tanaman ini harus memiliki suhu sekitar 22°C – 28°C dengan curah hujan sekitar 2500-3500 mm/tahun, kelembaban sekitar 75%. Tanaman nilam bisa ditanam diberbagai jenis tanah, tetapi di anjurkan untuk ditanam di tanah yang gembur, subur, dan kaya akan humus dengan derajat keasaman atau pH sekitar 5,5-6,5.

2. Persiapan Bibit Tanaman Nilam
Bibit tanaman nilam bisa di dapat dengan cara vegetatif, ada 2 cara persemaian bibit yaitu:
Bibit stek dipotong kurang lebih sekitar 15 – 18 cm. Setelah bibit stek diperoleh, setelah itu tanam bibit stek tersebut dalam polybag semai yang telah diisi dengan media tanam berupa campuran tanah, seism, pasir dan juga pupuk kandang. Media tanam disiapkan sekitar 1 – 2 hari sebelum melakukan persemaian bibit tanaman nilam. Bibit yang disemaikan dalam polybag semai ini dipelihara hingga tanaman berumur kurang lebih sekitar 2 bulan dan setelah itu dapat dipindah tanamkan.

Bibit stek dipotong kurang lebih sekitar 12 – 15 cm setelah itu bibit stek direndam dalam pupuk cair organik perangsang akar selama 15 menit. ikat bibit stek tersebut dalam satuan 50-100 batang dan simpan pada tempat teduh dan sejuk selama sekitar 15 hari. Jika bibit telah tumbuh akar serabut setelah itu bibit dipindahkan pada polybag yang diberi lubang tanam kurang lebih sekitar 2 – 3 lubang agar tidak ada gesekan pada akar.

3. Penanaman Tanaman Nilam
Menanam tanaman nilam, bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu dengan penanaman secara tidak langsung dan penanaman secara langsung.
Penanaman Langsung yaitu menanam bibit setek yang baru dipetik langsung ditanam pada lahan tanam, dengan setiap lubang tanam diisi sekitar 2-3 batang setek. Penanaman tidak langsung ialah bibit stek di semaikan terlebih dahulu hingga berumur sekitar 6 – 8 minggu barulah di pindah tanamkan pada lahan tanam.

4. Pemeliharaan Tanaman Nilam

1. Penyulaman
Lakukan penyulaman pada tanaman yang mati atau tumbuh tidak optimal dengan tanaman yang baru.
2. Pemupukan
Pemupukan tanaman ini dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk kandang ataupun pupuk Sp-36, KCl dan juga NPK. Selain pupuk tersebut dapat juga dilakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk organik cair. Pada saat tanaman brumur sekitar 1 bulan, beri pupuk KCl atau SP-36 dan juga NPK dengan dosis sekitar 1/4 bagian dan 1/3 bagian. Lakukan pula pemupukan tersebut setelah pemanenan pertama, dan sisanya dilakukan setelah pemanenan kedua dan ketika agar pertumbuhan tanaman lebih optimal.
3. Penyiangan
Penyiangan dapat dilakukan pada gulma atau tanaman pengganggu lainnya agar tanaman bisa tumbuh dengan baik tanpa berebut nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh. Penyiangan gulma atau tanaman pengganggu tersebut dapat dilakukan secara mekanis maupun kimiawi. Penyiangan ini dapat dilakukan setiap 3 bulan sekali.
4. Pemangkasan
Setelah tanaman berumur 3 bulan lakukan pemangkasan. Pemangkasan dapat dilakukan pada cabang 3 keatas. Pemangkasan atau penjarangan ini dilakukan agar tanaman terhindar dari hama dan penyakit.

Cara Budidaya Buncis Organik

Tanaman buncis atau biasa disebut Phaseolus vulgaris ialah sayuran buah yang termasuk ke dalam kelompok leguminosa. Budidaya buncis cocok dilakukan di dataran sedang hingga tinggi. Ketinggian ideal bagi tanaman ini adalah 1000-1500 mdpl dengan suhu 20-25°C. Namun, budidaya buncis masih bisa dilakukan di dataran rendah hingga 400 mdpl.

Pada saat pembudidayaan buncis, tanaman buncis memerlukan cahaya matahari yang banyak dengan curah hujan sedang. Tanaman ini cocok dibudidayakan di akhir musim hujan dan awal kemarau. Buncis juga peka terhadap genangan air sehingga drainase lahan harus benar-benar diperhatikan.

Di Indonesia terdapat dua tipe tanaman buncis. Ada yang tumbuhnya merambat dan tegak. Buncis yang merambat bisa memiliki ketinggian hingga 2 m dan mudah rebah. Maka dari itu, diperlukan bantuan lenjeran bambu untuk menopangnya. Sedangkan tipe yang tegak tinggi hanya 60 cm dan tidak memerlukan lenjeran bambu untuk tumbuh. Pada kesempatan kali ini, kami akan menguraikan cara-cara budidaya buncis tipe merambat.

Pengolahan Lahan
Pengolahan lahan untuk budidaya buncis organik sedikit berbeda dengan pengolahan tanah untuk sayuran daun. Pertama-tama tanah dibajak untuk digemburkan. Campurkan kapur secukupnya apabila kondisi tanah asam. Kemudian buat bedengan selebar 1 m dengan tinggi 20-30 cm. Jarak antarbedengan 30-40 cm.
Buat lubang tanam pada bedengan membentuk dua baris dengan jarak antarbaris 50-60 cm dan jarak dalam baris 30 cm. Masukkan pupuk kandang atau kompos ke dalam lubang-lubang tanam tersebut, kira-kira satu genggaman tangan. Untuk 1 Hektare tanaman dibutuhkan sekitar 20 ton pupuk kandang atau kompos. Biarkan kompos tersebut selama 1-3 hari.

Penyiapan Benih Buncis
Pada saat pembudidayaan buncis, dapat diperbanyak dengan cara biji yang diseleksi dari tanaman sehat dan subur. Cara menyeleksinya berdasarkan bedengan terbaik tempat buncis tumbuh. Alasan pemilihan tanaman menurut bedengan agar proses penuaan tidak mengganggu tanaman lainnya. Apabila seleksi benih dipilih menurut individu dari tanaman maka akan terjadi kegagalan panen pada individu-individu lain yang tumbuh dalam bedengan yang sama. Hal tersebut bisa terjadi karena tanaman yang mengalami proses penuaan buah akan menyedot nutrisi untuk tanaman lain sehingga tanaman yang buahnya tidak dibenihkan akan mengalami gagal panen.

Baca Juga :
Manfaat Kantong Plastik Yang Sangat Penting
Cara Menanam Cabai Saat Musim Hujan
Cara Menanam Semangka Dalam Polybag Di Halaman Rumah
Budidaya Padi Organik Dengan Metode SRI

Buah yang terpilih untuk calon benih dipetik dan diseleksi. Pilih buah yang besar-besar dan bentuknya sempurna. Kemudian jemur buah buncis di bawah terik matahari hingga kering, biasanya 1-2 hari. Setelah kering, kupas kulit buahnya dan ambil bijinya.

Simpan benih dalam botol kaca yang bersih. Setelah botol terisi penuh oleh benih, penuhi mulut botol dengan abu kayu sebagai penutupnya. Faedah dari penggunaan abu kayu untuk dijadikan media penutup botol adalah menyerap kelembaban sehingga lingkungan dalam botol tetap kering namun masih memungkinkan adanya pertukaran udara. Biji buncis yang tersimpan dengan baik bisa bertahan dalam suhu kamar selama 6 bulan.

Penanaman Buncis
Cara paling efektif dalam budidaya buncis adalah menanam biji secara langsung tanpa proses penyemaian. Masukkan biji buncis siap tanam ke dalam lubang yang telah dibuat. Isi setiap lubang dengan 2 biji buncis. Lalu tutup dengan tanah, kemudian siram secara berkala apabila kondisi tanah kering. Kebutuhan benih buncis adalah 50 kg per Hektare. Buncis mulai berkecambah pada 3-7 hari setelah tanam. Pada hari ke-7 biasanya kecambah telah tumbuh secara serempak.

Panen Budidaya Buncis
Buncis mulai berbunga pada 40 hari setelah tanam. Pada umur 50 hari, buncis sudah bisa dipanen. Buncis bisa dipanen 2 hari sekali dengan cara dipotong. Pemotongan harus dilakukan dengan hati-hati supaya bunga tidak jatuh. Pemanenan bisa dilakukan hingga 10 kali. Seringkali ketika pada saat masa panen pertama dan kedua, hasilnya mencapai 2-4 ton per Hektare. Pada panen ketiga hingga kelima akan mencapai puncak kemudian menurun hingga panen terakhir. Total hasil panen budidaya buncis bisa mencapai 48 ton per Hektare.

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

Cara Melindungi Tanaman Dari Hewan Pengganggu

Mempunyai rumah dengan halaman yang luas dengan pepohonan yang banyak tentu menjadi dambaan banyak orang. Namun bagaimana jika Anda tinggal diperkotaan ?

Anda jangan khawatir, karena keterbatasan lahan yang dimiliki tidak sedikitpun menghalangi niat banyak orang untuk bercocok tanam. Saat ini diperkotaan hobi berkebun sudah menjadi trend masa kini. Walaupun mereka hanya memiliki lahan yang sempit dan terbatas, bisa berkebun dan memanen sayuran dan buah-buahan itu menjadi kebanggan tersendiri bagi mereka.

Terkadang dalam bercocok tanam seperti tanaman pangan, obat-obatan, tanaman hias atau jenis tanaman yang lain sering kita menemui berbagai kendala yang dapat menyebabkan kegagalan seperti curah hujan yang tinggi, terik matahari, gangguan dari binatang lain, hama atau penyakit. Gangguan tidak sepenuhnya dari alam, gangguan juga dapat berasal dari hewan peliharaan kita sendiri seperti burung dan ayam, apalagi jika halaman rumah yang Anda miliki tidak mempunyai pagar sebagai pembatas.

Dengan menjulangnya harga bambu dan kayu menjadikan kami memilih alternatif lain dalam membudidayakan tanaman yaitu dengan menggunakan jaring paranet.

Apa itu Paranet?
Jaring paranet ialah sebuah perangkat semacam jaring yang pada awalnya hanya diperuntukkan untuk pertanian saja. Namun seiring berjalannya waktu jaring ini juga digunakan sebagai pelindung tanaman, kandang ayam dan lain sebagainya. Jaring paranet pada awalnya berfungsi untuk menghalangi sebagaian sinar matahari yang datang ke tanaman. Jaring paranet juga berfungsi sebagai penghalau dalam mengurangi tekanan jatuhnya air hujan yang jatuh ke tanaman. Jaring paranet ternyata tidak hanya dijadikan untuk kandang ayam, melainkan untuk melindungi tanaman dari gangguan binatang lain.

Baca Juga :
Mengenal Hama Tanaman Kedelai & Cara Pengendaliannya
Tips Cara Menanam Singkong Yang Benar
Budidaya Jagung Hibrida
Teknik Jitu Mengendalikan Hama Keong Mas Pada Tanaman Padi

Jaring paranet ini terbuat dari bahan yang mengandung polietilen yang berbentuk anyaman jaring. Bahan ini berasal dari nylon atau plastik. Tetapi ada pula jaring paranet yang dibuat dari tambang dan kawat. Namun jaring dari bahan ini jarang diminati oleh penggemar tanaman, karena jaring tambang memiliki jarak antar lubang yang lebar, sedangkan penggunaan jaring kawat juga dikhawatirkan mudah berkarat.

Bagaimana cara memasang jaring paranet untuk melindungi tanaman Anda dari Ayam ?

Berikut 3 cara memasang jaring paranet untuk melindungi tanaman Anda dari Ayam

1. Anda perlu menyiapkan bambu atau kayu selebar 5 cm dengan panjang 1,5 meter (bisa di sesuaikan dengan kebutuhan tumbuhan).

2. Kemudian tancapkan kayu atau bambu mengelilingi area tanaman. Dengan jarak antara kayu satu dengan yang lainnya 1 meter.

3. Lalu Anda bisa memasang jaring paranet disekeliling tanaman guna melindungi tanaman dari hewan pengganggu seperti ayam, kucing, dan anjing.

Atau anda juga bisa kaitkan dengan tiang penyangga yang terdapat disekitar rumah Anda. Jaring paranet memanglah pada saat penggunaannya cukup efisien dan praktis sehingga tidak heran jika banyak orang menggunakan jaring ini sebagai pelindung tanaman atau untuk kebutuhan yang lainnya.

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

Cara Budidaya Tanaman Jeruk Yang Baik

Ada beberapa daerah di kabupaten mojokerto yang membudidayakan tanaman jeruk,seperti yang ada di kawasan modongan kecamatan sooko,dan ada beberapa desa di Kecamatan Dlanggu,dan beberapa juga berada di Desa di Kecamatan Puri.

Ketika kita akan melakukan penanaman jeruk ataupun budidaya jeruk ada beberapa cara untuk mendapatkan bibit jeruk,diantaranya bibit yang berasal dari biji,bibit dari hasil cangkokan,dan dengan cara okulasi.Dari ketiga cara di atas,cara cangkokan dan okulasi adalah salah satu cara yang sering dipakai olah para petani yang bersekala besar,karena kedua cara tersebut cukup efektif dan mudah prosesnya dibanding menggunakan biji untuk pembibitan.

Cara Mencangkok
Cangkokan terkadang didapatkan dari tanaman induknya sendiri yang sudah terbukti kualitasnya.Dahan yang akan dicangkok tidak boleh bergaris tengah kurang dari 1 cm,sudah dewasa,dan sehat.Kalau sudah ada dahan yang siap dicangkok selanjutnya kupas kulit pada bagian dahan secara mengeliling selebar 1-3 cm,lalu tutupi dengan tanah pada bagian yang sudah terbuka,setelah tertutup dengan tanah kemudian balut dengan sabut kelapa atau plastik yang diberi lubang-lubang untuk sirkulasi udara.Setiap hari anda harus menyirami cangkokan tersebut agar supaya tidak kekurangan air.Dalam beberapa hari dahan sebelah atas cangkokan akan tumbuh akar,setelah akar itu tumbuh panjang dan keluar dari sabut,barulah potong di bagian dahan bawah lalu anda tanam pada lahan yang sudah anda persiapkan.Lubang yang kita persiapkan ini sebelumnya harus sudah diberi pupuk kandang yang baik.Apabila bibit dirawat dengan baik dalam jangka waktu tiga tahun pohon jeruk akan berbuah.

* Baca Juga : Cara Menanam Kedondong Agar Cepat Berbuah

Cara Menanam Bibit di Lahan Terbuka
Waktu untuk penanaman bibit jeruk yang bagus adalah ketika dalam musim penghujan hingga menjelang musim kemarau.Sebelum memulai menanam,harus diperhatikan kondisi tanah didalam lubang-lubang tanam,yaitu sudah betul-betul basah dari atas sampai ke bagian dasar.lebar dan dalam lubang harus lah cukup untuk menampung keseluruhan dari akar tersebut,agar supaya arah pertumbuhannya dapat lurus.Selain itu pada lubang tanam perlu diberi pupuk dasar dengan pupuk kandang ± 20 kg

Jarak Lubang Tanam
Jarak lubang tanam jeruk tentulah berbeda-beda untuk setiap jenisnya.misal untuk jenis jeruk yang sudah besar maka lubang harus dibuat sekitar 8 x 8 m,sedangkan untuk jeruk keprok cukup dengan jarak sekitar 5 x 5 m dan ukuran yang baik dan ideal untuk jenis jeruk manis adalah 6 x 6 m.

Jarak Tanaman
Setiap jeruk itu berbeda-beda antara jenis satu dan yang lainnya maka Jarak tanam ini sangat penting bagi perkembangannya.Disamping itu pengaturan jarak yang baik akan memudahkanjalan angin ke sela-sela tanaman jeruk dan masuknya sinat matahari.Pohon akan mudah terkena penyakit apabila terlalu berhimpitan dan kurang baik bagi perkembangannya.

Factor-faktor lain yang harus diperhatikan dalam menanam jeruk diantaranya :

Air dalam tanah harus cukup,tetapi tidak menggenang

Tanah harus mengandung zat-zat makanan dan bahan organisme yang cukup tinggi.

Tanah harus selalu gembur tidak muudah padat.

Curah hujan dan kelembapan cukup tinggi.

Cara Pemeliharaan Tanaman Jeruk

* Baca Juga : Ayo Belajar Budidaya Jambu Biji

Pengairan
Jeruk sangatlah suka dengan curah hujan yang cukup dan kelembapan,pengairan sangat penting apalagi memasuki musim kemarau.Kekurangan air pada pada saat pertumbuhan vegetative akan menghambat pertumbuhan tunas dan akar, sedangkan pada masa generratif akan mengakibatkan kerontokan bunga atau buah.

Pemangkasan
Pemangkasan dapat dilakukan kepada bagian pohon yang sudah lemah atas terserang penyakit,tujuanya untuk memelihara tanaman agar tetap segar,sehat,dan produktif,selain itu agar sinar matahari dan angin dapat menembus sela-sela dahan secara merata.Hasil pemangkasan harus segera dibakar atau dipendam dalam tanah hal ini untuk menghindari penyebaran penyakit.

Pemeliharaan Saat Berbunga
Pohon jeruk yang sudah berumur sekitar 3-5 tahun akan berbunga untuk pertama kalinya.Kuncup bunga tumbuh di pucuk,dan kemudian akan berubah menjadi buah.

Untuk menjaga produktivitas pohon,maka sebaiknya hanya beberapa bunga yang dibiarkan tumbuh menjadi buah.Sedangkan bunga-bunga yang lainnya sebaiknya dipangkas..kalau pohon sudah benar-benar kuat maka bunga di biarkan tumbuh semuanya.

Penjarangan Buah
Kualitas pada buah jeruk bisa ditentukan oleh letak buah pada pohon dan cahaya matahari.Buah yang mendapatkan sinar matahari yang cukup pada umumnya bermutu tinggi.Penjarangan pada pohon jeruk akan berdampak pada kualitas buah yang baik,seperti memiliki ukuran yang besar,dan citarasa yang lebih enak.Penjarangan dil;akukan pada buah yang sudah cukup besar tapi masih proses pertumbuhan,jangan dilakukan pada buah yang masih kecil hal itu dapat menurunkan pruduksinya

Demikian artikel kali ini yang berjudul Cara Budidaya Tanaman Jeruk Yang Baik, semoga bermanfaat bagi anda yang sedang melakukan bubidaya tanaman jeruk atau hanya sekedar mencari pengetahuan 🙂

Kami CV.LIM CORPORATION menyediakan paranet berkualitas. Untuk info harga Paranet ter update kami, silahkan klik DISINI. Info selengkapnya hubungi : 085233925564 – 081232584950 – 087702821277 (SMS/CALL/WA).

Paranet Shading Net

 

   Paranet yakni jaring – jaring yang kerap dipakai pada atap rumah tanaman atau(Greenhouse) dan di mana fungsi jaring tersebut ialah untuk menjaga tanaman dari Radiasi sinar matahari secara berlebihan dan Sinar matahari terik.Fungsi dari Shading net / Paranet ialah untuk mengatur besarnya intensitas cahaya matahari yang masuk kedalam, menahan air hujan, dan melindungi tanaman dari serangan hama.

Fungsi Lain Paranet
   Paranet juga bisa di gunakan untuk sebagai pelindung kolam ikan koi atau ikan lele dari panas terik matahari berlebihan.Anda dapat juga menggunakan paranet untuk membuat sirkulasi udara tetap terjaga.Paranet mempunyai daya tahan yang kuat terhadap perubahan cuaca seperti panas dan hujan, tidak mudah sobek atau pecah sehingga mengemat biaya renovasi rumah tanaman

Dan berikut ini model paranet serta ukurannya yang tersedia di LIM CORPORATION :

1. Paranet Import kerapatan 60%
– ukuran 3m x 100m
– bahan plastik
– warna hitam
– netto 17 kg.

2. Paranet merk BINTANG kerapatan 65%
– ukuran 3m x 100m
– bahan plastik
– warna hitam
– netto 17 kg.

3. Paranet merk SURYA
– kualitas premium
– daya tahan pemakaian sekitar 3-5 tahun
– kerapatan 65% dan 75%
– ukuran 3m x 100m
– bahan plastik
– warna hitam
– netto 17 kg.

4. Paranet merk DRAGON
– kualitas SUPER premium
– daya tahan pemakaian sekitar 5-10 tahun
– kerapatan 65% dan 75%
– ukuran 3m x 100m
– bahan plastik
– warna hitam
– netto 17 kg.

Minimal order 5 roll per merk. Untuk pengambilan kurang dari 5 roll silahkan ambil sendiri di kantor.

Untuk info harga Paranet ter update kami, silahkan klik DISINI. Info selengkapnya hubungi : 085233925564 – 081232584950 – 087702821277 (SMS/CALL/WA).

Cara Menanam Kedondong Agar Cepat Berbuah

   Cara menanam Kedondong ada berbagai macam buah yang dapat Anda temukan di Indonesia mulai dari buah musiman hingga buah sepanjang musim.Salah satu buah musiman yang dapat Anda temui yaitu buah kedondong. Buah kedondong mungkin sedikit asing dan jarang di perkotaan.Akan tetapi, buah ini banyak tumbuh di pedesaan. Pada kesempatan ini akan dibahas cara menanam kedondong yang perlu Anda tahu. Buah kedondong memiliki rasa yang masam bila masih muda tetapi terasa manis jika sudah matang yang ditandai berwarna orange tua. Buah kedondong termasuk buah yang langka karena tidak mudah ditemukan di pasaran. Oleh karena itu, perlunya mengetahui cara menanam tanaman kedondong untuk melestarikan buah lokal Indonesia agar tetap ada.

Sebelum anda mengetahui bagaimana cara menanam kedondong, saya merasa anda perlu tahu juga apa sih manfaat buah kedondong yang bisa didapatkan ketika anda mengkonsumsinya. Salah satu manfaat buah kedondong adalah untuk menjaga kecantikan kulit dan juga menangkal radikal bebas sehingga dapat memperlambat proses terjadinya penuaan dalam tubuh anda. Namun, hanya dengan buah kedondong membutuhkan waktu yang lama, untuk memberikan hasil yang cepat dan efektif, bisa dengan suplemen frutablend dan glucella HWI. Anda tinggal memilih salah satu dari kedua produk HWI yang telah kami sebutkan tadi. Keduanya memiliki khasiat yang luar biasa, namun yang sampai sekarang banyak yang mencarinya adalah produk frutablend. Sedangkan untuk perbandingan harga produk frutablend dan juga harga produk glucella, tentu harga produk frutablend lebih murah sedikit. Jadi, berdasarkan penjabaran kami diatas, produk frutablend memiliki nilai plus dibandingkan dengan produk gluccella. Sekarang tinggal anda mau memutuskan produk mana yang cocok untuk anda saat ini. Setelah anda membaca sejauh ini, sudah pasti anda sudah tidak sabar untuk tahu bagaimana cara menanam buah kedondong bukan. Mari kita lanjutkan….

* Baca Juga : Ayo Belajar Budidaya Jambu Biji 

Trik Jitu Cara Menanam Kedondong yang Perlu Anda Tahu

Buah lokal seperti kedondong menjadi buah yang langka sehingga kiat sebagai pewari generasi tua wajib menjaganya agar tidak punah varietas buah kedondong tersebut. Adapun trik jitu cara menanam kedondong yang perlu Anda tahu adalah sebagai berikut.

Penyiapan Benih
Anda dapat menggandakan bibit kedondong dilakukan dengan cara generatif maupun vegetatif. Cara perbanyakan bibit kedondong secara generative yaitu menggunakan biji buah kedondong.Anda memilih bibit buah dari biji kedondong yang kondisinya bagus dan sudah berumut uta agar dapat tumbuh dengan baik. Cara perbanyakan bibit kedondong secara vegetative yaitu dengan menggunakan beberpa cara meliputi pencangkokan, stek batang, maupun okulasi batang tanaman kedondong. Anda dapat memilih cara yang Anda suka.

Penyemaian
Anda persiapkan tempat penyemaian khusus dilengkapi dengan penutup sebagai naungan dan pagar dari kawat untuk melindungi bibit dari hewan.Media tanam penyemaian berupa tanah humus yang dicampur dengan pupuk kandang.Anda masukkan benih bibit pada campuran media tanam tersebut yang sudah ditaruh dalam plastik polybag.Waktu penyemaian yang dibutuhkan untuk sebuah bibit kedondong yaitu sekitar 2 hingga 3 minggu lamanya.

Perawatan Bibit dalam Persemaian
Selama masa persemain bibit kedondong selalu jaga dari gangguan hama maupun hewan. Begitu juga dengan perawatan kebutuhan terhadap air dan unsur hara yang harus selalu dijaga dengan baik.Anda dapat melakukan penyemaian waktu pagi maupun sore.Lakukan perawatan persemaian secara rutin.

* Baca Juga : Cara Tepat Budidaya Apel

Pemindahan Bibit ke Lahan Tanam
Apabila bibit sudah berumur 2 hingga 3 minggu sudah dapat dilakukan pemindahan ke lahan.Sebelum ditanam persiapkan lahan agar subur dan gembur.Cara menyuburkan tanah yaitu dengan dicangkul dan diberi pupuk tanah untuk menambah unsur hara. Unsur hara akan menambah kesuburan tanah sehingga tanaman akan cepat tumbuh dengan baik.

Penyiraman dan Pemupukan
Tujuan penyiraman yaitu menjaga kelembaban tanah dan menjaga agar tanaman tetap subur.Penyirman yang paling baik yaitu pagi dan sore hari.Pemberian pupuk yang sesuai sangat menentukan pertumbuhan tanaman. Anda dapat menggunakan berbagai pupuk seperti puuk kandang, pupuk yang banyak mengandung unsur nitrogen, pupuk urea, pupuk ZA , dll.

Pemanenan Buah Kedondong
Anda dapat melakukan pemanenan kedondong setelah usia tanaman sekitar 5-6 tahun. Akan tetapi Anda dapat mempercepat pembuahan dengan menggunakan obat pemercepat pembungaan.Anda dapat memperoleh obat tersebut di toko pertanian.

Demikian yang dapat dibahas terkait trik jitu cara menanam kedondong yang perlu Anda tahu. Cara menanam yang telah dijelaskan di atas ddapat membantu Anda yang ingin menanam kedondong.Karena langkanya buah ini dipasaran maka menjadi peluang emas untuk memunculkan kembali para pecinta buah lokal agar dapat menikmati buah warisan nenek moyang.Jika tidak ada yang melestarikan buah kedondong maka generasi selanjutnya kehilangan warisan berharga buah lokal kedondong.

Silahkan bagi Anda yang berminat berwirausaha buah kedondong dapat menerapkan trik di atas.

Kami CV.LIM CORPORATION menyediakan paranet berkualitas. Untuk info harga Paranet ter update kami, silahkan klik DISINI. Info selengkapnya hubungi : 085233925564 – 081232584950 – 087702821277 (SMS/CALL/WA).

Ayo Belajar Budidaya Jambu Biji

Amerika tengah adalah tempat asal mula adanya jambu biji berawal,yang berada di Brasil. Jambu biji merupakan tanaman perdu yang diketahui dengan istilah Lambo Guava dalam bahasa Inggris. Ia pertama kali memasuki Asia melalui Thailand.Jambu biji ini pada dasarnya bisa tumbuh liar di semua daerah tropis seperti Indonesia.Namun pada perkembangannya,ia banyak dibudidayakan secara sistematis sebab nilai ekonominya cukup tinggi.Teknologi pertanian memungkinkan munculnya varietas baru jambu biji ini sehingga tercipta varian baru dengan kelebihan perdagangan yang lebih tinggi.terkadang pembudidayaan jambu biji dilakukan dengan cara stek atau okulasi.Jambu biji ini sendiri populer dibudidayakan secara serius tak hanya di Indonesia tetapi juga di Jepang,Brasil,Malaysia,Thailand,Filipina dan masih banyak lagi lainnya.Di Indonesia,sentra penanamannya ada di wilayah Jawa Barat,Jawa Tengah,jawa Timur,Yogyakarta,Kalimantan dan sebagian di Sumatera.Salah satunya yang paling populer dikembangkan adalah jambu Bangkok yang tidak memiliki biji.Ia dikembang biakkan di sekitar wilayah Karawang tepatnya berada di Kota Kleri,Jawa Barat.Tertari membudidayakan jambu biji?

Jika Anda tertarik dengan budidaya jambu biji,pastikan Anda memperhatikan syarat tumbuh tanaman yang satu ini,antara lain adalah:

Iklim
Pembudidayaan buah yang satu ini membutuhkan peranan angin untuk penyerbukan.namun tetapi perlu berhati-hati,jangan ditanam di tempat dengan kecepatan angin yang berlebih sebab alih-alih menyerbukkan,malah bisa membuat bunga rontok dan tanaman gagal berbuah.Hal lain yang perlu diperhatikan adalah intensitas hujan,sebaiknya berada di range angka 1000 sampai 2000 mm per tahunnya.Curah hujan juga sebaiknya merata dalam sepanjang tahun berjalan.Pada prinsipnya jambu biji dapat berkembang baik pada suhu 23-28 derajat Celsius.Ia juga membutuhkan sinar matahari yang cukup sebab jika tidak maka hasil buah akan berkurang kualitasnya.soal kelembaban udara,sebaiknya di tempat yang lembab dengan sirkulasi udara yang kering.Kondisi ini adalah kondisi terbaik untuk jambu biji.

* Baca Juga : Cara Tepat Budidaya Apel

Medium Tanam
Prasyaratan kedua yang harus dipenuhi adalah media tanam jambu biji.Ia baik ditanam pada semua jenis tanah.Namun tentu tanah yang sibur dan gembur adalah pilihan terbaik.Kandungan nitrogen dan oksigen pada tanah akan mengakibatkan jambu biji berkembang jauh lebih baik.Sementara itu,derajat keasaman tanah atau pH sebaiknya antara 4,5 sampai 8,3.Apabila tanah tidak memenuhi syarat pH tersebut,sebelum proses penanaman sebaiknya dilakukan proses pengapuran terlebih dahulu.Adapun ketinggian tempat penanaman sebaiknya 500 sampai 1200 meter di atas permukaan laut.

Teknik Budidaya Jambu Biji
Hal pertama – tama yang perlu anda perhatikan ialah dalam pedoman budidaya jambu biji tentunya adalah bibit.Biasanya pembibitan dilakukan dengan cara stek atau okulasi.Meski demikian,ada pula beberapa petani yang memilih menggandakan dengan biji,namun cara ini memakan waktu yang lebih lama.Adapun syarat benih yang baik adalah:

Berasal dari indukan dengan kualitas prima,sehat,produksi buah melimoah,kualitas buah baik,rasa buah manis dan kuat terhadap serangan hama dan penyakit.
Berasal dari indukan yang umurnya telah tua.
Jika dengan biji,anda harus mempastikan biji tidak berasal dari buah yang jatuh dan pecah.Biji ini harus disemaikan terlabih dahulu.

Setelah bibit siap,baik itu dari biji,stek,cangkok atau okulasi,langkah selanjutnya adalah mempersiapkan medium tanam.Kebun tempat penanaman harus subur dan banyak mengandung nitrogen.Jika kurang gembur maka sebaiknya dipupuk terlebih dahulu,dicangkul dengan kedalaman kira-kira 30 cm.Gunakan pupuk kandang dengan jumlah 40 kilogram per meter perseginya.Setelah lahan subur,saatnya membukan lahan.Basmi semua tanaman penganggu seperti semak-semak juga rerumputan.Setelah bersih,siapkan cangkul dan dibajak.Jika menggunakan bibit cangkokan,cangkulnya tidak perlu terllau dalam.

* Baca Juga : Cara Tepat Budidaya Tanaman Sirsak

Langkah selanjutnya adalah dengan membuat bedengan pada lahan.Ukurannya 3 meter lebar dengan tinggi sekitar 30 cm.Bagian atas tanah pada bedengan diratakan.Pada bedeng tersebut dibuatkan lubang tanam dengan ukuran 1 x 1 x1 x 0,8 m dan sebaiknya dibuat 1 bulan sebelum masa tanam.Adapun jarak antara lubang tanam sekitar 7 sampai 10 meter.Setelah luabang tanam siap ditanami,bibit cangkokan atau benih dimasukkan ke dalam lubang tanam.Tapi tak perlu terllau dalam,secukupnya asa aagar abates di antara akar dan juga batang jambu biji kelak setinggi tanah di sekelilinya.Setelah benih ditanam,lakukan penyiraman dua kali dalam satu hari yaitu pagi dan juga di sore hari.Namun apabila penanaman pada saat masa musim hujan,langkah penyiraman bisa tidak dilakukan.

Langkah Pemeliharaan
Langkah pemeliharaan tanaman jambu biji meliputi panjarangan,penyulaman,penyiangan,pemupukan,penyiraman dan pelindungan terhadap hama.Langkah panjarangan dilakukan untuk menghindari gangguan gulma.Jangan ada gulma dalam radius 1 sampai 2 meter dari tanaman jambu biji.Sementara itu langkah penyulaman ialah dengan mengubah tanaman yang sudah mati atau sudah tidak tumbuh secara normal.Langkah ini harus dilakukan sedini mungkin.Adapun langkah penyiangan sebaiknya dilakukan 2 minggu setelah penanaman jika bibit jambu biji berasal dari cangkokan,stek atau okulasi.Kurangi tunas-tunas yang tidak perlu.Langkah ini akan membuat buah kelak lebih manis.Langkah pemeliharaan selanjutnya adalah pembumbunan.Agar tanah tetap gembur,lakukan pengemburan tanah setiap 1 bulan sekali.

Langkah pemeliharaan selanjutnya adalah proses pemupukan.Langkah ini harus berkala dan teratur.Dosis pupuk disesuaikan dengan umur tanaman.Sebaiknya gunakan pupuk kandang secara dominan dan bunakan pupuk NPK juga TSP agar pertumbuhan tanaman jambu biji lebih maksimal.Adapun cara pemupukan sebaiknya dilakukan dengan siistem torakan.Torakan tersebut memiliki kedalaman sekitar 30 sampai 40 cm dan mengelilingi tanaman.Langkah selanjutnya adalah pengairan juga penyiraman.Sebaiknya dilakukan dua minggu pertama sesudah bibit ditanam.Dilakukan dua kali dalam sehari,pagi juga sore hari.

Untuk menghalau penyakit juga hama,semprotkan pestisida dengan campuran nogos.Gunakan juga insektisida agar lalat buah tidak merusak buah pada pohon.Selain ulat buah,hama lain yang sering mengganggu tanaman adalah ulat daun,ulat keket,semut dan tikus,bajing juga kalong,ulat putih batang dan ulat penggerek.Sementara itu,penyakit yang sering dijumpai dalam budidaya jambu biji ini antara lain jamur ceroospora psidil,penyakit disebabkan ganggang,penyakit karena cendawan,dan masih banyak lagi lainnya.Setelah semua proses pemeliharaan dilakukan,petani tinggal menunggu masa panen jambu biji.Biasanya usia tanaman yang sudah bisa berbuah antara 1 sampai 2 tahun jika berasal dari benih biji.Dan jika dari cangkokan,biasanya lebih cepat.

 

Kami CV.LIM CORPORATION menyediakan paranet berkualitas. Untuk info harga Paranet ter update kami, silahkan klik DISINI. Info selengkapnya hubungi : 085233925564 – 081232584950 – 087702821277 (SMS/CALL/WA).