Tips Jitu Merawat Kakao, Agar Berbuah Lebih Lebat

tanaman-cokelat_20170407_160202

Tanaman kakao berasal dari negara Amerika Selatan. Biji dari buah kakao merupakan bahan baku untuk pembuatan berbagai olahan cokelat. Karena banyaknya olahan cokelat, maka permintaan pasar pada bahan baku itu pun ikut meningkat. Nah, untuk Anda yang berminat membudidayakannya, ada tips merawat kakao supaya berbuah lebat.

Penyebaran kakao pertama kali dilakukan oleh bangsa Spanyol. Pada abad ke-18, bangsa Spanyol memulai invasinya ke wilayah Amerika Selatan. Mendengar terkenalnya biji dari tumbuhan kakao, bangsa Spanyol yang mulai membentuk pasukannya serta membuat perkebunan kakaonya sendiri.

Mereka kemudian membawa kakao ke Spanyol dan menyebarkannya ke seluruh negara Eropa. Waktu itu, kakao terkenal sebagai minuman dan bahan campuran pembuatan kue. Swiss yang identik dengan cokelat kemudian mengolah cokelat menjadi snack yang enak dan beraneka ragam.

Sesudah mengetahui perjalanan kakao, mari ketahui cara merawat tanaman kakao supaya tumbuh subur dan menghasilkan buah lebat. Tanamlah kakao pada sebidang tanah dengan curah hujan sekitar 1.100—3.000 mm setiap tahun. Tanaman ini membutuhkan air yang banyak sepanjang tahun. Jika curah hujan rendah, gunakanlah teknik irigasi.

Pilihlah biji dari buah dan pohon yang kualitasnya bagus, kemudian cuci dengan air bersih dan jemur. Siapkan polibag yang diisi tanah dan pupuk, kemudian tanam biji. Jika biji sudah menjadi tumbuhan dan sudah cukup besar, pindahkan ke tanah.

Baca Juga :

Menanam kakao bisa juga memakai teknik okulasi. Buat sayatan pada kulit dahan yang bertunas, kemudian tempelkan ke dahan pohon lain yang sudah disayat. Bungkus dengan sabut kelapa, tunggu sampai akar tumbuh, kemudian pindahkan ke media tanam. Jarak tanam yang ideal antarpohon kakao sekitar 3×3m.

Berikan tanaman kakao pelindung. Karena, meskipun tempat asli tanaman ini yaitu di iklim tropis, tanaman ini tak tahan terhadap sinar matahari secara langsung.

Tanaman pelindung yang pas adalah pohon pete karena pohon ini tinggi dan menggugurkan daunnya secara berkala sehingga membuat pohon kakao tetap terkena sinar matahari atau gunakan paranet untuk peneduh tanaman kakao tersebut.

Disamping itu, Anda juga perlu memberikan pupuk secara rutin, pupuk diberikan dengan cara memasukkannya ke tanah di sekitar pohon. Pupuk yang dipakai bisa pupuk kandang, pupuk urea atau bisa juga campuran keduanya. Pemupukan biasanya dikerjkan 1 tahun 2 kali, yaitu pada musim hujan.

Pangkaslah pohon kakao karena pemangkasan berfungsi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kakao. Pangkaslah dahan yang tak produktif atau tak ada buahnya. Bersihkan tanah di sekitarnya, pastikan tak ada benalu ataupun rumput liar.

Jika Anda membutuhkan atau ingin budidaya dengan Paranet untuk peneduh tanaman ataupun untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Advertisements