Budidaya Tanaman Cabai Merah Dengan Inovasi Cut Back, Mau Tau Caranya?

Budidaya Cabai Merah
Budidaya Tanaman Cabai Merah Dengan Inovasi Cut Back, Mau Tau Caranya?

Jual Jaring Paranet Untuk Budidaya Tanaman – Lim Corporation

Umumnya umur tanaman cabe besar hanya bertahan sekitar 8 – 12 bulan dan sesudah itu mulai mengering dan mati. Serta produktivitasnya, semakin tua umur batang cabe, akan semakin berkurang produktivitas dan kualitas buahnya. Jika kondisinya sudah demikian, umumnya petani kemudian mencabut batang-batang cabe yang sudah tak produktif tersebut setelah itu menggantinya dengan tanaman baru untuk kelanjutan usaha tani atau budidaya mereka.

Tetapi jangan buru-buru untuk memusnahkan batang-batang cabe yang sudah tak produktif itu, sebab ternyata batang-batang cabe yang sudah tua itu masih bisa dimudakan dan diberdayakan kembali tanpa harus menanam bibit baru. Sebuah inovasi sudah berhasil dicoba oleh para penyuluh pertanian di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Linge. Dalam lahan percontohan BPP seluas hampir 2 hektar ini memang sudah lama dikelola dan dimanfaatkan untuk lahan budidaya cabe. Dari hasil budidaya cabe tersebut, Kepala BPP Linge, sudah bisa membantu meningkatkan kesejahteraan para penyuluh pertanian yang dipimpinnya, apalagi dalam setahun terakhir, harga cabe cukup tinggi.

Dengan pola budidaya organik, Safrin dan kawan-kawan nyaris mampu menanam cabe sepanjang tahun, sebab pemakaian material organik dalam budidaya cabe ternyata lebih resistan pada perubahan cuaca ataupun serangan hama dan penyakit tanaman. Di awal tahun 2016 yang lalu, para penyuluh ini kembali menanam cabe untuk yang kesekian kalinya, dan seperti sebelumnya, hasil yang mereka peroleh juga sangat memuaskan, walaupun curah hujan selama tahun 2016 tergolong minim.

Hasil panen yang cukup bagus ditambah harga cabe yang terus melambung di pasaran, menjadi berkah tersendiri bagi Safrin dan kawan-kawan. Pedasnya harga cabe, justru terasa manis bagi para penyuluh tersebut, mereka mampu menikmati hasil panen cabe untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Wajar jika akhirnya para penyuluh ini betah bertahan di BPP ini, sebab kesejahteraan mereka sangat diperhatikan oleh pimpinan mereka.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Menjelang akhir tahun 2016, produktivitas tanaman cabe mereka mulai menurun sesudah lebih 15 kali dipanen, mereka juga sudah berencana untuk mengganti tanaman tua itu dengan tanaman baru. Namun kemudian Safrin punya ide untuk mencoba sistem baru dalam budidaya cabe mereka tanpa harus menanam kembali bibit cabe baru. Ide itu muncul ketika dia mengamati tanaman cabenya, walau daun dan rantingnya sudah mulai mengering, tetapi Safrin melihat, batang cabe itu masih terlihat hijau dan perakarannya juga masih kuat. Kemudian dia menerapkan sistem Cut Back, yaitu memotong sebagian besar tanaman dan hanya menyisakan batang setinggi 10cm – 15cm dari permukaan tanah. Bekas potongan batang yang tersisa itu kemudian ditutup dengan plastik, dan dia kembali memberikan pupuk dasar berupa pupuk organik cair olahan mereka sendiri di lahan tersebut.

Tanpa disadari, inovasi baru dari sang Kepala BPP ini menunjukkan hasil yang sangat bagus, sehingga para penyuluh yang ikut mengelola lahan cabe selama ini semakin antusias dengan ide sang pimpinan. Dirangsang oleh pupuk dasar yang kembali diberikan pada lahan cabe itu, batang cabe yang bekas dipotong itu mulai mengeluarkan tunas-tunas baru yang pertumbuhannya sangat cepat. Safirin dan kawan-kawan kemudian memilih 2 atau 3 tunas baru yang pertumbuhannya paling bagus untuk dipertahankan sebagai batang baru, sementara yang lainnya dibuang. Sesudah tunas itu berubah menjadi batang baru dan mulai mengeluarkan cabang, kemudian mereka mulai memberikan pupuk susulan sebagaimana memberi pupuk pada tanaman baru.

Baca Juga:
Teknik Simpel Pembibitan Mawar, Salah Satu Tanaman Hias Terpopuler
Iniloh! Penghambat Pertumbuhan Saat Budidaya Jamur Tiram dan Cara Mengatasinya
Anda Wajib Tau! 10 Unsur Penerapan Teknologi Saat Budidaya Padi
Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?

Para penyuluh itu awalnya tidak terlalu yakin dengan inovasi dari Safrin, namun sesudah melihat perkembangan tanaman cabe dari hasil penerapan sistem cut back tersebut bisa berkembang sangat baik, itulah yang membuat mereka semakin yakin bahwa inovasi tersebut layak diterapkan untuk pola baru dalam budidaya cabe. Bahkan dengan sistem cut back yang diterapkan Safrin dan kawan-kawan itu, banyak keuntungan yang mereka peroleh, khususnya dalam menghemat biaya produksi yang pada akhirnya akan memberikan keuntungan yang lebih besar bagi mereka. Dengan sistim cut back ini, mereka tak perlu lagi mengolah lahan, menyediakan dan menyemai bibit serta melaksanakan penanaman kembali, mereka cukup memberikan pupuk secukupnya dan melaksanakan perawatan tanaman. Dari sisi ini, wajar jika kemudian mereka menyebut sistim baru budidaya cabe mereka itu dengan sebutan paket hemat, karena dengan sistem cut back ini, mampu menekan biaya produksi sampai 70%.

Semangat Safrin dan kawan-kawan semakin tinggi, sebab hanya dalam waktu sekitar 2 bulan, tanaman cabe dengan sistem cut back yang diuji coba ini sudah mulai berbuah. Buah cabe dengan bentuk dan kualitas yang masih sama persis dengan tanaman awalnya, menunjukkan bahwa sistem ini juga bisa mempertahankan sifat genetik tanaman. Dan menjelang akhir bulan Januari 2017, disaat harga cabe masih relatif tinggi, para penyuluh itu sudah bisa menikmati hasil panen dari ujicoba yang baru pertama kali mereka laksanakan itu.

Pemanenan perdana itu memang belum banyak, hanya sekitar 200kg cabe merah, namun melihat masih banyaknya cabe hijau yang bergelantungan pada cabang tanaman serta bunga cabe yang terus bermunculan, mereka optimis, produktivitas tanaman cabe hasil cut back ini, tak kalah dengan hasil dari penanaman dari bibit baru, bahkan dengan pemupukan dan perawatan intensif, bisa jadi produktivitasnya bisa lebih tinggi.

Teknik unik yang diuji coba Safrin dan kawan-kawan itu, akhirnya menarik perhatian para petani di sekitar lokasi BPP Linge. Setiap hari selalu saja ada petani atau rombongan kelompok tani yang ingin melihat sekaligus belajar langsung sistem baru budidaya cabe ini. Dan dengan senang hati, Safrin dan kawan-kawan akan membagikan ilmu baru mereka itu pada para petani yang datang ketempat mereka, sebab itu memang sudah menjadi tugas dan kewajiban yang melakat pada diri mereka selaku penyuluh pertanian.

Apa yang sudah dilaksanakan Safrin, tentunya merupakan suatu inovasi dan terobosan baru yang sangat menguntungkan bila diterapkan oleh para petani. Dengan menekan biaya produksi, tentu usaha tani cabe semacam ini akan mampu memberikan penghasilan yang lebih tinggi bagi para petani. Saat ini bukan hanya, mempersilahkan para petani untuk melihat dan belajar langsung tentang sistem cut back ini, para penyuluh itu juga mulai mensosialisasikan temuan mereka itu pada para petani binaan mereka. Bukan hanya fokus pada kegiatan Upsus Pajale (Padi, Jagung dan Kedele), salah satu komoditi yang menjadi prioritas dalam pembinaan dan penyuluhan yang dilaksanakan oleh para penyuluh pertanian di kecamatan Linge ini merupakan komoditi cabe. Bukan tanpa alasan, jika mereka fokus pada komoditi ini, sebab selama ini harga cabe di daerah ini relative stabil dan cukup tinggi, ini bisa jadi potensi untuk meningkatkan kesejahteraan petani disana.

Demikian penjelasan mengenai artikel berjudul “Budidaya Tanaman Cabai Merah Dengan Inovasi Cut Back, Mau Tau Caranya?”. Semoga penjelasan artikel tersebut bisa bermanfaat bagi Anda.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Paranet untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Paranet dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Advertisements

Dibalik Cita Rasa Yang Nikmat, Ternyata Ini Rahasia Para Petani Kopi!

Budidaya Kopi Dengan Paranet
Dibalik Cita Rasa Yang Nikmat, Ternyata Ini Rahasia Para Petani Kopi!

Jual Paranet Untuk Peneduh Budidaya Tanaman – Lim Corporation

Tumbuhan kopi termasuk dalam genus Coffea yang termasuk dalam keluarga Rubiaceae. Genus Coffea mempunyai lebih dari 100 anggota spesies. Dari jumlah tersebut hanya ada tiga spesies yang dapat dibudidayakan untuk tujuan komersial yaitu Coffea arabica, Coffea canephora, dan Coffea liberica. Tanaman kopi adalah sejenis tanaman tahunan yang umurnya produktif sampai sekitar 20 tahun. Untuk membudidayakan kopi langkah pertama yang anda lakukan adalah anda harus memilih jenis tanaman kopi yang berkualitas. Faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan budidaya tanaman kopi yaitu pemilihan jenis – jenis tanaman, cara budidaya, penanganan pasca panen, dan pemasaran produk kopi. Tahapan membudidayakan tanaman kopi dengan naungan paranet:

1. Pemilihan Jenis dan Varietas
Tanaman kopi ini mempunyai banyak jenisnya namun yang sering dibudidayakan hanya 4 jenis saja yaitu arabika, robusta, liberika, dan excelsa. Setiap jenis mempunyai sifat – sifat yang berbeda – beda. Pilihlah jenis tanaman kopi yang sesuai dengan lokasi lahan atau tempat anda. Untuk lokasi lahan pertanian yang ada pada ketinggian lebih dari 800 mdpl cocok untuk ditanami kopi yang berjenis arabika. Sedangkan untuk lahan pertanian yang ada pada ketinggian 400 sampai 800 mdpl dapat ditanami tanaman kopi berjenis robusta.

2. Penyiapan Bibit
Proses selanjutnya yaitu mencari bibit unggul, menyiapkan lahan dan peneduh. Informasi mengenai bibit unggul untuk budidaya kopi dapat ditanyakan pada toko bibit yang terpercaya. Sementara itu, untuk peneduh harus sudah disiapkan setidaknya 2 tahun sebelum anda membudidayakan kopi. Bibit pohon kopi dapat diperoleh dari perbanyakan yaitu dengan teknik generatif dan vegetatif. Teknik perbanyakan generatif dari biji umumnya digunakan untuk budidaya kopi arabika, sedangkan untuk kopi robusta lebih sering menggunakan teknik perbanyakan vegetatif dengan stek. Untuk setiap teknik perbanyakan bibit memiliki keunggulan dan kelemahan tersendiri.

3. Penyiapan Lahan
Melakukan budidaya kopi dididataran tinggi atau pun didataran rendah, tergantung pada jenisnya. Umumnya kopi suka dengan tanah gembur dan kaya akan bahan organik. Berikan juga tambahan pupuk organik dan penyubur tanah di sekitar area tanaman kopi untuk menambah kesuburan tanaman kopi anda. Hal yang harus disiapkan sebelum anda membudidaya kopi adalah menanam pohon peneduh atau jaring paranet. Fungsi dari pohon peneduh atau jaring paranet yaitu untuk mengatur intensitas sinar matahari yang masuk. Karena, tanaman kopi ini merupakan tanaman yang tidak terlalu suka dengan intensitas cahaya matahari secara penuh. Anda bisa memilih pohon pelindung yang tidak membutuhkan banyak perawatan dan daunnya dapat menjadi sumber pupuk hijau. Bila tidak ingin susa anda dapat menggunakan jaring paranet untuk peneduhnya. Karena jaring paranet ini memiliki kerapatan jaring yang cocok untuk proses membudidayakan kopi.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

4. Penanaman Bibit
Langka selanjutnya yaitu buatlah lubang tanam dengan ukuran 60 x 60 x 60 cm, pembuatan lubang ini dilakukan 3 – 6 bulan sebelum masa penanaman. Sebaiknya ketika anda menggali lubang tanam pisahkan dulu tanah galian bagian atas dengan tanah galian bagian bawah. Lalu biarkan lubang tanam tersebut terbuka. setelah 2 bulan sebelum penanaman campurkan dulu 200 gr belerang dan 200 gr kapur dengan tanah galian bagian bawah. Setelah itu masukkan kedalam lubang tanam. Jangan lupa mencampurkan 20 kg pupuk kompos dengan tanah galian atas sekitar 1 bulan sebelum bibit anda tanam, kemudian langka selanjutnya masukkan ke lubang tanam.

Baca Juga:
Mari! Atasi Krisis Pangan Dengan Budidaya Sayuran Sendiri Sistem Vertiminaponik
Yuk!! Kenalan Dengan Inovasi Bioteknologi Dalam Sistem Pertanian
Wow! Budidaya Tanaman Sayur Yang Lagi Viral Dengan Polybag, Mau Tau?

Sekarang bibit kopi sudah siap untuk ditanam dalam lubang tanam. Sebelumnya pangkas daun yang ada pada bibit hingga hanya tersisa sepertiga bagian untuk mengurangi penguapan. Lalu keluarkan bibit kopi dari polybag setelah itu gali sedikit lubang tanam yang sudah anda siapkan. Kedalaman galian disesuaikan dengan panjang akar tanaman kopi. Untuk bibit yang memiliki akar tunjang usahakan agar akar tanaman tegak lurus. Tutup lubang tanam agar tanaman dapat berdiri kokoh, bila membutuhkan berikan ajir untuk menopang tanaman agar tanaman kopi tidak roboh.

5. Peyulaman Tanaman
Sesudah bibit ditanam di area kebun anda, periksa pertumbuhan bibit tersebut setidaknya 1 minggu 2 kali. Bila umur bibit sudah sekitar 1 – 6 bulan lakukankan pemeriksaan sekitar 1 bulan 1 kali. Ketika melakukan proses pemeriksaan, apabila ada pohon kopi yang mati segera lakukakan penyulaman. Proses penyulaman bisa dikerjakan dengan bibit yang sama. Berikan perawatan yang lebih instensif agar tanaman hasil penyulaman dapat menyamai pertumbuhan pohon yang lainnya.

6. Pemupukan Tanaman
Langka selanjutnya yaitu proes pemberian pupuk, untuk budidaya tanaman kopi dapat menggunakan pupuk organik atau pun pupuk buatan. Pemberian pupuk untuk setiap tanaman yaitu sekitar 20kg dan diberikan sekitar 1-2 tahun 1 kali.

7. Hama dan Penyakit Tanaman
Untuk bagian lahan budidaya kopi yang telah terserang hama dan penyakit akan menurunkan produktivitas tanaman kopi anda, kualitas mutu kopi dan bahkan bisa mengakibatkan kematian tanaman. Untuk menangani ini anda bisa menggunakan pestisida alami dengan cara semprotkan pada tanaman kopi.

8. Pasca Panen Tanaman
Untuk tanaman kopi yang pembudidayaannya intensif tanaman sudah dapat berbuah pada umur sekitar 2 , 5 – 3 tahun untuk yang jenis robusta dan 3 – 4 tahun untuk yang berjenis arabika. Hasil dari proses pemanenan yang pertama umumnya tidak terlalu banyak, produktivitas hasil dari tanaman kopi akan mencapai puncaknya setelah kopi berumur 7 – 9 tahun. Pemanenan kopi dilakukan secara bertahap, panen raya dapat terjadi dalam 4 – 5 bulan dengan interval dan waktu pemetikan setiap 10 – 14 hari. Pemanenan dan pengolahan pasca panen tanaman kopi akan menentukan mutu produk akhir tanaman kopi.

* Info lengkap mengenai harga Paranet silakan klik http://bit.ly/hargaparanet

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Paranet atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Kurangnya Suplai Pada Pasar, Membuat Potensi Bisnis Kroto Sangat Menjanjikan

Potensi Budidaya Kroto

Jual Jaring Paranet Harga Murah – Lim Corporation

Tren memelihara burung kicau sudah lama menjadi salah satu gaya hidup masyarakat, baik itu di kota-kota besar ataupun di pedesaan. Dengan begitu, potensi bisnis kroto menjadi sangat menjanjikan. Harus diketahui, sudah sejak lama juga para pedagang menyaksikan konsumen yang berebut kroto di pasaran, berapa pun harga jualnya. Lantas, apa yang membuat kroto begitu istimewa?

Kroto adalah komoditas yang harga jualnya reatif stabil. Dalam berbagai daerah di Indonesia, harga kroto sekitar Rp150.000—Rp200.000 per kilogramnya, terutama ketika suplai berkurang. Dan daripada itu, di kota besar seperti Jakarta, harga jual pemburu ke pengepul bisa mencapai Rp100.000 per kilogram.

Harganya bahkan bisa melonjak sedemikian rupa sebab sarang yang dijual adalah sarang semut rangrang yang diambil dari alam tanpa dibudidayakan terlebih dulu. Faktor lingkungan, seperti cuaca atau musim mampu membawa pengaruh besar pada nilai ekonomi kroto. Sudah jadi siklus tahunan, setiap musim hujan tiba, kroto akan menjadi barang langka.

Apabila melihat faktor strategis, Indonesia merupakan negara tropis yang cocok dengan standar biologis semut rangrang. Pengembangan usaha budidaya semut rangrang tak membutuhkan tempat yang luas, modalnya tak mahal, dan tekniknya cukup sederhana. Budidaya semut rangrang juga tak membutuhkan bahan baku impor jadi pengadaan bahan baku tak bergantung pada kondisi nilai tukar rupiah.

Baca Juga:
Dibalik Rasa Manisnya, Ternyata Pepaya Menyimpan Ribuan Manfaat Untuk Tubuh
Perkembangan Pertanian Indoor Mengarah Pada Greenhouse Robotik, Penasaran?
Iniloh! 5 Perkembangan Teknologi Pertanian Di Masa Depan

Dicari Kicau Mania
Memelihara burung memang sangat mengasyikkan dan bisa mengurangi kepenatan, terlebih lagi apabila burung klangenan tersebut tergolong burung yang bagus dari segi warna, bentuk, dan suaranya. Akan tetapi, memelihara burung yang berkicau tak segampang yang Anda bayangkan. Apabila perawatannya tak optimal dan maksimal, dijamin burung kualitas juara kontes pun akan mengalami downgrade atau kembali menjadi burung bakalan.

Salah satu faktor penting dalam perawatan burung kicauan yaitu pakan. Burung kicauan tak akan bernyanyi riang tanpa asupan pakan tambahan atau pakan penunjang yang berprotein tinggi seperti jangkrik, ulat hongkong, dan kroto.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Kroto sebagai pakan penunjang ini diyakini mampu memancing burung untuk lebih berkicau. Jenis kroto basah mempunyai kandungan nutrisi terbaik bila dibandingkan dengan jenis kroto yang lainnya.

Kondisi yang terjadi di lapangan, sekarang berapa pun harga kroto pasti diburu oleh kicau mania. Sebab, stok kroto di pasaran tak pernah mencukupi keperluan para konsumen. Hal ini terjadi karena suplai kroto masih diperoleh dari hasil perburuan alam. Kelangkaan inilah yang kemudian mengakibatkan melonjaknya harga kroto di pasaran.

* Info lengkap mengenai harga Paranet silakan klik http://bit.ly/hargaparanet

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Paranet atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

9 Jenis Tanaman Yang Bermanfaat & Cocok Untuk Menghias Interior Rumah

Tanaman Interior Rumah
Tanaman Untuk Hiasan Interior Rumah

Jual Paranet/Shading Net Harga Murah – Lim Corporation

Pemakaian tanaman hias untuk dekorasi interior rumah memang membuat suasana rumah jadi lebih terlihat segar. Bukan hanya bisa membantu memproduksi oksigen, tetapi beberapa tanaman juga mampu menyerap polusi yang berlebih. Berikut ini 9 tanaman yang bisa Anda pertimbangkan untuk dijadikan hiasan rumah, di antaranya yaitu:

A. Monstera Deliciosa
Apabila diperhatikan dengan saksama, jenis tanaman ini sudah sangat banyak dipasang di berbagai kafe dan rumah makan sebagai hiasan. Sebab daunnya yang unik memberikan kesan segar dan tak begitu berlebihan. Spesies Monstera deliciosa ini membuat rumah Anda terkesan lebih minimalis dengan gaya Skandinavia.

B. Pohon Uang
Asalnya dari daratan Amerika Tengah, pemakaian pohon ini untuk hiasan interior rumah sudah tersebar ke seluruh penjuru dunia. Dan pohon ini mempunyai nama latin yaitu Pachira Aquatica. Tanaman ini sering disebut sebagai pohon uang atau money tree. Konon, tanaman ini dipercaya bisa membawa pengaruh baik bagi pemilik rumah. Ciri-ciri pohon uang yaitu daun lima jari dan bagian ujung yang lancip mirip dengan tangan manusia.

Baca Juga: Iniloh! Penghambat Pertumbuhan Saat Budidaya Jamur Tiram dan Cara Mengatasinya

C. Bunga Aster
Bunga ini mempunyai nama latin yaitu Aster Amellus. Tanaman bunga ini asalnya dari Cina. Tinggi rata-rata mencapai sekitar 30cm-70cm. Warnanya pun cukup beragam jadi banyak dipilih untuk hiasan. Terdapat warna merah muda, pink, sampai dengan kuning.

D. Tanaman Karet Hias
Ficus Lyrata merupakan nama latin dari tanaman ini. Tanaman ini disebut juga karet kebo di beberapa daerah. Tanaman karet hias adalah tanaman dengan umur panjang. Masih berkerabat dengan pohon beringin, tanaman hias ini dikenali dari akar tunggang dan akar udara yang berwarna cokelat.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik URL berikut DISINI

E. Sirih Gading
Tanaman hias yang mempunyai nama latin Epipremnum Aursum ini masih satu kerabat dengan tanaman sirih yang umumnya dipakai untuk menginang. Perbedaannya, yaitu pada daun mempunyai corak warna yang cukup indah. Sebab corak tersebutlah tanaman ini dijadikan tanaman hias interior yang cukup menawan. Sirih gading bisa digantung atau diletakkan dalam pot.

Baca Juga: Ternyata, Ini 5 Kunci Sukses Budidaya Tanaman Hias Yang Wajib Diketahui

F. Lidah Mertua
Siapa yang tak mengenal dengan tanaman satu ini? Dengan menanam lidah mertua di dalam rumah, Anda bisa membantu mengurangi polusi dalam rumah, lho. Tanaman ini juga sangat beragam jenisnya bisa Anda pilih sesuai dengan selera. Lidah mertua juga dikenal dengan nama Sansiviera yang merupakan nama genus dari tanaman indah ini.

G. Spider Plants
Tanaman ini sangat dipercaya bisa mengurangi polusi dalam rumah. Anda juga bisa meletakkannya dengan cara digantung atau diletakkan dalam pot-pot kecil. Bagian daun spider plants memiliki warna hijau dan untuk bagian pinggirnya berwarna putih. Tanaman ini mempunyai nama ilmiah Chlorophytum Comosum dan asalnya dari Afrika bagian selatan.

Baca Juga: Selain Buahnya, Bagian Pohon Kurma Ini Juga Sangat Bermanfaat Bagi Tubuh!

H. Pakis Sarang Burung
Untuk tanaman yang satu ini juga banyak dipakai sebagai tanaman hias dalam rumah. Umumnya orang Sunda menyebutnya sebagai kadaka. Asplenium Nidus ini bisa ditanam dan digantung atau diletakkan dalam pot. Di Hong Kong, jenis tanaman pakis ini dilindungi oleh undang-undang.

* Ingin info lengkap mengenai harga Paranet silakan klik tautan berikut ini http://bit.ly/hargaparanet

Apabila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Paranet atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Iniloh! Penghambat Pertumbuhan Saat Budidaya Jamur Tiram dan Cara Mengatasinya

Hama Jamur Tiram
Hama Tanaman Jamur Tiram

Jual Paranet/Shading Net Harga Murah – Lim Corporation

Membudidayakan jamur tiram adalah prospek yang sangat menjanjikan. Tetapi, dalam membudidayakan jamur tiram mempunyai hambatan berupa hama dan penyakit yang bisa menghambat pertumbuhan, produktivitas dan bahkan menyebabkan kegagalan dalam panen.

Untuk upaya penanganan dan pengendalian jamur tiram harus dilaksanakan tindakan yang efektif supaya tanaman tumbuh dengan optimal. Dengan itu, petani harus terlebih dulu memahami dan mengetahui hama serta penyakit yang sering menyerang jamur tiram, diantaranya yaitu:

A. Hama Jamur Tiram

Adapun beberapa hama yang sering menyerang ketika budidaya jamur tiram, antara lain:

1. Serangga Kecil
Serangga yang sering menyerang saat budidaya jamur tiram yaitu lalat, nyamuk dan lain sebagainya. Serangga inilah yang sering menyerang jamur tiram, melalui lubang kecil yang tak terdeteksi, kemudian meletakan telurnya di bagblog. Larva yang tumbuh akan menyerang batang jamur, dan pertumbuhan akan terhambat serta bahan jamur tak tumbuh sama sekali.

Pengendaliannya:
* Pasanglah kawat kasa atau insectnet berukuran kecil pada bagian ventilasi dan memasang plastik bening pada bagian luar pintu untuk membiaskan cahaya jadi serangga cenderung menghindar dan menjauh.
* Semprotkan larutan pestisida pembasmi serangga, di sekitar areal kumbung budidaya jamur.

2. Laba-Laba
Laba-laba adalah jenis hewan ini juga sangat suka memakan miselium dan bagian pada jamur tiram. Tak hanya itu, laba-laba juga akan bisa mengakibatkan sprora jamur penganggu.

Pengendalian:
* Taburkan serbuk kapur di permukaan lantai dan dinding.
* Apabila ada sarang atau laba-laba harus segera di musnahkan.

Baca Juga: Kembangkan Varietas Jamur Susu Untuk Peluang Usaha Tambahan

3. Rayap
Rayap yaitu hama yang sangat sulit dideteksi kehadirannya, hama ini akan terlihat apabila sudah melaksanakan serangan yang menimbulkan keruskaan. Hama ini akan merusak baglog ataupun jamur yang sudah tumbuh sehingga tanaman jadi rusak dan tanaman akan gampang mati.

Pengendalian:
* Pisahkan dan buang baglog yang sudah terserang rayap.
* Semprotkan ekstrak siri ke bagian tanah atau bagian kumbung yang terserang rayap.
* Semprot dengan obat kimia, seperti latrex, bayer premis 200sl, actara, agenda 25ec dan sebagainya ke bagian yang terserang rayap.

4. Cacing
Cacing gilig, adalah salah satu jenis hama yang sering menyerang jamur tiram dan menyebabkan jamur tiram tak bisa tumbuh sama sekali. Ukuran cacing ini sangat kecil rata-rata sekitar 1mm dan bisa berkembang sangat cepat.

Pengendalian:
* Laksanakan strelisasi dengan sempurna jadi telur cacing mati.
* Jagalah tingkat kelembaban dan suhu lingkungan dengan baik.

5. Bekicot atau Siput
Bekicot atau siput ialah hama yang suka dengan kelembaban yang sangat tinggi, dan hama ini juga sering ditemukan menyerang jamur tiram. Bekas gigitan atau jalan hama ini akan mengakibatkan jamur menjadi abnormal jadi hama ini harus di waspadai.

Pengendalian:
* Semprotkan ekstrak jarak pagar, di areal lantai kembung dan rak.
* Laksanakan pemungutan atau pemusnahan secara manual.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

6. Tikus
Tikus adalah jenis hama yang bisa merusak segala jenis tanaman apapun, terutama jamur tiram. Tikus bisa merusak baglog jadi benih yang ada di dalamnya tak tumbuh dan bahkan memakan benih atau jamur yang sudah tumbuh dan membuat gagal panen.

Pengendalian:
* Pasanglah perangkap di sela-sela atau sarang tikus, baik perangkap lem tikus ataupun lainnya.
* Bisa juga semprotkan obat kimia, seperti radoc, x-mos, atau obat kimia lainnya.

Baca Juga: Ternyata, Ini 5 Kunci Sukses Budidaya Tanaman Hias Yang Wajib Diketahui

B. Penyakit Jamur Tiram

Berikut ini beberapa penyakit yang sering menyerang ketika budidaya jamur tiram, yaitu:

1. Cheetemium Spp
Gejala serangan yang ditimbulkan ada noda hijau, yang bisa menyebabkan perakaran jamur lemah jadi jamur tiram akan rontok.

Pengendalian:
– Laksanakan sterilisasi dengan sempurna dan efektif.
– Kurangi tingkat kepadatan baglog.
– Jagalah kelembaban media tanam.

2. Coprinus spp
Terdapat warna biru pada ujung jamur tiram, yang bisa menyebabkan pertumbuhan terhambat dan merusak miselium.

Pengendalian:
– Kurangi kandungan pupuk dalam media tanam.
– Percepat waktu panen.
– Laksanakan sterilisasi secara sempurna dan efektif.

3. Neurospora spp
Dampak yang ditimbulkan terdapat tepung berwarna orange di permukaan atau penyumbat baglog, yang bisa menyebabkan pertumbuhan miselium terhambat.

Pengendalian:
– Laksanakan penutupan sumbatan di media tanam dengan plastik ketika sterilisasi.
– Perbaiki alat steriliasi yang bocor
– Dan kerjakan sterilisasi dengan sempurna dan efektif.

4. Mucor spp
Gejala serangan ada noda berwarna hitam dipermukaan baglog atau media tumbuh substrat, jadi mengakibatkan tanaman rusak dan bahkan pertumbuhan akan terhambat serta jamur tiram akan mati.

Pengendalian:
– Turunkan suhu ruangan,
– Atur sirkulasi udara dengan baik.

Baca juga: Teknik Perbanyakan Tanaman Insulin Dengan Cara Stek, Coba & Nikmati Keuntungannya!

5. Penicilium spp
Gejala serangan adalah tumbuh miselium berwarna coklat tua/merah tua, yang bisa menyebabkan jamur abnormal dan bahkan mati.

Pengendalian:
– Jagalah kebersihan ruangan inkubasi
– Buang media substrat yang sudah terkontaminasi

* Info lengkap mengenai harga Paranet silakan klik http://bit.ly/hargaparanet

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Paranet atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Mengenal Lebih Dalam Buah Nangka, Salah Satu Jenis Buah Yang Sangat Populer

Buah Nangka
Buah Nangka

Jual Jaring Paranet Berbagai Merk Harga Murah – Lim Corporation

Buah nangka sangatlah populer, apalagi oleh masyarakat Indonesia. Buah tropis ini tak hanya bikin nagih, namun juga sangat baik untuk kesehatan karena kaya akan nutrisi. Nangka sendiri adalah keluarga tumbuhan Moraceae yang juga termasuk buah ara, mulberry, dan sukun.

Biasanya buah nangka berbentuk lonjong dan berukuran sangat besar dengan warna daging yang kekuningan. Di dalam satu buah nangka, ada puluhan biji nangka yang rasanya mirip seperti campuran buah apel, nanas, mangga, dan pisang.

Dilansir dari Health Line, buah tropis ini bisa dijadikan sumber utama kalori dan karbohidrat bagi penduduk yang tinggal di negara berkembang dan berisiko kelaparan. Nangka ini mengandung hampir semua vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh, dan juga jumlah serat cukup.

Baca Juga: Rutin Konsumsi Tomat Bisa Bikin Panjang Umur! Benarkah Itu?

Dalam 1 gelas nangka mengandung 155 kalori, 40gr karbohidrat, 3gr serat, 3gr protein, 10% vit A, 18% vit C, 11% riboflavin, 15% magnesium, 14% kalium, 15% tembaga, dan 16% mangan.

Kadar protein yang terkandung di dalam nangka menjadikannya unik dan berbeda dengan buah yang lainnya. Setiap 1 cangkir nangka, ada lebih dari 3gr protein. Jika buah lain seperti apel dan mangga umumya hanya mengandung 0—1 gr protein. Nangka juga mempunyai beberapa kandungan anti-oksidan yang sangat bermanfaat untuk tubuh.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Nangka Dapat Mengontrol Gula Darah

Buah nangka disebut mempunyai beberapa khasiat yang bisa membantu mengontrol gula darah. Indeks Glikemik (GI), pakem untuk mengukur seberapa cepat gula darah naik sesudah mengonsumsi suatu makanan, di dalam nangka cukup rendah.

Hal ini sebab nangka mempunyai banyak serat yang memperlambat pencernaan dan membantu mencegah lonjakan gula darah. Diet dengan banyak makanan rendah GI terbukti bermanfaat mengontrol gula darah. Tak hanya karena serat, nangka juga mempunyai beberapa protein untuk mencegah kadar gula darah naik terlalu cepat sesudah makan.

Baca Juga: Kenali 9 Jenis Rempah Temu Yang Sangat Berkhasiat Untuk Obat

Dalam sebuah penelitian, tikus diabetes yang diberi ekstrak daun nangka kadar gulanya berkurang dan bisa mengontrol kadar gula darah dalam jangka panjang. Efek ini dikaitkan dengan kandungan anti-oksidan flavonoid nangka yang dikenal bisa membuat gula darah seimbang.

Walaupun studi ini menjanjikan, para ahli berpendapat masih dibutuhkan penelitian pada manusia yang makan nangka segar untuk mengonfirmasi manfaat tersebut.

* Ingin info lengkap mengenai harga Paranet silakan klik tautan berikut ini http://bit.ly/hargaparanet

Apabila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Paranet atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Manfaat Tanaman Waru Landak dari Hiasan Rumah Hingga Atasi Gejala Penyakit

Tanaman Waru Landak

Jual Paranet Import Harga Murah – Lim Corporation

Tanaman waru landak sudah dikenal memiliki banyak manfaat. Bunga hias ini sudah lama dipakai sebagai obat untuk berbagai macam penyakit. Tak hanya itu waru landak juga gampang ditemukan. Fungsi tanaman waru landak pun semakin meluas, mulai dari sumber serat sampai bisa mengurangi berbagai gejala penyakit.

1. Obat Bisul
Di negara Indonesia, air remasan daun waru landak bisa dipakai untuk obat bisul. Bisul yang tadinya mengeras bisa menjadi lebih lunak.

Caranya yaitu dengan mengeringkan daun dan bunga waru landak. Apabila sudah, bunga dan daun kering digiling sampai halus. Bubuk waru landak tersebut diberi minyak kelapa dan diaduk. Oleskan di bagian bisul.

2. Sumber Serat
Dari buku Dictionary Commercial Products of India menjelaskan bahwa serat yang diperoleh dari waru landak mempunyai bagian dalam yang halus. Akan tetapi bagian luarnya keras dan berwarna kelabu. Warna yang kurang menarik menjadikan waru landak tak lagi dipakai sebagai sumber serat utama.

Baca Juga: Ternyata, Ini 6 Manfaat Timun Suri Untuk Kesehatan Tubuh

3. Luka Tersiram Air Panas
Bagian bunga waru landak dihaluskan dan dijadikan bubuk. Setelah itu tambahkan minyak wijen dan diaduk. Balurkan campuran tersebut di bagian tubuh yang tersiram air panas. Luka yang timbul bisa berkurang dengan cairan tersebut.

4. Influenza
Pemakaian 30gr waru landak dan 10gr jahe mampu mengurangi gejala influenza. Caranya yaitu dengan merebus 2 tanaman tersebut dalam 700ml air. Air, waru landak, dan jahe direbus sampai air menyusut menyisakan 300ml. Kemudian air tersebut dikonsumsi sehari 3 kali dengan dosis masing-masing 100ml.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik URL berikut http://www.facebook.com/InfoPertanianPerkebunanku/

5. Tanaman Hias
Tanaman bunga waru landak yang mempunyai warna menarik membuat tumbuhan ini sering dijadikan sebagai tanaman hias. Bukan hanya itu, tanaman ini berbunga sepanjang tahun dan perawatannya tak begitu sulit. Di Indonesia, tanaman ini sering dijadikan tanaman pagar.

Baca Juga: Mengenal 6 Jenis Ikan Hias Air Tawar yang Sangat Populer

6. Dysmenorrhoea
Sakit akibat datang bulan atau yang dikenal dengan sebutan dysmenorrhoea ini bisa dikurangi gejalanya dengan waru landak. Caranya yaitu dengan menyiapkan 7 tangkai bunga dan gula secukupnya. Kemudian bahan-bahan tersebut dimasukkan ke 150ml air dan ditim selama 1 jam. Apabila sudah 1 jam air tersebut disaring sesudah air disaring, kemudian diminum.

* Info lengkap mengenai harga Paranet silakan klik http://bit.ly/hargaparanet

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Paranet atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP).

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Demikian penjelasan singkat mengenai artikel “Manfaat Tanaman Waru Landak dari Hiasan Rumah Hingga Atasi Gejala Penyakit” semoga bermanfaat.

Ingin Budidaya Jamur Tiram, Coba Terapkan 6 Cara Simpel Ini!

Budidaya Jamur Tiram

Distributor Paranet/Shading Net – Lim Corporation

Jamur tiram yang memiliki ciri khas tubuh buah berwarna putih atau krem serta tudungnya berupa setengah lingkaran seperti cangkang tiram dengan sisi tengah sedikit cekung.

Bagian tubuh buah jamur tiram mempunyai tangkai yang tumbuh menyamping serta mempunyai bentuk seperti tiram. Dan untuk tudung dari jamur ini akan berubah warna dari hitam, abu-abu, coklat, sampai putih, dengan permukaan yang nyaris licin, dengan diameter sekitar 5cm–20cm yang bertepi tudung mulus sedikit berlekuk. Selain itu jamur tiram juga mempunyai spora berupa batang berukuran 8-11×3-4µm dan miselia berwarna putih yang bisa tumbuh dengan cepat.

Di alam bebas, jamur tiram bisa ditemui hampir di sepanjang tahun di hutan pegunungan daerah yang sejuk. Tubuh buah tampak saling bertumpuk di permukaan batang pohon yang sudah mulai lapuk atau pokok batang pohon yang sudah ditebang sebab jamur tiram yaitu satu diantara jenis jamur kayu.

Oleh sebab itu saat ingin membudidayakan jamur ini, substrat yang dibuat harus mencermati habitat alaminya. Media yang sering dipakai untuk budidaya jamur tiram yaitu serbuk gergaji kayu. Saat ini jamur tiram sudah banyak dibudidayakan di masyarakat dengan memakai serbuk gergaji. Tentunya dengan cara penanaman memakai serbuk gergaji ini bisa menghemat tempat.

Baca Juga: Ternyata, Ini 3 Jenis Jahe yang Sangat Populer di Indonesia

Secara komersial, budidaya jamur tiram ini sangat menguntungkan, lho. Dan memang saat ini jarum tiram mulai banyak digemari masyarakat. Misalnya untuk bahan sayur mayur, membuat krispi jamur atau camilan ringan. Sebetulnya, budidaya jamur tiram tergolong gampang, namun harus dikerjakan dengan benar. Tak sedikit yang mengalami kegagalan ketika membudidayakan tanaman ini.

Jika Anda ingin mencoba usaha jamur tiram, perhatikan 6 cara budidayanya yang simpel berikut ini:

1. Rumah Kumbung

Tahap pertama Anda harus membuat rumah kumbung untuk tempat baglog perkembangan jamur. Kumbung adalah satu bangunan dari kayu atau bambu, dindingnya dari papan bisa juga dari jaring paranet serta atapnya dari genteng.

Rumah jamur adalah tempat untuk menjaga baglog serta menumbuhkan jamur. Umumnya kumbung berbentuk 1 bangunan, yang diisi beberapa rack untuk menempatkan baglog. Bangunan itu harus memiliki kekuatan untuk menjaga suhu serta kelembapan.

Dalam kumbung dilengkapi dengan rak berbentuk kisi-kisi yang di buat bertingkat. Fungsi rak tersebut untuk membuat baglog. Untuk rangka rak bisa di buat dari bambu atau kayu, rak ditempatkan berjajar. Rak satu dengan yang lainnya dipisahkan oleh lorong untuk perawatan.

Sebaiknya ukuran ketinggian ruangan antar rak tak kurang dari 40cm, rak bisa di buat 2-3 tingkat. Untuk lebar rak 40cm serta panjang setiap ruas rak 1m. Setiap rak bisa memuat 70-80 baglog jamur.

Jika kumbung sudah siap, Anda bisa membersihkannya dahulu dengan laksanakan penyemprotan fungisida di bagian dalam kumbung serta diamkan selama 2 hari ketika sebelum diisi baglog.

Baca Juga: Mengenal Lebih Jauh Jenis Sitem Hidroponik Deep Flow Technique

2. Mempersiapkan Baglog

Baglog merupakan tempat untuk menempatkan bibit jamur tiram. Dalam budidaya modern, media tumbuh yang dipakai berbentuk kayu tiruan yang di buat berbentuk silinder. Komposisi media ini berbentuk sumber kayu yaitu gergaji kayu, ampas tebu, sumber gula atau tepung-tepungan, kapur, pupuk P, serta air.

Cara pembuatannya yaitu cari serbuk gergaji dan bungkus dengan plastik berupa silinder serta lubangi salah satu ujungnya. Penyusunan baglog bisa dikerjakan dengan dua cara, yaitu secara vertikal atau horizontal.

Ketika Anda melaksanakan budidaya jarum tiram dalam skala yang besar, biasanya beberapa petani membuat baglog sendiri. Namun, untuk Anda yang pemula, atau petani dengan modal terbatas, sebaiknya baglog dibeli dari orang lain dan anda juga bisa konsentrasi menjalanakan usaha budidaya.

Untuk baglog yang disusun secara horizontal lebih aman dari siraman air. Jika penyiraman berlebihan, air tak akan masuk ke dalam baglog. Selain itu, untuk melaksanakan pemanenan juga akan lebih gampang. Akan tetapi pengaturan horizontal lebih menyita ruangan.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik link berikut https://www.facebook.com/InfoPertanianPerkebunanku/

3. Proses Sterilisari

Siapkan alat drum perebus bersama peralatannya. Tempatkan sarangan sekitar 1/3 bagian drum dari bawah. Isilah drum dengan air bersih kurang lebih ¼ bagian drum.

Sembari media tanam dimasukkan ke dalam platik besar tahan panas yang menjulur ke atas drum, nyalakan sumber panasnya. Proses sterilisasi dengan uap ini dikerjakan selama 6–8 jam dalam suhu sekitar 90–95 derajat Celcius.

4. Teknik Penanaman Bibit

Sesudah proses sterilisasi selesai, baglog dari drum di ambil keluar dan biarkan sampai dingin. Jika sudah dingin, proses inokulasi bisa dikerjakan yaitu lewat cara memasukkan bibit di bagian atas, upayakan rata di bagian atas permukaan media dalam baglog.

Untuk mengikatkan plastik supaya kuat, ujung baglog dimasukan potongan pralon, kemudian ditutup dengan potongan kertas koran serta diikat dengan karet gelang. Saat inokulasi, sebaiknya untuk tak mengerjakan sampai lebih dari 24 jam sesudah proses sterlisasi.

5. Merawat Baglog

Kertas penutup baglog harus di buka sebelum disusun ke dalam rak, setelah itu diamkan selama 5 hari. Selanjutnya, potong ujung baglog, maksudnya yaitu untuk memberi ruang pertumbuhan pada jamur. Biarkan selama 3 hari dan jangan disiram.

Anda hanya menyiram bagian lantai saja untuk melindungi kelembapannya. Sebaiknya penyiraman jamur tiram dengan sprayer yang membentuk kabut, jadi bukan yang langsung berupa tetesan air. Jaga suhu di dalam kumbung kurang lebih 16-24 derajat Celsius.

Ketika sebelum baglognya disusun, buka dahulu cincin serta kertas penutup baglog. Kemudian diamkan selama kurang lebih 5 hari. Berikutnya potong ujung baglog supaya memiliki ruang pertumbuhan lebih lebar. Diamkan selama 3 hari, dan jangan disiram dahulu sebab penyiraman cukup pada lantai saja.

Baca Juga: Ternyata, Ini 6 Manfaat Timun Suri Untuk Kesehatan Tubuh

6. Panen

Proses panen pertama jamur tiram dikerjakan 1-2 minggu sesudah pembukaan tutup baglog yaitu ketika permukaan baglog sudah tertutup sempurna dengan miselium. Jamur tiram yang bisa dipanen yaitu jamur yang telah mekar serta membesar.

Bagian ujungnya tampak meruncing dan tudungnya belum pecah serta warnanya masih tetap putih bersih. Jika lewat masa-masa panen, warna jarum tiram sedikit kuning kecoklatan serta tudungnya sudah pecah dan nantinya akan jadi cepat layu.

Apabila baglog yang dipakai permukaannya sudah tertutup sempurna dengan miselium, biasanya dalam 2 minggu mulai sejak pembukaan baglog, jamur sudah mulai tumbuh serta sudah bisa dipanen.

Baglog jamur bisa dipanen sebanyak 5-8 kali, jika perawatannya baik. Baglog yang memiliki berat kurang lebih 1 kg akan menghasilkan jamur sekitar 0,7-0,8 kg.

Jika masa-masa panen lewat setengah hari saja, warna dari jarum tiram akan berubah jadi kuning kecoklatan serta tudungnya pecah. Apabila sudah begini, jamur akan cepat layu serta tak akan bertahan lama. Sesudah panen, baglog dibuang atau dijadikan kompos.

* Info lengkap mengenai harga Paranet silakan klik http://bit.ly/hargaparanet

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Paranet atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP).

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

CATATAN:
– Minimal order 5 roll
– Harga netto (non PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Dibalik Baunya yang Menyengat, Pete Ternyata Sangat Bermanfaat!

Manfaat Petai

Distributor Paranet Import Harga Murah – Lim Corporation

Alasan beberapa orang tak menyukai buah petai ini bukan karena rasanya, namun lebih didasari alasan baunya. Akan tetapi di balik baunya yang menyengat ini, tanaman petai ini ternyata menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan lho!

Buah petai lebih mendekati jenis tanaman polong-polongan. Untuk masyarakat yang tinggal di Asia Tenggara seperti Thailand, Vietnam, Malaysia, Filipina, Kamboja, Laos serta Indonesia, tanaman petai ini sangatlah populer. Tak hanya dimakan mentah untuk lalapan, namun petai juga sering dijadikan campuran aneka masakan tradisional. Dengan itu, ini beberapa manfaat spesifik petai untuk mengatasi gangguan kesehatan.

Anemia
Sebab petai kaya akan zat besi, jadi mampu mendorong produksi hemoglobin dalam darah yang bisa mengatasi masalah anemia.

Sembelit
Karena kandungan serat yang dimilikinya, tanaman petai mampu membantu menyembuhkan gangguan pencernaan. Dampak antasida alami petai mampu meningkatkan fungsi pencernaan. Bukan hanya itu, antasida juga mengurangi rasa mulas.

Baca Juga: Jangan Asal Kupas, Terapkan Cara Ini Kalau Mau Aman!

Stres
Kalium yang terkandung dalam petai memang membantu meredakan stres. Ketika stres atau senewen, umumnya jantung kita berdetak tak beraturan, mata perlahan memerah, napas tersenggal-senggal, dan badan gemetaran.

Nah, unsur kalium yang tinggi dalam petai inilah akan meredakan gejala tersebut. Sebab kalium merupakan mineral penting yang diperlukan tubuh untuk menormalkan detak jantung, mengirim oksigen ke otak serta mengatur keseimbangan air dalam tubuh.

Hipertensi
Dengan kandungan kalium dan kadar garam yang sangat rendah dalam petai berperan penting mengatur tekanan dalam darah. Berdasarkan dari khasiatnya ini, FDA (BPOM-nya Amerika Serikat) bahkan dalam rilis resminya menyatakan bahwa konsumsi petai mampu membantu menurunkan tekanan darah tinggi, tetapi juga manjur untuk mengobati penyakit jantung dan stroke.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik URL berikut http://www.facebook.com/InfoPertanianPerkebunanku/

Stroke
Terdapat studi ilmiah yang khusus meneliti buah petai menemukan bahwa mengonsumsi petai setiap hari akan mengurangi risiko kematian mendadak akibat penyakit jantung dan stroke sampai 40%.

Syaraf
Vit B yang terkandung dalam petai bisa meningkatkan kinerja sistem saraf pusat.

Obesitas
Manfaat dan khasiat ajaib petai ini mampu mengatur kadar gula jadi membantu menurunkan kelebihan berat badan (obesitas).

Baca Juga: Bahaya, Ternyata Ini Dampak Pemakaian Pestisida Kimia yang Berlebihan

PMS (Premenstrual Syndrome)
Untuk kaum wanita, supaya tak gampang baperan jelang siklus bulanan, sebaiknya menyelipkan konsumsi beberapa biji petai pada makanan. Karena kandungan vit B6 yang ada dalam petai bisa mengatur kadar gula darah jadi dapat memengaruhi suasana hati.

Mood Tak Beraturan
Seasonal Affective Disorder (SAD) tergolong jenis depresi yang datang dan pergi begitu cepat. Mood pun jadi tak beraturan. Tanaman petai bisa menstabilkan mood yang kacau balau ini. Karena tak hanya kaya akan protein, vit A, zat besi, fosfor serta berbagai vit dan mineral lainnya, petai juga mempunyai kadar potasium yang tinggi jadi berperan mengendalikan tekanan darah sekaligus menjaga fungsi otot dan syaraf.

Baca Juga: Tahukah Kamu? Varietas Jeruk Ini, Ternyata Masih Jarang Diketahui

Racun Dalam Tubuh
Berbagai macam makanan yang kita konsumsi sering sekali mengandung bahan yang sulit dicerna tubuh. Contohnya saja makanan yang digoreng atau dipanggang. Radikal bebas dalam berbagai macam makanan tersebut lama kelamaan akan menumpuk dan membahayakan kesehatan. Di sini petai bisa berfungsi sebagai anti-oksidan sebab mengandung senyawa fenolik yang membantu membersihkan racun dalam tubuh.

* Ingin info lengkap mengenai harga Paranet silakan klik tautan berikut ini http://bit.ly/hargaparanet

Apabila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Paranet atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

CATATAN:
– Minimal order 5 roll
– harga netto (non PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Keuntungan dari Budidaya Jamur dengan Menerapkan Teknik Growbox

Growbox Jamur

Produsen Paranet Berkualitas – Lim Corporation

Beberapa waktu yang lalu seorang pengusaha asal Bandung, Jawa Barat bernama Aldi yang mencoba berbisnis jamur dengan media yang berbeda seperti umumnya. Media tersebut yaitu growbox. Akan tetapi, untuk mengembangkannya butuh teknik yang tepat. Apabila Anda mengembangkannya dengan benar, hasilnya pun tak juga main-main dan berkali-kali lipat dari modal awal yang dikeluarkan.

Growbox merupakan sebuah kotak sederhana berisikan bibit jamur tiram yang bisa dibudidayakan oleh siapa saja, di mana saja, dan kapan saja. Anda bisa merasakan pengalaman baru untuk mempunyai pertanian jamur kecil sendiri.

Tak begitu sulit untuk mulai membudidayakannya di rumah, hanya butuh ketekunan dan ketelatenan dalam merawat tumbuhan ini. Limbah serbuk kayu yang bisa dipakai sebagai media tanam growbox, umumnya diperoleh dari limbah industri kayu.

Baca Juga:

“Kami tak memakai bahan kimia buatan supaya menghasilkan jamur yang organik,” ujar Aldi.

Nah, bagaimana cara untuk membudidayakannya? Berikut penjelasannya.

1. Sterilisasi
Pengemas plastik untuk media tanam atau baglog disterilisasi dengan uap air bertekanan, untuk mengurangi kontaminasi dengan jamur atau mikroba yang lainnya.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik URL berikut http://www.facebook.com/InfoPertanianPerkebunanku/

2. Pengepakan Baglog
Campurkan serbuk kayu dengan dedak, kapur, dalam kemasan plastik atau baglog.

3. Pembibitan
Apabila sudah steril, masukan bibit jamur tiram, kemudian inkubasikan selama 1 bulan. Sesudah baglog menjadi warna putih, masukan ke dalam boks untuk dibudidayakan.

Sesudah berada di tangan konsumen, jangan lupa untuk membuka segel growbox sampai terlihat baglog berisikan bibit jamur berwarna putih. Tempatkan growbox baglog di tempat teduh, jangan sampai terkena cahaya matahari secara langsung.

Sayatlah baglog jamur sampai plastik terbuka, dengan begitu jamur bisa tumbuh sebab adanya asupan oksigen. Semprot baglog setiap hari dengan air biasa, hal ini supaya kondisi baglog tetap lembap. Jamur akan tumbuh sekitar 2—4 minggu sesudah baglog disayat.

* Info lengkap mengenai harga Paranet silakan klik http://bit.ly/hargaparanet

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Paranet atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

CATATAN:
– Minimal order 5 roll
– Harga netto (non PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu