Mengenal Tanaman Herba, Bahan Penyedap Masakan Western, Apa Itu?

Apakah Anda adalah penggemar masakan western? Pastinya Anda familiar dengan beberapa herba seperti oregano, mint, dan rosemary. Anda tak perlu membeli bahan penyedap masakan western tersebut bila ingin membuatnya. Cukup dengan membudidayakan sendiri tanaman herba. Tak hanya sebagai bahan baku masakan, Anda juga bisa memanfaatkannya sebagai tanaman hias.

Mint

Mint

Daun mint sendiri adalah bahan baku dalam berbagai bahan yang dipakai sehari-hari, mulai dari permen sampai pasta gigi. Daun mint bisa dipakai sebagai penyedap ataupun penghias makanan, terutama hidangan manis. Potongan daun mint yang diletakkan di atas makanan ataupun campuran minuman bisa memberikan sensasi dingin sekaligus estetika.

Perawatan yang benar akan menghasilkan herba mint yang tumbuh rimbun, walaupun hanya di dalam pot. Anda bisa memperbanyak tanaman mint dengan berbagai cara, mulai dari setek batang sampai menanam dari biji. Jenis mint sangat beragam dan Anda bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan.

Oregano

Oregano

Tanaman ini mempunyai nama ilmiah Origanum vulgare dan sering dijuluki sebagai pot marojam. Di daerah Mediterania, Asia Tengah, serta Asia Selatan, pemakaian oregano sebagai bahan baku masakan sangat lumrah.

 

Anda juga bisa bertanam oregano di rumah, baik dipelihara secara indoor ataupun outdoor. Oregano akan tumbuh dengan baik hanya dengan perawatan yang sederhana. Bertanam oregano bisa dilaksanakan dengan memakai bibitnya.

BACA JUGA:
Lua Si Pot Pintar, Ternyata Mampu Menunjukkan Ekspresi Lho!
Kepoin Cara Beternak Kroto yang Menguntungkan, Berikut Ulasannya!
Patut Ditiru! A-Go-Gro, Sistem Pertanian Efektif dan Unik di Singapura

Rosemary

Rosemary

Daun rosemary merupakan salah satu bumbu khas masakan western. Rasa daun rosemary unik, yaitu memberikan sedikit sensasi pedas. Tanaman rosemary merupakan jenis tanaman dengan akar yang memerlukan ruang yang cukup. Setidaknya, pilihlah pot dengan diameter minimal 30 cm bila Anda ingin bertanam rosemary. Ketika sudah tumbuh, akan tampak daunnya yang meruncing indah menyerupai jarum jadi cocok sebagai tanaman hias.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

 

Sage

Sage

Daun sage lebih populer dijadikan obat-obatan. Walau demikian, sage juga banyak ditambahkan dalam menu masakan western. Sage bisa dibudidayakan melalui dua cara, yaitu setek (dari tanaman induk) dan biji. Bentuk daunnya yang indah membuat sage cocok dipakai sebagai tanaman herba hias di area dapur. Kuncinya, perhatikan kondisi tanah supaya tak terlalu berair dan teduh dari sinar matahari.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Mengenal Tanaman Herba, Bahan Penyedap Masakan Western, Apa Itu? dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Paranet untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Dibalik Cita Rasa Yang Nikmat, Ternyata Ini Rahasia Para Petani Kopi!

Budidaya Kopi Dengan Paranet
Dibalik Cita Rasa Yang Nikmat, Ternyata Ini Rahasia Para Petani Kopi!

Jual Paranet Untuk Peneduh Budidaya Tanaman – Lim Corporation

Tumbuhan kopi termasuk dalam genus Coffea yang termasuk dalam keluarga Rubiaceae. Genus Coffea mempunyai lebih dari 100 anggota spesies. Dari jumlah tersebut hanya ada tiga spesies yang dapat dibudidayakan untuk tujuan komersial yaitu Coffea arabica, Coffea canephora, dan Coffea liberica. Tanaman kopi adalah sejenis tanaman tahunan yang umurnya produktif sampai sekitar 20 tahun. Untuk membudidayakan kopi langkah pertama yang anda lakukan adalah anda harus memilih jenis tanaman kopi yang berkualitas. Faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan budidaya tanaman kopi yaitu pemilihan jenis – jenis tanaman, cara budidaya, penanganan pasca panen, dan pemasaran produk kopi. Tahapan membudidayakan tanaman kopi dengan naungan paranet:

1. Pemilihan Jenis dan Varietas
Tanaman kopi ini mempunyai banyak jenisnya namun yang sering dibudidayakan hanya 4 jenis saja yaitu arabika, robusta, liberika, dan excelsa. Setiap jenis mempunyai sifat – sifat yang berbeda – beda. Pilihlah jenis tanaman kopi yang sesuai dengan lokasi lahan atau tempat anda. Untuk lokasi lahan pertanian yang ada pada ketinggian lebih dari 800 mdpl cocok untuk ditanami kopi yang berjenis arabika. Sedangkan untuk lahan pertanian yang ada pada ketinggian 400 sampai 800 mdpl dapat ditanami tanaman kopi berjenis robusta.

2. Penyiapan Bibit
Proses selanjutnya yaitu mencari bibit unggul, menyiapkan lahan dan peneduh. Informasi mengenai bibit unggul untuk budidaya kopi dapat ditanyakan pada toko bibit yang terpercaya. Sementara itu, untuk peneduh harus sudah disiapkan setidaknya 2 tahun sebelum anda membudidayakan kopi. Bibit pohon kopi dapat diperoleh dari perbanyakan yaitu dengan teknik generatif dan vegetatif. Teknik perbanyakan generatif dari biji umumnya digunakan untuk budidaya kopi arabika, sedangkan untuk kopi robusta lebih sering menggunakan teknik perbanyakan vegetatif dengan stek. Untuk setiap teknik perbanyakan bibit memiliki keunggulan dan kelemahan tersendiri.

3. Penyiapan Lahan
Melakukan budidaya kopi dididataran tinggi atau pun didataran rendah, tergantung pada jenisnya. Umumnya kopi suka dengan tanah gembur dan kaya akan bahan organik. Berikan juga tambahan pupuk organik dan penyubur tanah di sekitar area tanaman kopi untuk menambah kesuburan tanaman kopi anda. Hal yang harus disiapkan sebelum anda membudidaya kopi adalah menanam pohon peneduh atau jaring paranet. Fungsi dari pohon peneduh atau jaring paranet yaitu untuk mengatur intensitas sinar matahari yang masuk. Karena, tanaman kopi ini merupakan tanaman yang tidak terlalu suka dengan intensitas cahaya matahari secara penuh. Anda bisa memilih pohon pelindung yang tidak membutuhkan banyak perawatan dan daunnya dapat menjadi sumber pupuk hijau. Bila tidak ingin susa anda dapat menggunakan jaring paranet untuk peneduhnya. Karena jaring paranet ini memiliki kerapatan jaring yang cocok untuk proses membudidayakan kopi.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

4. Penanaman Bibit
Langka selanjutnya yaitu buatlah lubang tanam dengan ukuran 60 x 60 x 60 cm, pembuatan lubang ini dilakukan 3 – 6 bulan sebelum masa penanaman. Sebaiknya ketika anda menggali lubang tanam pisahkan dulu tanah galian bagian atas dengan tanah galian bagian bawah. Lalu biarkan lubang tanam tersebut terbuka. setelah 2 bulan sebelum penanaman campurkan dulu 200 gr belerang dan 200 gr kapur dengan tanah galian bagian bawah. Setelah itu masukkan kedalam lubang tanam. Jangan lupa mencampurkan 20 kg pupuk kompos dengan tanah galian atas sekitar 1 bulan sebelum bibit anda tanam, kemudian langka selanjutnya masukkan ke lubang tanam.

Baca Juga:
Mari! Atasi Krisis Pangan Dengan Budidaya Sayuran Sendiri Sistem Vertiminaponik
Yuk!! Kenalan Dengan Inovasi Bioteknologi Dalam Sistem Pertanian
Wow! Budidaya Tanaman Sayur Yang Lagi Viral Dengan Polybag, Mau Tau?

Sekarang bibit kopi sudah siap untuk ditanam dalam lubang tanam. Sebelumnya pangkas daun yang ada pada bibit hingga hanya tersisa sepertiga bagian untuk mengurangi penguapan. Lalu keluarkan bibit kopi dari polybag setelah itu gali sedikit lubang tanam yang sudah anda siapkan. Kedalaman galian disesuaikan dengan panjang akar tanaman kopi. Untuk bibit yang memiliki akar tunjang usahakan agar akar tanaman tegak lurus. Tutup lubang tanam agar tanaman dapat berdiri kokoh, bila membutuhkan berikan ajir untuk menopang tanaman agar tanaman kopi tidak roboh.

5. Peyulaman Tanaman
Sesudah bibit ditanam di area kebun anda, periksa pertumbuhan bibit tersebut setidaknya 1 minggu 2 kali. Bila umur bibit sudah sekitar 1 – 6 bulan lakukankan pemeriksaan sekitar 1 bulan 1 kali. Ketika melakukan proses pemeriksaan, apabila ada pohon kopi yang mati segera lakukakan penyulaman. Proses penyulaman bisa dikerjakan dengan bibit yang sama. Berikan perawatan yang lebih instensif agar tanaman hasil penyulaman dapat menyamai pertumbuhan pohon yang lainnya.

6. Pemupukan Tanaman
Langka selanjutnya yaitu proes pemberian pupuk, untuk budidaya tanaman kopi dapat menggunakan pupuk organik atau pun pupuk buatan. Pemberian pupuk untuk setiap tanaman yaitu sekitar 20kg dan diberikan sekitar 1-2 tahun 1 kali.

7. Hama dan Penyakit Tanaman
Untuk bagian lahan budidaya kopi yang telah terserang hama dan penyakit akan menurunkan produktivitas tanaman kopi anda, kualitas mutu kopi dan bahkan bisa mengakibatkan kematian tanaman. Untuk menangani ini anda bisa menggunakan pestisida alami dengan cara semprotkan pada tanaman kopi.

8. Pasca Panen Tanaman
Untuk tanaman kopi yang pembudidayaannya intensif tanaman sudah dapat berbuah pada umur sekitar 2 , 5 – 3 tahun untuk yang jenis robusta dan 3 – 4 tahun untuk yang berjenis arabika. Hasil dari proses pemanenan yang pertama umumnya tidak terlalu banyak, produktivitas hasil dari tanaman kopi akan mencapai puncaknya setelah kopi berumur 7 – 9 tahun. Pemanenan kopi dilakukan secara bertahap, panen raya dapat terjadi dalam 4 – 5 bulan dengan interval dan waktu pemetikan setiap 10 – 14 hari. Pemanenan dan pengolahan pasca panen tanaman kopi akan menentukan mutu produk akhir tanaman kopi.

* Info lengkap mengenai harga Paranet silakan klik http://bit.ly/hargaparanet

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Paranet atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3